
" 2 Bulan sudah An berkultivasi tidak ada satupun tanda bahwa dia akan mengakhiri kultivasi nya.
" Hei xie kapan nona bangun dari kultivasi nya?.
" Entahlah xia, 2 bulan di dalam dimensi dan dua hari di dunia luar.
" Hei, sudahlah kalian tidak perlu mengkhawatirkan nona, marilah kita makan bersama. Teriak Qin melihat xia dan xie yang memperhatikan nona nya yang sedang berkultivasi.
" Baiklah. ucap mereka serempak.
" Usai kepergian mereka, terjadi ledakan di dalam jiwa An yang sedang berkultivasi.
" BOMMM.
BOMM
BOMMM
BOMM
" Ledakan demi ledakan berhenti di tahap IMORTAL Menengah.
" Flassss, Mata tajam yang terbuka dengan warna mata kebiruan menatap tajam di sekitar seolah olah dia sedang mencari seseorang. seorang wanita bak dewi yunani dimana kecantikan nya tidak ada yang menandingi, Rambut putihbercampur kebiruan dan wajah yang sangat cantik hidung mancung dan bibir yang sangat mengoda jangan lupakan lekuk tubuh yang sangat sempurna.
"Sejenak ia merenung dan sebuah pil muncul di tangannya lalu ia menelan pil tersebut dengan menutup mata kembali.
Ssss
__ADS_1
Arggggg
Arggggg
Teriakan menggema di dalam dimensi yang mengakibatkan Qin, Xia dan xie sangat terkejut, bergegas mereka berteleportasi ke tempat sang nona.
" A-ada apa dengan nona Qin!!. Panik xia dan xie
" Tenanglah kalian berdua, Nona sedang memperkuat tulang nya, jadi tak perlu khwatir. ucap Qin yang sempat terjekut dengan teriakan majikan nya itu.
" Ooo begituu.
" Hmm, Sudahlah kembali lah , jangan ada yang mengangu nona selama proses pembentukan tulang selesai.
" Yah.
" Blurrrr.
" Badan yang semula duduk dengan tenang lebur dan terbentuk lagi, lagi dan lagi, seterus nya sampai 2 hari lama nya.
" Sss, An mengigit bibir nya usai proses pembentukan tulang terjadi.
" Menyakitkan tetapi hasil yang sangat memuaskan. Batin An yang senang akan hasil nya sekrang tulang yang ia miliki adalah tulang dewa.
" Hmm sepertinya masi kurang, masi ada tulang kaisar dewa dan Abadi!, aku harus mempunyai tulang abadi. Batin An dengan semangat, Kalau ada manusia fana yang tahu akan hal tersebut mereka akan muntah darah, sebab mereka membutuhkan waktu dengan lama untuk memperkuat tulang mereka.
" Baiklah aku akan mencoba membuat kekacuan di area ini, tempat yang luas dan nyaman. Ucap Al lalu memasang aray agar kekuatan nya tak merembas keluar.
__ADS_1
Whuusss
" Angin bertebrangan dimana seorang wanita berdiri dan memegang pedang biru.
" Tebasan seribu pedang.
Clinggg
" Seribu pedang berterbangan dan berputar- putar dan lenyap hilang entah kemana.
" Hmm lumayan lah seribu pedang tidak buruk untuk melukai seseorang di medan perang. ucap Al yang melihat pedang yang berputar dan menghilangkan nya.
" Tarian pedang tajam.
" An hanya mengerakan tangan dan pedang tajam pun berpergian untuk mencari mangsa, pepohonan yang semula berdiri tegak sempurna harus terbelah menjadi dua akan tajam nya pedang yang di ucapkan An.
" Uhhh sedikit mengerikan tetapi keren untuk membunuh seseorang?.
" Ahh sudahla, sepertinya aku akan mencoba kekuatan lain nya.
" Kegelapan aku memanggil mu. Ucap An spontan
" Whussss, Aray yang terpasang oleh an pecah dan kekuatan kegelapan merembas keluar dan fenomena pun terjadi.
" Sudah kuduga sedikit demi sedikit kegelapan yang ada didiri nona akan keluar dengan sendiri nya. Gumang Qin yang masi sempat di dengar oleh xia dn xie.
" Bagimna ini?. Khawatir xia
__ADS_1
" Tenanglah kita tidak akan terluka tetapi kita akan merasa sakit , Kita suda melakukan kontrak sama nona jadi kalian tidak akan terluka hanya saja kalian akan merasa sakit sedikit. ucap Qin