Transmigrasi Alsava

Transmigrasi Alsava
Part49


__ADS_3

" Apakah kita akan menyerang mereka tuan Mo?. Ucap Lin yang melihat pasukan iblis sudah menipis.


Tangkap perempuan itu, aku akan membawanya kepada tuan Long. Dingin Mo


Brakk


Uhukk


" Adik xin. Teriak Yuan yang melihat Adik nya terlempar akan kedatangan dua manusia kuat.


Tangkap perempuan itu Lan, aku akan membunuh pemuda ini. Tetapi mereka dikejutkan akan tetua sekte yang tiba tiba muncul dan menyerang mereka begitupun dengan murid sekte yang tidak ingin kalah dari orang tua itu.


Tringg.. Tringg... Tringg


Suara dentinan pedang bersentuhan dan saling memburu mangsa. Dimana tetua Sekte bulan menyerang dengan cepat akan tetapi itu tidak susah bagi Lin dan lan.


Bagi mereka, semuanya hanyalah se'ekor semut yang di injak dan mati di tempat.


Mereka mulai menyerang dengan ganas tanpa belas kasi dimana murid sekte terlempar dan meningal ti tempat. Dan mereka melempar salah satu murid ke arah arah tempat An'li yang sedang makan sambil menonton pertunjukan yang menyenangkan matanya. Mereka tidak tau sedang membangunkan seorang singa tertidur.


Bang


Bangg


Brakk


Prangg


Pecah sudah piring yang berisi kue bulan, dimana orang yang bertarung mengalihkan pandangan matanya ke arah pecahan yang nyaring tersebut. Jangan lupakan Mo'ten pun taklah heran melihat seorang gadis bercadar duduk sambil melihat piring yang jatuh, tiba-tiba dia merasakan perasaan yang tidak nyaman, akan tetapi ia menepisnya.


" Putri An'li?. Gumang Xiao yang masi di dengar oleh Yuan.


Ada apa putri An disana??. Heran Yuan yang melihat An'li memandang piring yang pecah.


" Diamlah Gege, lihatlah amukan serigala tidur. Ucap Xiao yang melihat tingkah An yang masi menunduk. Dia sudah tahu akan makanan kesukan An'li, siapapun yang mengangunya akan menerima akibatnya.


" Lihat saja pertunjukan kali ini, kali ini kita akan menang. Bisik Xiao kepada Yuan yang masi heran akan ucapan adiknya.


Hei mengapa ada seorang gadis disini?. Heran Lin .


Hai kau pergilah kalau tidak mau terluka. Teriak lan kepada wanita itu.


Sringgg


Glekk


Lin dan lan menelan air liur dengan susah akibat tatapan wanita bercadar itu, mereka melihat seakan akan ini adalah hari kematiannya.


Whussss


Brakkk


Uhukkk


" Itu lah akibat perbuatanmu!. Dingin An'li kepada Lin.


Hei Ja**** matilah kau!. Teriak Lan yang melihat lin terluka.


Sringg


Trang... Trang... Tingg


Brakkk


Whussss


Plakk


Kau mengataiku JA**** Hah!. Bentak An'li sambil menampar Lan yang sudah babak belur.


" Cih begitu saja sudah pingsan, Dasar lemah!. Cibir An yang melihat lan dan lin pingsan akibat tamparan dan tendangan An.


Mo'ten yang melihat itupun muncul dan menyerang An'li dengan ganas.


TEBASAN PEDANG IBLIS.


Mo'ten menyerang dengan tebasn pedang iblis kepada An'li akan tetapi An'li menghindar dan beradu tebasan kepada Mo'ten.


TEBASAN PEDANG KESUNYIAN


Tringg.... Tringg...


BAMMM


BAMMM


BAMMM

__ADS_1


ELEMEN KEGELAPAN, RANTAI JIWA IBLIS


Mo'ten mulai mengejar jiwa An'li dengan cepat akan tetapi An adalah ratu kegelapan dia tidak akan terkena elemen kegelapan tersebut, akan tetapi dia tetap melawan agar mo'ten tidak mencurigainya.


