
NONA!!, Bangunlah. Teriak fei membangunkan An yang masi tertidur nyenyak.
" Eunghhh ada fei?, Jangan menganguku! , Aku masi ingin tidur nyenyak!. Ucap an
" NONA!, Hari ini adalah hari pendewasaan nona kan!. Ucap fei menguncang badan sang nonanya.
" A-apa!!, Fei siapkan gaun ku!!. Panik an bergegas mandi.
Sejenak An mandi dia mengingat hari hari di zaman moderen hari ini juga adalah hari ulang tahun Al
Daddy / Momy bahkan di zaman moderen ini hari ulan tahun Al, Aku rindu mom, dan dady, aku merindukan semuanya, Al hikss, Al ingin pulang, Al gasuka disini, Disini berbeda hikss.
_______
" Kemana putri An?, Aku tidak melihat nya sedari tadi, seharus nya dia ada di aula kerajaan. Ucap raja an
" Mungkin tuan putri sedang bersiap yang mulia. Ucap tetua
" Hmm, Uruslah para tamu. Ucap raja
_______
" KAISAR CHENG MEMASUKI AULA KERAJAAN BERSAMA PERMAISURI XIU.
" KEKAISARAN TANG MEMASUKI AULA KERAJAAN BERSAMA PERMAISURI BESERTA 4 SELIR DAN PUTRA/PUTRI KERAJAAN.
" KAISAR QIN MEMASUKI AULA BERSAMA PERMAISURI WEI.
" KAISAR XIN MEMASUKI AULA BERSAMA PERMAISURI DAN 4 SELIR DAN PUTRA PUTRI KERAJAAN.
" YANG MULIA RAJA AN MEMASUKI AULA BERSAMA SELIR DAN PUTRA/PUTRI KERAJAAN AN.
" Teriak para pengawal yang memberitahukan akan kedatangan para angota kerajaan.
__ADS_1
" Heii lihat putri An 'Jia sangat cantik dan ***.
" Hmm cantik bangettt.
" Lihat putri dari kerajaan tang mereka sangat cantik dan berbakat.
" Hei lihat lah putri Jia, dia sangat cantik melebihi putra putri kerajaan.
" Apa matakalian buta?, lihatlah putri xin sangat cantik melebihi para dewi, Ku dengar kekaisaran xin memiliki putri yang sangat cantik melebihi dewi bahkan dia sudah mencapai ranah Abadi tahap pertama bukan kah itu sangat kuat!.
" HAH sudahlah semuanya cantik!.
" Aku ingin melamar putri xin mereka sangat cantik dan berbakat.
" Cih jangan mimpi kalian.
" Ucap para tamu yang hadir.
" Mungkin tuan putri sedang merias diri yang mulia.
" Hmm.
" Yang mulia waktu perayaan akan dimulai kemana perginya putri An?, Tanya lang rong.
" Aku tidak mengetahuinya.
" A-apakah putri An kabur yang mulia?.
" Diamlah selir agung!, Jangan membuat desas desus yang tidak tidak!.
" B-baik yang mulia.
" Apa kau tidak merasa aneh.
__ADS_1
Kenapa
" Biasanya hari pendewasaan sampah An'li tidak di gelar, Tapi hari ini di gelar dengan mewah bahkan semua kekaisaran hadir.
" Apakah kau tidak mendengar rumor tentang putri An, Dia sangat berbakat.
" Cih omong kosong.
Semua tamu berbisik bisik akan hal aneh ini
Tiba tiba semua dikejutkan oleh teriakan pengawal istana yang mengumumkan orang yang menjadi bahan pembicaraan tadi.
" Putri pertama Anli' Wei memasuki aula!. Teriak lantang pengawal
Masuklah An'li wei dengan anggun ,rambut di gerai, Kulit seputih salju mata biru dan pedang yang mengkilat di pinggang nya, Jangan lupakan cadar yang menutupi kecantikan yang bisa membuat para Dewi iri melihatnya.
Tak tak tak
Suara hentakan kaki mengembalikan kesadaran tamu.
" Hei lihatlah putri an sangat anggun dan pedang nya sangat keren.
" Anggun, Tetapi buruk rupa.
" Suttt diamlah jangan pernah mengatai putri an!.
" Cih!, Kenapa kau takut padanya, Dia hanya sampah kerajaan kan?
" Sudahlah jangan berdebat.
Hmmm
" An yang mendengar mereka hanya terseyum dan menduduki tempat putri kerajaan.
__ADS_1