
Di sebuah rumah yang besar,tepatnya di Mension keluarga Alexander ada seorang wanita paruh baya yang sedang menangis tersedu" karna melihat foto figuran putri semata wayangnya,yang foto tersebut adalah foto cludia.
Tepat 1 bulan setelah kejadian kecelakaan yang mengakibatkan dia meninggal dunia,dan hal itupun membuat ibunya itu merasa kehilangan dunianya,yang dimana ibunya itu terus saja menangis dan merasa bersalah atas semuanya yanh terjadi pada putrinya itu.
" Mom,sudah jangan nangis Mulu kasihan putri kita di sana," ujar tuan Agam,sambil mengelus punggung istrinya tuh,dia juga merasa hancur setelah kepergian putrinya,aplagi melihat istrinya yang terus menangis seperti itu,hal itu membuat hatinya terasa sesak dan sakit.
" Dad aku gak becus sebagai seorang ibu untuk putri kita,hikss,hikss,hikss,aku meresa bersalah Dad," kata nyonya Herdina,yang masih terisak dalam pelukan suaminya itu.
"Shuttt...,udah yah mom,bukan cuman momy ajah yang sedih daddy juga mom,kita harus ikhlasin kepergiannya Mom,kalo separti ini terus yang ada putri kita gak tenang di sana sayang,kita harus doain dia supaya dia tenang alam sana yah."ujarr tuan Agam.
"Ya dad l,Daddy benar harusnya aku mendoakan putri,bukan malah menangisinya" Jawab nyonya herdina,yang dimana dia melepaskan pelukannya dan menatap wajah sang suaminya.
" Yah mom,kita harus kuat yah dan relain kepergiannya" ujar tuan Agam dan kembali memeluk istrinya,semoga kamu tenang disana prinsesnya Daddy dan momy,batin Daddy agam, sambil menutup matanya,yang Dimana ia mengingat semua kelakuan putrinya itu,dan kembali berpikir mengapa putrinya itu bisa kecelakaan,atau memang ini udah rencanakan oleh si pelaku atau memang murni kecelakaan dan mengakibatkan ia meninggal dunia.
Flashbak on
Setelah dokter itu keluar dari dalam ruangan itu,dengan sedikit menundukkan kepalanya serta wajah yang sulit di artikan,hal itupun membuat daddy agam dan momy Herdina penasaran dengan apah yang terjadi dengan putri semata wayang mereka.
" Dok,bagaiman keadaan putri saya,apakah dia baik" saja kan dok?"tanya Daddy agama dengan wajah yang khawatir.
" Yah dok,gimana keada putri kita dok? Jawab dok!!! Ujar momy Herdina yang tidak sadar sudah membentak dokter tersebut.
" Sebelum dokter itu menjawab,sebantar ia menghela nafasnya pelan,hufhh,Maa-maaf tuan,nonya saya gagal menyelamatkan nyawa putri kalian, dia telah berpulang ke hadapan yang maha kuasa."jawab dokter dengan rasa penyesalan serta wajah yang terlihat frustasi,Karena baru kali ini ia gagal menyelamatkan pasiennya.
DEG
" A- a- aapahh!! Ujar momy Herdina yang terkejut setelah mendengar ucapan dokter itu,dan badannya langsung lemas dan tidak berdaya,bagaimana bisa putri satu" nya pergi meninggalkannya dengan begitu saja.
" Hikss....hiksss...hikksssss,ti- tidakkk,putri saya masih hidup dok."ujarnya yang sudah terisak,hancur sudah dunianya.
" Dok,ini tidak lagi bercanda kan ? " Tanya Daddy Agam dengan wajah yang sedih dan juga tatapan yang kosong,yang dimana iya juga sama terpuruk dengan istrinya itu.
__ADS_1
" Maafkan saya tuan,saya tidak bercanda,saya sudah melakukan usaha yang terbaik untuk menyelamat kan putri kalian tuan,tetapi takdir berkata lain tuan,sekali lagi saya minta maaf." Jawab dokter itu masih dengan wajah yang terlihat frustasi serta kepala yang menunduk dan selalu memintamaaf,kalo mau lihat silahkan tuan,nanti semua akan kami urus sebaik mungkin dan juga mengantarkan zenajah putri kalian." Kalo begitu saya permisi dulu tuan nyonya." Kata dokter itu,dan langsung pergi dari sana setelah memperbolehkan orang tua dari zenajah tersebut.
" Dad hikss....hiksss...pu- pu - puputri Ki- kikita dad," kata momy Herdina yang masih terisak dan dengan tatapan yang kosong.
" Yah mom, yang sabar yah mom,kita serahkan ajah sama yang maha kuasa" ujar Dady Agam yang menenangkan istrinya itu.ia juga merasa dunianya runtuh seketika,tetapi ia tahan itu semua,karna dia juga tidak tega melihat istrinya yang terpukul dengan kepergian putri mereka.
" Dan setelah itupun mereka pun masuk keruangan itu untuk melihat putri semata wayang untuk yang terakhir kalinya.
Flashback of
*****
Sementara di sisi lain ada seorang pria yang dimana ia tengah merenungi semua perbuatannya selama ini kepada cludia,yang dimana ia tega berselingkuh di depan kekasihnya itu dengan sahabat kekasihnya.setelah di kabar bahwa pacarnya itu kecelakaan dan mengakibatkan meninggal dunia,belum sempat ia memint maaf sudah di tinggal pergi dulaan.