ELEMEN AIR, TARIKAN AIR KESUNYIAN


Kegelapan, Ilusi penyiksa


Satu tarikan rantai jiwa tertelan, ilusi penyiksa mengenai Mo'ten dan mengakibatkan dia berteriak dengan kencang akibat Ilusi penyiksa dari An'li.


Arrggggg


Mo'ten yang sudah tidak tahan akan sakit terpaksan menelan sesuatu dan menghilang bersama Lin dan lan, mereka kembali ke kerajaan iblis.


" Mereka pergi begitu saja tidak bertangung jawab atas jatuhnya kue ku. Kesal An'li kepada lin, lan dan Mo'ten yang menyerangnya tiba-tiba.


Putri An.


"Eh, hai putri Xin senang bertemu dengan anda lagi. Ucap An'li dengan menyapa Xiao dan pangeran Yuan dan ketua sekte bulan.


Hormat pada putri An. Ucap Ketua Sekte bulan


Hmm, panggil aku An'li saja paman.


Baiklah, Kalau begitu orang tua ini akan pergi dahulu, ingin membereskan kekacauan yang terjadi. Terimakasi Pangeran putri Xiao.


Sama sma tetua.


Ehemm


" Hai.Terimakasi atas bantuanmu putri An. Ucap Xiao dengan lembut.


" Apakah aku membantu kalian?, aku hanya menyerang mereka sebab kue ku jatuh akibat perbuatannya. Kau lihatlah disana kue ku berserakan. Ucap An'li dengan polos.


Hah. Mereka semua cengong akan ucapan An'li yang terus terang.


" Hmmm, Ikutlah bersama ku putri An, kami akan membuatkan kue bulan di istana Xin. Ucap Yuan yang melihat kepolosan An'li.


Eh benarkah?. Girang An dengan kata kue bulan.


Ayo, ikutlah bersama kami. Kita akan makan kue bulan bersama. Ucap Xiao menarik tangan An'li.


An'li hanya menurut akan tangan nya yang di tarik. Dia cukup berjalan beberapa menit dan akan makan kue bulan, membayangkan nya saja sudah membuat An'li meneteskan air liur.


Yuan yang melihat tingkah laku putri An itu mengeleng kan kepala nya. Dia sunguh mengemaskan. Batin Yuan


" Apakah kita akan menyerang mereka tuan Mo?. Ucap Lin yang melihat pasukan iblis sudah menipis.


Tangkap perempuan itu, aku akan membawanya kepada tuan Long. Dingin Mo


Brakk


Uhukk


" Adik xin. Teriak Yuan yang melihat Adik nya terlempar akan kedatangan dua manusia kuat.


Tangkap perempuan itu Lan, aku akan membunuh pemuda ini. Tetapi mereka dikejutkan akan tetua sekte yang tiba tiba muncul dan menyerang mereka begitupun dengan murid sekte yang tidak ingin kalah dari orang tua itu.


Tringg.. Tringg... Tringg


Suara dentinan pedang bersentuhan dan saling memburu mangsa. Dimana tetua Sekte bulan menyerang dengan cepat akan tetapi itu tidak susah bagi Lin dan lan.


Bagi mereka, semuanya hanyalah se'ekor semut yang di injak dan mati di tempat.


Mereka mulai menyerang dengan ganas tanpa belas kasi dimana murid sekte terlempar dan meningal ti tempat. Dan mereka melempar salah satu murid ke arah arah tempat An'li yang sedang makan sambil menonton pertunjukan yang menyenangkan matanya. Mereka tidak tau sedang membangunkan seorang singa tertidur.


Bang


Bangg


Brakk


Prangg


Pecah sudah piring yang berisi kue bulan, dimana orang yang bertarung mengalihkan pandangan matanya ke arah pecahan yang nyaring tersebut. Jangan lupakan Mo'ten pun taklah heran melihat seorang gadis bercadar duduk sambil melihat piring yang jatuh, tiba-tiba dia merasakan perasaan yang tidak nyaman, akan tetapi ia menepisnya.


" Putri An'li?. Gumang Xiao yang masi di dengar oleh Yuan.


Ada apa putri An disana??. Heran Yuan yang melihat An'li memandang piring yang pecah.


" Diamlah Gege, lihatlah amukan serigala tidur. Ucap Xiao yang melihat tingkah An yang masi menunduk. Dia sudah tahu akan makanan kesukan An'li, siapapun yang mengangunya akan menerima akibatnya.


