
Episode sebelumnya.
Arsila yang langsung melesat dari arena balapan, bukannya pulang ke rumah tapi ia pergi keliling kota Jakarta,karena ia rindu dengan kehidupannya dulu,yang selalu bawa motor jika bepergian kemana² bersama para anggotanya dulu.ia terus melajukan motor sportnya, tiba² ia menghentikan motornya,karna melihat ada seorang pemuda yang tengah di kroyok oleh anggota geng motor lain.tepat di gang sempit dan gelap.
Arsila yang masih duduk di atas motornya dan menatap datar kearah pemuda yang di keroyok,sehingga mengerditkan dahinya, serta memajamkan penglihatannya,seperti mengenal pemuda itu.
" Dia"gumam Arsila pelan.ia pun langsung turun dari atas motornya dan berjalan karna melihat pemuda itu cukup kewalahan melawan geng motor itu.
"CK! gitu aja udah kewalahan Lo! " Ucap arsila pada pemuda itu.
" Wahh ada cewe cantik nih!" Ujar salah satu dari mereka
" Siapa Lo? Tanya ketua geng motor itu.
" oh,gue tau lo cewenya ya?" Sambungnya lagi,dengan tatapan remehnya.
"Sabilah bos!dia kan cantik,buat gue ajahlah malam ini"sahut salah satu pemuda gondrong yang menatap lapar pada Arsila.
" Mending Lo pulang aja!terus bobo cantik sana,jangan ganggu urusan para pria!" Sambungnya lagi,dengan nada santai.
Sedangkan Arsila tidak menghiraukan itu semua ia hanya menatap datar pada mereka,sehingga membuat geng motor itu geram dan marah karena sudah berani²nya mengacaukan aksi mereka.
" CK! Bacot! Umpat Arsila datar serta tatapan yang tajamnya.berbeda dengan pemuda itu yang hanya menatapnya aneh,dengan sikap gadis di sampingnya.
" Wah! nantingin dia bos!" Sahut pemuda gondrong.
" Kurang ajar! Semuanya serang!" teriak Ketua geng itu.
" Arsila langsung meregangkan otot²nya untuk melawan dan menangkis pukulan serta tendangan yang mampu ia tangkis serta tatapan dingin dan tajam yang menghunus mereka semua.
‘bugh’
‘bugh’
‘krekk’
”ahhhkkkkk!”
Suara pukulan dan retakan tulang mengema di tempat sepi itu.pemuda yang tadi melawan geng motor itu terkejut dengan apa yang ia lihat, karena gadis itu sangat lincah dan gerakannya tak terbaca.tak ingin menyia²kan kesempatan ia pun ikut melawan,meski kekuatannya sedikit terkuras,tetapi ia mampu untuk sekedar melawan.
‘bugh'
'bugh'
'bugh'
' krekk!'
' ahhkkk!'
Arisila yang membanting dan memutar kepala mereka hingga patah,ia adalah cara untuk menghilangkan nyawa seseorang,ia pun menatap pada seseorang yang tidak berani maju,dan ingin kabur dari sana,belum juga melangkah sebuah belati tertancap tepat di dada bagian kiri.
'srekkkk!'
Tubuh orang itu pun langsung tergelatak di sana,kemudian ia berjalan ke arah pemuda yang di tolong.
" CK! lain kali pake otak!" Ucapa Arsila datar,ia pun melangkah menuju motornya,tetapi terhenti oleh suara pemuda itu.
" Tunggu,kalau boleh tau nama Lo siapa?" tanya pemuda menatap arsila.
Arsila lun menghela nafas pelan, " Arsila" jawabnya datar.
" Thank ya,Lo udah nolongi gue" ucap pemuda itu,hanya di balas dengan anggukan kepala,detelahnya Arsila pun pergi dari sana.
__ADS_1
" kenapa sikap lo mirip bangat sama Queen?" ucap batin pemuda itu,dan masih terus menatap arsila yang sudah jauh,serta tatapan sendu.
