
Hai teman-teman, maaf yah baru up soalmya banyak tugas yang numpuk hihihi. Dan aku minta Maaf baru Up sekarang.
Yuk lanjut.....
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
" An yang mendengar batin Tuansen pun hanya diam dan makan dengan lahap.
Beda hal nya dengan kerajaan An yang dimana kerajaan An sedang terjadi kegaduhan akibat salah satu pengawal datang di kediaman An'li untuk memberitahukan sesuatu akan tetapi An'li menghilang sehingga mengakibatkan Pengawal Kerajaan melapor kepada Raja An dan semua pun mulai mencarinya begitupun dengan pelayan Fei yang sudah menangis sedari tadi akibat Nonanya menghilang.
" Kalian carilah Tuan Putri An'li Wei di beberapa kerajaan. Ucap Raja An kepada pengawal bayangan.
"Baik tuan. Jawab Rou'xan
"Cih semoga dia tidak ditemukan. Batin Lang'rong yang tidak mengharapkan kehadiran An'li.
"Selir agung kembalilah di kediaman mu. Perintah Raja An yang dituruti langsung oleh Lang'rong.
"Baik yang mulia. Jawab lang'rong lalu berlalu meninggalkan Raja An sendiri.
"Aku harus menyelidiki tentang Putri ku sendiri, dia mirip sekali dengan ibunya. Mempunyai kekuatan yang dahsyat. Batin Raja An yang mengingat kejadian dimana An'li menyerang para iblis.
\=\=\=\=
__ADS_1
"Nona sisakan sedikit untuk ku!. Ucap Tuansen dengan penuh penekanan.
An yang mendengar itu lantas melirik Tuansen dengan sinis, dan melanjutkan makan nya.
"Aih sungguh pelit. Gumang Tuansen yang melihat tatapan An'li.
Beberapa menit kemudian An'li menyudahi acara makan nya lalu mengeluarkan sekantung koin emas lalu memberikan kepada Tuansen.
"Bayarlah semuanya aku sudah selesai. Ucap pelan An'li .
"Emm apakah nanti ada kembalian nya Nona?. Tanya Tuansen yang melihat koin emas yang diberikan oleh Nonanya.
An yang mendengar itu pun menyeringai lalu dengan cepat mengatakan bahwa uang nya masi banyak.
"Baik Nona".
Whusss
Dalam sekejap An'li menghilang dan hanya tinggal Tuansen yang sedang bahagia dengan koin emas yang diberikan Nonanya.
"Hei kau cepat kesini!. Teriak Tuansen.
"Yah saya Tuan ada apa?. Ucap pedagang.
__ADS_1
"kau ambil kan aku makanan yang terenak disini. Ucap Tuansen.
"T-tapi Tuan kami tidak akan memberi karena tuan belum membayar kami untuk makanan tadi. ucap gugup Cioyan.
"Ckk Nona ku hanya memesan sedikit dan kau sudah meminta bayaran sungguh pelayan payah. Kesal Tuansen.
"Sedikit apanya kalian memesan 100 makanan terenak dan termahal dan kalian bilang sedikit. Ucap Batin Cioyan.
"Baiklah-baiklah kau ambil ini aku membayar semuanya dan hitunglah baik-baik apakah sudah pas atau tidak dan bawakan aku makanan kesini aku sungguh sangat lapar. Ucap Tuansen yang belum sempat makan.
"Baik tuan. Jawab Cio lalu mengambil koin emas yang diberikan oleh Tuansen.
\=\=\=\=\=
"Sungguh melelahkan. Ucap An'li dengan berbaring di suatu tempat tersembunyi.
"Istirahat lah aku akan menjaga mu. Bisik Cheng tepat di telinga An'li
"Hmm ku harap kau tidak menganguku. Ucap An'li lalu berbalik dan memeluk Cheng dengan erat.
"Tidak akan. Ucap Cheng dengan membalas pelukan An'li sungguh ia sangat rindu dengan kelinci kecil nya ini.
Cheng yang melihat An tidur dengan pulas pun juga ikut memejamkan mata dan ikut tidur.
__ADS_1