" Lihat saja pertunjukan kali ini, kali ini kita akan menang. Bisik Xiao kepada Yuan yang masi heran akan ucapan adiknya.


Hei mengapa ada seorang gadis disini?. Heran Lin .


Hai kau pergilah kalau tidak mau terluka. Teriak lan kepada wanita itu.

__ADS_1


Sringgg


Glekk


Lin dan lan menelan air liur dengan susah akibat tatapan wanita bercadar itu, mereka melihat seakan akan ini adalah hari kematiannya.


Whussss


Brakkk


Uhukkk


" Itu lah akibat perbuatanmu!. Dingin An'li kepada Lin.


Hei Ja**** matilah kau!. Teriak Lan yang melihat lin terluka.


Sringg


Trang... Trang... Tingg


Brakkk


Whussss


Plakk


Kau mengataiku JA**** Hah!. Bentak An'li sambil menampar Lan yang sudah babak belur.


" Cih begitu saja sudah pingsan, Dasar lemah!. Cibir An yang melihat lan dan lin pingsan akibat tamparan dan tendangan An.


Mo'ten yang melihat itupun muncul dan menyerang An'li dengan ganas.


TEBASAN PEDANG IBLIS.


Mo'ten menyerang dengan tebasn pedang iblis kepada An'li akan tetapi An'li menghindar dan beradu tebasan kepada Mo'ten.


TEBASAN PEDANG KESUNYIAN


Tringg.... Tringg...


BAMMM


BAMMM


BAMMM


ELEMEN KEGELAPAN, RANTAI JIWA IBLIS


Mo'ten mulai mengejar jiwa An'li dengan cepat akan tetapi An adalah ratu kegelapan dia tidak akan terkena elemen kegelapan tersebut, akan tetapi dia tetap melawan agar mo'ten tidak mencurigainya.


ELEMEN AIR, TARIKAN AIR KESUNYIAN


Kegelapan, Ilusi penyiksa


Satu tarikan rantai jiwa tertelan, ilusi penyiksa mengenai Mo'ten dan mengakibatkan dia berteriak dengan kencang akibat Ilusi penyiksa dari An'li.


Arrggggg


Mo'ten yang sudah tidak tahan akan sakit terpaksan menelan sesuatu dan menghilang bersama Lin dan lan, mereka kembali ke kerajaan iblis.


" Mereka pergi begitu saja tidak bertangung jawab atas jatuhnya kue ku. Kesal An'li kepada lin, lan dan Mo'ten yang menyerangnya tiba-tiba.


Putri An.


"Eh, hai putri Xin senang bertemu dengan anda lagi. Ucap An'li dengan menyapa Xiao dan pangeran Yuan dan ketua sekte bulan.


Hormat pada putri An. Ucap Ketua Sekte bulan


Hmm, panggil aku An'li saja paman.


Baiklah, Kalau begitu orang tua ini akan pergi dahulu, ingin membereskan kekacauan yang terjadi. Terimakasi Pangeran putri Xiao.


Sama sma tetua.


Ehemm


" Hai.Terimakasi atas bantuanmu putri An. Ucap Xiao dengan lembut.


" Apakah aku membantu kalian?, aku hanya menyerang mereka sebab kue ku jatuh akibat perbuatannya. Kau lihatlah disana kue ku berserakan. Ucap An'li dengan polos.


Hah. Mereka semua cengong akan ucapan An'li yang terus terang.


" Hmmm, Ikutlah bersama ku putri An, kami akan membuatkan kue bulan di istana Xin. Ucap Yuan yang melihat kepolosan An'li.


Eh benarkah?. Girang An dengan kata kue bulan.


Ayo, ikutlah bersama kami. Kita akan makan kue bulan bersama. Ucap Xiao menarik tangan An'li.

__ADS_1


An'li hanya menurut akan tangan nya yang di tarik. Dia cukup berjalan beberapa menit dan akan makan kue bulan, membayangkan nya saja sudah membuat An'li meneteskan air liur.


Yuan yang melihat tingkah laku putri An itu mengeleng kan kepala nya. Dia sunguh mengemaskan. Batin Yuan


__ADS_2