Transmigrasi Alsava

Transmigrasi Alsava
Part77


__ADS_3

sebenarnya othor baru aja mau tidur tapi liat notif dari nv ada yang minta Up, jadi othor malam ini up 1 bab dulu yah gabisa banyak-banyak soalnya pengen istirahat, Capeek bgtt. Jangan lupa like bestie.


...****************...


"S1alan sungguh membuat jantungku meloncat saat melihat mata melototnya. Ucap kesal An yang kaget akan mata Xrex.


"Cih aku menunggu kematian ku yang kedua kalinya. Ucap sombong An'li.


Sedangkan di tempat lain iblis 9 nyawa yang sedang ingin menghabisinya nyawa beberapa penduduk desa harus dikejutkan ketika dada dan kepala mereka berdenyut dengan hebat hingga tak kuasa menahan rasa sakitnya iblis 9 nyawapun kehilangan kesadaran.


An yang sedang menutup matapun berdecih dengan sinis.


"Cih hanya segitu mereka sudah pingsan, sungguh mahluk rendahan. Ucap pelan An dengan sinis.


"Nona apakah kau baik-baik saja. ucap Fen yang melihat An yang menutup mata.


"Hmm, lepaskan mereka aku ingin beristirahat, sungguh melelahkan. Ucap An'li lalu menghilang dari pandangan semua orang.

__ADS_1


An yang sudah sampai di kediaman nya pun langsung berbaring dan menutup mata. akan tetapi mata yang terpejam itu terbuka lagi.


"Sial dimana Dewa Ular b0doh itu. Runtuk kesal An ketika mengingat Tuansen menghilang.


"Arghh si4l sungguh Sial!. Ucap kesal An'li lalu bangun dari tempat tidurnya guna mencari keberadaan Tuansen.


Sedangkan orang yang An cari sedang membuat onar di pasar kerajaan Tang dimana Tuansen memakan apa yang ia lihat, kalau ada yang mengangu aktivitasnya maka semuanya akan habis di tangan Tuansen.


"Hei kalian para cecenguk ambilkan aku Anggur itu. Perintah Tuansen kepada beberapa pedagan.


"Kalian harus patuh terhadap ku. Ucap sombong Tuansen pada beberapa orang-orang.


"Silahkan dinikmati Tuan. Ucap gugup pedagang yang membawakan Anggur meskipun Tuansen tidak dapat membayar mereka tetap melayani Tuansen akibat Tuansen menakuti mereka, bahkan Tuansen dapat menghabisi para Bandit dengan satu kali serangan.


"Baiklah kalian bisa melanjutkan pekerjaan kalian, aku akan memanggil kalian ketika aku ingin makan lagi. Ucap Tuansen ketika Anggur nya sudah datang dan begitupun dengan hidangan lainnya.


Waktunya makan, untunglah disini ada pasar kalau tidak bisa mati kelaparan aku. Dan juga untunglah Gadis Tengik itu tidak menyadari kepergianku. Ucap Tuansen dengan memakan buah Anggur yang dibawakan pedagang tadi begitupun dengan hidangan lainnya.

__ADS_1


Saking asiknya Tuansen dengan makanannya sampai-sampai ia tidak dapat menyadari bahwa seseorang telah mengamatinya sedari tadi dimana orang itu menatap Tuansen dengan datar.


"Mengapa aku merinding. Gumang Tuansen menghantikan aktivitas makannya.


"Enak makannya. Ucap seseorang yang mengagetkan Tuansen.


Tuansen yang mendengar itupun lantas mendongak dan terseyum dengan manis kepada orang itu.


"N n nona apakah anda mau makan daging ayam ini? daging nya sangat lembut dan harum. ucap Tuansen memberikan paha Ayam kepada An'li.


An yang mengantuk pun langsung berbinar melihat beberapa hidangan Daging dan buah- buahan, ia sungguh ingin memakan semuanya sampai-sampai lupa akan Tuansen.


Tuansen yang melihat itu bersorak dengan gembira, ia tidak akan mendapatkan hukuman dari An'li.


"Kau pesankan aku beberapa daging lagi dan jangan lupa kue Bulan untuk ku seorang diri Ingat seorang diri hanya untukku bukan untuk mu. Ucap An penuh penekanan.


"Sunggug pelit. Ucap batin Tuansen

__ADS_1


__ADS_2