Transmigrasi Alsava

Transmigrasi Alsava
Part53 bola putih


__ADS_3

Sedikit perubahan.


Nama pedang An'li ____ Griz


Nama pedang An'li


"Kemana putri An?. Ucap sang pengawal kerajaan kepada pelayan fei.


" I-itu putri sedang istirahat, kami di minta untuk tidak menganggu putri. Gugu fei


" Hmm baiklah. Sampaikan kepada putri bahwa yang mulia raja memanggilnya di aula malm ini. Ucap pengawal lalu pergi.


B-baik.


Nona kuharap kau kembali hari ini. Batin fei dengan cemas.


" Sepertinya aku harus beristirahat atau berkultivasi??. Batin An'li yang sudah berada di kediaman mawar nya.


Aku akan berkultivasi saja. Ucap An'li lalu memasuki ruang dimensi nya.


Sepertinya akan ada tamu yang datang. Ucap Qin pada bao dan fen.


Siapa?.


Yang hanya bisa memasuki ruang dimensi hanya tuan kita bao!, pakelah otakmu.dingin Fen yang se akan akan memiliki dendam.


Hoo~


Dimana nona?.


" Aku disini, aku akan berkultivasi sampai malam tiba, jangan ada yang menganguku. Dingin Al lalu menghilang.

__ADS_1


Suka ngilang. Batin mereka yang melihat An'li pergi tanpa mendengar ucapan dari salah satunya.


Air mengalir dengan deras dan di tengah- tengah air seorang gadis duduk dengan sikap lotus saking fokusnya ia tidak menyadari ada formasi terbentuk dengan sendirinya seolah olah ada yang akan terjadi.


Di mana aku?, kenapa semuanya berwarna putih.


An'li hanya menghabiskan waktunya dengan berjalan sesekali menguap karena sangat bosan dan lelah.


Tempat apa ini ckk, bagaimana caranya aku bisa kembali?. Bingun An'li yang terus berjalan dan di depan dia melihat sebuah cahaya yang menyilaukan mata.


Cahaya?.


Kenapa ada bola putih di dalam sini?.


An'li yang penasaran berjalan mendekat tanpa menghiraukan cahaya terang tersebut. An berjalan dan melihat bola putih dengan rantai emas. Seolah olah rantai tersebut tidak membiarkan bola putih pergi. An menyentuh dan dia tersengat seperti ada yang ingin menariknya dan An hanya diam dan merasakan perasaan yang tidak biasa terhadap bola tersebut.


" A-ada apa ini?, mengapa aku merasa terkurung dan ingin bebas?. Batin An


An masi menyentuh dan melihat bola putih dengan teliti dan tefokus pada satu titik dimana ada titik ungu yang sangat kecil An menatap titik ungu tersebut dan ia merasakan kepalanya berdenyut dan beberapa ingatan yang buram dan tidak jelas mengakibatkan kepala An'li sangat sakit dia hanya mendengar nama seseorang yaitu Liu Nuwa nama yang tidak asing bagi An'li. An yang tidak tahan akan sakitnya pun pingsan.


\=\=\=\=\=\=


Fen apa kau merasakan sesuatu?. Ucap bao pada fen.


Hmmmm


" Apakah ini ada kaitan dengan dewi suci?. Gumang Bao yang masi bisa di dengar oleh Fen.


Hei lihat lah nona sedang berkultivasi dan dia belum mengetahui jati diri yang sebenarnya. Ucap Fen pada bao.


Hmmm kau benar juga.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=>


Argggggg


" Si*lan kenapa aku masih disini!. Teriak An'li yang sudah bosan mencari jalan keluar.


An'li yang sudah sadar dari pingsannya pun berkeliling dan mengabaikan bola putih tersebut meskipun ada perasaan yang ingin tahu tapi ia ingin keluar sekarang.


Tenang An'li kau harus tenang.


Baiklah fokus dan bayangkan saja kau ingin kembali. Batin An


Dan


Whusssss


BOMMM


BOMMM


BOMMM


Holy emperor


An dengan senang membuka mata indahnya dia sangat senang bisa keluar dari ruang putih itu dia hanya perlu membayangkan nya dan fokus.


Ahh leganya.


Sekarang aku holy emperor dan aku sangat bangga akan hal itu. Batin An sangat bangga pada dirinya sendiri.


Waktunya kembali. Ucap An dengan keluar dari dimensi tanpa memberitahu Fen, Bao dan Qin

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=


Sudah malam rupanya.


__ADS_2