****ok skip.
Di SMA HIGH SCHOOL yang di hebohkan oleh berita dimana geng Orion terkenal licik,di kabarkan di buat kalah oleh seseorang yang tidak mereka ketahui?.berita pun masih menggelegar di sekolah itu,bahkan di sekolah lain pun seperti itu.
Bisik bisik pun mulai terdengar!
EHH!! Lo dengar gak berita hari ini? tanyanya! Semalam ada yang ngalahin geng Orion lo!.GILA GAK SIH!! KEREN BANGAT ITU PASTI!!.
" YAA!!! KERENNN BANGATT!! KATANYA CEWE LOH YANG NGALAHIN?"
" AHHKK!! YANG BENAR LO!"
" YA, DIA QUEEN RACING!"
" Wah! Pantasan dia bisa jatuhin harga diri Orion! teman gue semalam ada di arena balap ia melihat mulai dari awal dan akhir pertandingan,eh ketua geng Orion itu di buat kutu Lo!"sahutnya antusias.
" Wah! Gila sih! Gokil parah tuh cewek! gue kagum sama itu cewe kira kira siapa ya dia?" tanya temannya yang juga sangat penasaran.
Begitulah bisik² syaiton yang menggemparkan seluruh netizen di sekolah itu,tetapi mereka lagi³ di buat terkejut dengan deruman motor yang masuk di kawasan HIGH SCHOOL.
BRUMMM BRRUMM BRRUMMM.
CIIIITTT!
suara deruman motor spot keluaran terbaru,memasuki kawasan sekolah itu dan berhenti tepat di parkiran yang tidak jauh dari geng audora,mereka semua menganga melihat itu,sedang pelaku yang masih setia duduk di atas motornya,serta menatap aneh di dalam hel fulfacenya pada seluruh siswa.
"CK! Kayak tidak pernah melihat barang bagus!" Guman Arsila pelan di dalam helm fullfacenya dengan seringai tipis di bibirnya karena mendengar bisik bisik para syaiton.lama terdiam di sana,ia pun membuka helmya denga gerakan slowmotion.
Dan terjadilah pekikan histeris para siswa di sekolah itu.
"WAHHH!! CANTIK BANGATT!"
" GILA GILAAA! CANTIKNYA NGAK NGOTAK ANJING!"
" PARAHH PARAHH! GEMOY BANGAT!"
" TUNGGU! KAYA GUE KENAL YA?!!"
" SIAPA?"
ITU LOH! SI ARSILA!"
" AHHHKK MASAA! DIA KAN GAK BISA BAWA MOTOR!!"
" YA! DIA KAN YANG SERING BULLY HANA?!".
begitulah para teriakan² dajjal yang masuk di pendengaran Arsila,ia hanya berjalan dengan wajah datarnya serta tatapan dinginnya,meninggalkan parkiran sekolah daripada mendengar teriakan yang tidak anfaedah.
Arsila yang masih berjalan dengan tatapan lurus kedepan,tiba² ada seseorang yang tidak sengaja menabraknya.
Brukk!
Arsila hanya menatap datar pada orang yang di depannya,ia pun tidak menghiraukannya.
" Sorry" Ucapnya datar dan terdengar dingin padahal dia tidak menbarak orang itu, setelah ya ia melangakah dari sana menuju kelasnya.
sedangkan para anggota geng audora yang melihat itu pun terkejut.
" Itu adek Lo?" tanya Arkana pada arvin.yang tidak percya dengan apa yang ia lihat.
" Hmm" jawab arvin datar,yang hanya berdehem saja.
__ADS_1
" Wahh!! Adek Lo berdua makin kerena aja!" Ucap Arthur menatap Arvin dan aliando.dan Jangan lupakan wajah tengilnya serta senyum² manisnya.
" Sejak kapan dia bisa naik motor?" tanya yondy penasaran,bagaimana tidak? Ia tidak pernah sekali pun melihat Arsila menaiki motor,apa lagi ini motor spot.
" Gak tau!" ketus Aliando yang jengah mendengar semua omongan para sahabatnya,tapi ia juga heran dengan adiknya itu.berbeda dengan seorang gadis yang berada di sisi yondy,hanya bisa mengepalkan tangankan kesal melihat itu semua.
sedangkan devano hanya diam mendengar dan menyimak semua percakapan para sahabat²nya,ia pun menampilkan senyum tipisnya bahkan tidak bisa di lihat oleh seseorang.
