Transmigrasi Alsava

Transmigrasi Alsava
Part64


__ADS_3

" Sepertinya nona mengenal pria brengsek zhu?. Ucap Xia dan xie bersamaan.


" Tidak, aku hanya pernah melihatnya sekali dan memang dia pria brengsek, dari wajahnya aku sudah mengetahui itu. Ucap An santai tanpa memikirkan raut wajah zhu xin yang sudah merah padam.


Beraninya kau menghina ayahku, akan ku pastikan kau menanggung akibatnya!. Teriak Zhu .


" Pengawal serang dia dan bawa dia hidup -hidup ke depan ku. Teriak nya lagi memerintahkan pengawal yang sedari tadi diam.


Baik tuan.


Fen yang melihat itu siaga dan terjadilah peperangan saking seriusnya mereka tidak sadar bahwa mereka sudah ada diluar kedai dan menjadi tontonan orang orang.


Jangan tanyakan An'li hanya diam tanpa minat untuk ikut bertarung. An hanya diam dan memperhatikan pertarungan yang terjadi.


A-a-a-a


Slinggg


Tringgg


Bamm.... Bamm


Tebasan pedang kilat


Ucap salah satu pengawal zhu.


Fen yang melihat itu langsung mengeluarkan tebasan nya juga.


Tebasan pedang penghancur.


Tangg... Tanggg

__ADS_1


Sringggg


Pedang saling bertubrukan yang mebgakibatkan percikapan api.


Lain halnya dengan xia dan xie, mereka dengan kompak mengucapkan elemen dan menyerang pengawal zhu sehingga mati.


TEBASAN PEDANG TAJAM, AMUKAN ANGIN.


Pedang berterbangan dengan angin yang sangat kencang mengakibatkan orang orang berlarian mencari tempat yang aman.


Arggggg


Blass


Teriakan kesakita menggema di pertarungan pengawal Zhu dengan cepat lenyap akibat serangan yang di lakukan oleh xia dan xie.


Zhu yang melihat itu sangat marah lalu menghilang dengan cepat, ia tidak ingin tinggal sendiri yang ada ia akan ikut mati.


Sudahlah yang penting kita menang. Ucap xie santai.


" Bagaimana aku hebatkan. Ucap bangga xie dan xia ada fen yang melihat mereka dengan tatapan dingin.


Biasa saja. Ucap dingin fen lalu pergi meninggalkan mereka.


" Cih bisa bisa nya dia tidak bilang aku keren. Gumang xie kesal dengan fen.


Sudahlah kita balas dia nanti. Bisik Xia pada xie dengan seyum merekah.


Baiklah. Ucap xie lalu menyusul fen dan melanjutkan perjalanan mereka.


Mereka sangat kuat.

__ADS_1


Apakah dia dari sekte Tiawan.


Entahlah tapi mereka sangat kuat dan cantik juga tampan, tapi lihatlah wanita bercadar itu hanya diam saja tidak Membantu kawannya. Ucap orang 1.


Mungkin itu tuan mereka.


Oooo.


Gosip pun menyebar dengan cepat sehingga dewi bunga mendengarnya.


Brakkk


Kalian harus mencari wanita yang sudah menyakiti putraku, begitupun sebaliknya dengan zhu'xian yang sangat marah mendengar kabar ini.


B-baik kami akan mencarinya. Ucap pengawal lalu keluar dari singgasana dewa zhu dan dewi bunga.


" Suamiku apakah kita akan turun tangan kali ini. Ucap dewi bungan dengan menatap suaminya.


Tidak perlu biarkan pengawal yang mencarinya, lebih baik uruslah putra dan putri kita agar besok di dalam pertarungan ia menang dan bisa memasuki sekte terbaik di alam dewa ini.


Yah besok akan ada lomba yang hanya di ikuti putra- putri yang berumur 16 ke atas sampai umur 20. Untuk memasuki sekte pilihan mereka. Dan beberapa murid sekte juga ikut untuk lomba kali ini, mereka berharap bisa masuk ke sekte tiawan yang mempunyai murid berbakat.


" Baiklah suamiku. Ucap dewi bunga lalu pergi meninggalkan dewa zhu.


Selepas kepergian Xin ar, zhu langsung mendesah resah ia sangat lelah hari ini, dia barusaja menerima hasil penyelidikan pengawal bayangannya, bahwa ia belum menemukan dewi An' pei.


" Kenapa sangat susah mencari keberadaan mu. Ucap batin zhu dengan sedih.


Menyesal itulah yang ia rasakan saat ini dia sangat menyesal sebab dia tidak mengejar An waktu itu, ia berfikir bahwa An kembali tapi dugaannya salah, An pergi selamanya.


Meskipun umurnya sudah tua tapi wajahnya tetap tampan seperti pemuda yang berumur 20 tahun.

__ADS_1


__ADS_2