
" Lihat lah para pangeran dewa sangat tampan. Pekik beberapa wanita saat melihat pangeran dari kerajaan zhu, lexius Dan Wu.
Lihatlah ketua sekte tiawan dia sangat tampan dan berkarisma. Ucap beberapa wanita.
Ckkk diamlah kau sangat berisik.
" Etss lihatlah 3 wanita itu dan 2 lelaki, " aura mereka sangat kuat terutama wanita bercadar itu. Apakah mereka dari sekte tiawan?. Ucap beberapa murid sekte.
" Kalau dia murid sekte tiawan mengapa mereka tidak memakai baju yang sama seperti murid lainnya, apakah mereka senior?.
"Hutss diamlah dan lihat saja yang akan terjadi.
-
" Kena kau wanita j4lang, " kau tidak akan bisa lari kali ini. Batin zhu menyeringai saat melihat An'li berjalan dan menduduki kursi untuk murid rakyat.
"Lari?, bukan kah dia yang lari saat para pengawalnya sudah tiada. Cih sangat tidak sopan. Batin An yang mendengar batin Zhu.
" Ayah mereka lah yang sudah membunuh para pengawal kerajaan. Bisik Zhu kepada ayahnya.
"Benarkah, tunggu saat lomba selesai pengawal akan mengepung mereka. Bukan Zhu xian yang Jawab melainkan dewi bunga.
" Kenapa aku sangat gugup ketika melihat wanita bercadar itu. Batin Zhu'xian sangat penasaran dengan An'li.
__
BAIKLAH DI PERTARUNGAN KALI INI TIDAK BOLEH MEMBUNUH DAN KALIAN BISA MENGELUARKAN SEMUA KEMAMPUAN KALIAN DAN MENUNJUKKAN KEPADA SETIAP KERAJAAN DAN SEMUA SEKTE.
Teriak kasim dewa menggema
Kami akan memulai dari sekte pedang melawan pangeran xeur.
.
.
" Salam pada putra mahkota. Ucap murid sekte pedang memberi hormat kepada pangeran lixuer.
Salam kepada mu juga fuxen.
Pedang seribu pedang
__ADS_1
Pedang tajam berterbangan mengelilingi fuxen dan mengarah ke lixuer.
Lixuer yang melihat itu tetap santai dan mengeluarkan pedang nya.
Sringg
Trangg.... Trangg.... Trangg
Percikapan api merah dan kuning terlihat dengan jelas di mata rakyat dan kerajaan dimana Luxier dengan mudah nya menangkis semua pedang yang ada.
Tak mau kalah fuxen pun mengeluarkan semua jurus nya dan membuat pangeran luxier tak mau harus memakai sihirnya.
GERAKAN PERTAMA AMUKAN ANGIN BADAI
Pedang Seribu pedang.
AKAR BESI AMUKAN BADAI PEDANG
Whusss
Pedang berterbangan memenuhi daerah fuxen dan luxier dimana luxier memimpin pedang yang berlapis akar besi.
" Cih sangat mudah mengalahkan nya. Batin tuansen yang melihat serangan lemah luxier dan fuxen.
<
Tranggg... Tranggg... Tranggg.
Bammm
Bammm
Whussss
Sringggg
Brakkk
Uhukkk
Fuxen yang tidak kuat mengimbangi badai pedang luxier pun memuntahkan setuguk darah segar dari mulutnya.
__ADS_1
Luxier yang melihat ada kesempatan untuk meyerang dengan cepat ia mengeluarkan pedang merah nya dan mengarahkan ke arah fuxen.
AKU MENGAKU KALAH. Teriak fuxen mengangkat tangan nya.
PEMENANG KALI INI ADALAH PANGERAN LUXIER DARI KERAJAAN LEXIUS.
Teriakan yang disambut sorakan paran wanita untuk luxier yang tampak acuh tak acuh pada wanita yang meneriakinya.
" Aaaa lihatlah pangeran luxier sangat tampan dengan keringat nya itu.
" Putri zhixian apakah kau tidak akan pergi menemui pangeran luxier. Bisik pelayan setia zhi.
"Tidak untuk hari ini, nanti ayah marah kepadaku," ini masi dalam pertarungan jadi tidak baik untuk menemui pangeran. Jawab zhi dengan Bisikan pelan.
Hmmm baiklah.
_
Pertarungan pun terus berlanjut sehingga pertarungan dimenangkan oleh Sekte tiawan, sekte bunga, dan kerajaan wu.
PUTRI ZHIXIAN MELAWAN XIA.
" Semangat xia kau harus mengalahkan bocah tengik itu. Teriakan Xie menggema di area pertarungan yang dimana xie mendapatkan pelototan dari beberapa orang dan dari kerajaan zhu.
" Beraninya dia mengatakan putriku bocah tengik. Geram dewi bunga tertahan sebab acara masi berlanjut.
" Diamlah xin ini masi dalam pertarungan abaikan orang itu. Dingin Zhu pada dewi bunga.
Baiklah.
^
" Berani juga kau gadis tengik. Ucap taunsen pelan dengan memakan buah apel entah dari mana ia mendapatkannya.
"Cih aku tidak takut pada mereka. Sombong xie pada tuansen.
Hmm yah.
^
" Sialan aku akan menghancurkan mu. Batin zhi yang mendapat hinaan dari xie.
__ADS_1