" Kamu makin cantik baby!"ucap batin devano tersenyum tipis.
" Kelas" ucap devano datar menatap para sahabatnya.dang di angguki oleh mereka semua,setelah mereka pun melangkah dari sana.
Berbeda dengan athur yang sedari tadi melihat gerak gerik Hana seperti cacing kepanasan yang terus menempel pada waketunya.ia juga sedikit heran dengan ekspresi wajah Arkan yang terlihat sedikit mencurigakan.
" CK! gak ada bedanya Lo berdua!" gumam arthut pelan dan langsung mengikuti sahabatnya.
" Bro! Gue mau antar cewek gue dulu ya!" Ucap yondy pada sahabatnya,hanya di balas anggukan kepala serentak.
****
Arsila yang baru nyampe di kelasnya,ia terkejut dengan pekikan heboh dari salah satu sahabatnya,siapa lagi kalau bukan Siska gadis cerewet.
" WAHHH!! BESTIII GUEE KEREN BANGATT!" heboh Siska dengan suara cemprengnya,dan membuat semua siswa di kelas itu pun hanya bisa pasrah dan menutul telinga mereka rapat².
Arsila hanya memutar bola matanya malas dengan satu sahabatnya itu.
" Sejak kapan Lo bisa naik motor?" tanya Amel pada Arsila,yang menatapnya dengan tatapan seolah² minta penjelasan.
Arsila Hanya bisa menghela nafas pelan." Udah lama" jawab Arsila datar,yang juga menatap pada Amel.
" Oh!" Ujar Amel cuek.ia juga tidak ambil pusing dengan semua itu,toh mungkin sahabatnya itu siap menceritakan semua privasinya.
****
Di sisi lain seorang pemuda yang misuh² sedari tadi,Karena belum mendapat bukti² bukannya ia tidak bisa mematai² orang yang di suruh bosnya.ia hanya bingung,bagaimana caranya mematai² sedangkan targetnya terus bersama bosnya.
" CK! Si bos nyuruh gue mata matai itu bocah! heran gue,padahalnya di sisnya" gumam Kenan kesal dengan bosnya itu.
Huffhh..apah gue harus jebak dulu itu bocah ya?" ucapnya yang bertanya² pada diri sendiri.ia pun langsung pergi dari ruangn itu,untuk menjalankan rencana yang akan dia susun nanti.
Sedangkan di taman belakang sekolah ada 2 orang yang berbeda kelamin.
" Gimana dengan target Lo itu?" tanya hana pada Arkana.
" Heh! itu target kita berdua bego!" Sewot Arkana kesal melihat gadis di hadapannya.
" Hmmm!" sahut Hana malas,hanya berdeham saja.
" kenapa gue merasa kalau dia tidak ada hubungannya dengan keluar Wilson ya?" Ujar Arkana.
" Sama! Gue juga mikirnya gitu" ucap Hana.
" Padahal marganya devano sama Arthur beda!" sambungnya lagi,sambil mengetuk² jari telunjuknya di bawah dagu seperti tengah berpikir.
" Apa jangan² mereka sepupuan dari mama mereka ya?" ucap Arkana tiba² membuat Hana terkejut mendengar omongan Arkana.
"whatt! ya,benar apa yang Lo bilang!" sahut Hana heboh.
" kita harus tanya om dulu! baru kita menyusun rencana" ujar Arkana menatap pada Hana.
" Ok!" Kalo gitu gue balik dulu ke kelas" sahut Hana dan melangkah dari sana meninggalkan Arkana yang tengah kesal.
Mereka tidak sadar kalo ada seseorang gadis cantik yang mendengar percakapan mereka dari awal sampai akhir.
__ADS_1
" Apa hubungan mereka? dan rencana apa yang akan mereka lakukan?" gumam gadis cantik yang tengah bertanya² pada diri sendiri,ia pun tidak ambil pusing dengan itu,dan langsung pergi dari sana,dan akan mencari tahu semua kebusukan mereka.