" Maafin aku clau,seharusnya aku tidak melakukan itu padamu,seandai saja aku tidak termakan oleh omongan sahabt kamu itu,mungkin kamu masih hidup,"batin charlee.
****
Sementara Arsila yang masih bergelaut manja diatas kasurnya dan dengan selimut yang menutupi seluruh badannya,dia pun terganggu karna suara pintu yang di gedor".
Tok....tok..tok..
" Sayang ayo makan malam nak," ujar Mama sasa yang memanggil putrinya itu dan juga mengetuk" pintu itu yang,dimana ia tengah menganggu keternyamanan putrinya.
" CK!,siapa sih yang gedor" pintu,"ujar Arsila dengan mendenggus kesal sambil berdecak sebal.setelahnya ia bangun dan berjalan kerah pintu itu dan langsung membukanya,yang ia dapat di sana adalah mama Sasa yang tengah menatapnya dengan senyuman yang manis,hal itupun kembali membuat Arsila menatap jengah dengan mamanya itu,Karna ia lagi enak"nya tidur malah di ganggu.
" Ada apah mam,"tanya Arsila dengan ketus.
" Ehh sayang jangan ketus" gitu dong sama mama,"ujar Mama sasa,masih dengan senyuman andalannya.walaupun hatinya merasa sakit setelah mendengar ucapan putrinya itu.
__ADS_1
" Mama kesini mau ngajak kamu makan malam sayang" kan dari tadi kamu belum makan sepulang dari rumah saki,mama takut kamu nanti sakit lagi,kan kata dokter harus tetap di rawat nak," ujarnya kembali dengan celotehannya.
" yah aku akan turun sebentar lagi,setelah siap cuci muka" jawab Arsila mencoba dengan nada yang lembut,karna ia juga merasa bersalah karna sudah bersikap dingin dengan mama dari pemilik tubuh yang di tempatinya.
" Yah udah sana kamu cuci muka,habis itu langsung turun yah mama tunggu,soalnya papa sama Abang" kamu juga udah di ruang makan sayang,"kata mama Sasa sambil melangkah pergi dari sana menuju ruang makan.
Setelah 10 menit Arsila sudah siap mencuci mukanya,dia pun langsung turun menuju ruang makan yang ia lihat di sana sudah ada kedua Abangnya serta papa dan mamanya yang tengah menghidangkan makanan.terdengar suara langkah kaki yang menuju kesana hal itupun mengalihkan pandangan yang berada di meja makan tersebut.
" sayang cepat sini,duduk samping mama,"ujar Mama Sasa,sambil menggeser salah satu kursi agar putrinya itu berada di samping.
" Yah mam sambil mendaratkan bokongnya,"jawab Arsila setenang mungkin,yang Dimana ia melihat tatapan sinis dari salah satu abangnya itu,tetapi tidak di hirauakannya.
" Kamu mau apah sayang," tanya mama Sasa dengan lembut dan merasa senang Karna putrinya itu menjawabnya dengan nada yang lebih tenang dan tidak menunjukkan wajah yang datar.
" Hmmm, nasi nasi goreng ajah mam," jawab Arsila dengan yang imut serta tatapan yang polos hal itupun di lihat kedua abangnnya itu.
" Napa kamu jadi imut bangat sekarang dek,Napa gak harus dari dulu kamu seperti itu mungkin Abang gak bakal benci sama kamu dek,"batin kedua abangnya.
Setelah 20 menit mereka sudah selesai makan dan mereka di sinilah sekarang,di ruang keluarga yang dimana abangnya" sibuk dengan hp masing" sedangkan papa dan mama yang asyik menonton dan juga dengan Arsila,tetapi ia tiba" berbicara hal itupun mengalihkan tatapan mereka padanya.
" Hmmm,,pah," ujar Arsila yang memanggil papanya itu.
" Yah sayang, ada apah?" Tanya papa Ferdi yang dimana ia tengah menatap wajah putrinya yang seperti tengah meminta sesuatu.
" Aku mau kembali sekolah pah," jawab Arsila dengan wajah yang terlihat lucu karna ia juga ada rasa takut,tidak di izinkan oleh orang tuanya itu.
" Tapi sayang, kamu belum sembuh total,mama takut kamu Napa" nanti,apah tidak sebaiknya Minggu depan kamu masuk sayang," ujar Mama Sasa yang menatap putrinya dengan tatapan yang sendu Serta asa rasa takut.
" Tidak mam,sila tidak apa" mam kan seperti yang mama lihat ni,aku udah sembuh mam," jawab Arsila yang tidak sadar ia sudah ngomong panjang dan serta wajah yang di buat" sedih agar mamanya itu luluh.dan hal itupun berhasil karna ia mendengar helaan nafas.
" Hufhh,ya sudah mama papa izinin kamu,tapi ingat harus tetap jaga kesahata,dan juga hati," ujar Mama Sasa yang kembali menasihati putrinya itu.
__ADS_1
" Yah mam, makasih mam,pah, kalo aku tidur dulu biar besok gak telat,"jawab Arsila dengan senang,ia pun bangkit dari duduknya,dan langsung berjalan menuju tangga ingin cepat" tidur dan ia juga akan menggemparkan seluruh siswa serta guru" yang ada di sekolah itu dengan penampilan yang berbeda.