
"benar juga katamu.....tapi aku tetap merasa janggal!bukankah akhirnya aku harus bertarung dengan mereka untuk mencoba jurusku!kenapa aku tidak mengundang salah satu dari mereka saja?apa yang sebenarnya kau rencanakan?"tanya Lim pada Lian
"huh...aku tidak tau jika kau juga bisa curiga seperti ini!sebenarnya aku ingin mencari tanaman medusa dan darah binatang suci untuk membuat pil ouyang,pil ini berfungsi mengembalikan kekuatanku"sahut Lian
"kenapa kau tidak mengatakan yang sebanarnya?kau tidak harus membohongiku"teriak Lim yang merasa marah karena sudah dibohongi
"karena jika ku katakan yang sebenarnya,kau tidak akan mau karena takut pada binatang suci itu....padahal ini juga bagus untuk latihanmu"ucap Lian
"aku bukannya takut tapi aku sadar diri.... bahwa aku masih belum cukup kuat!jika sesuatu terjadi padaku,maka kau akan sendirian!"ujar Lim
"MAAFKAN AKU!"teriak Lian dengan nada menyesal
"huh sudahlah tidak apa apa!aku tahu niatmu baik.....kalau begitu ayo kita cari binatang suci yang lemah saja,lalu pergi mencari tanaman itu"seru Lim kemudian berjalan memasuki sisi hutan yang lain
"ROAR"ucap Liang berusaha menunjukkan sesuatu
"apa yang ingin dia lakukan?"tanya Lim melirik Lian
"sepertinya dia tahu sesuatu....ayo ikuti saja dia"pinta Lian kemudian lim berjalan mengikuti Liang
5 menit kemudian
"ROAR"ujar Liang menunjukkan sebuah tanaman di depannya
"tanaman medusa!"gumam Lian
"apakah itu tanaman yang kau maksud?"tanya Lim
"iya....bahkan tanaman itu sudah berbunga!terimakasih liang"ucap Lian
"syukurlah....satu masalah sudah kita atasi!ayo kita cari binatang sucinya"sahut Lim lalu mengambil tanaman yang dimaksud Lian dan menaruhnya ke dalam kalung penyimpanan
"ROAR...ROAR...ROAR..."ucap Liang berusaha menjelaskan sesuatu
"sepertinya liang mengatakan sesuatu!tapi aku tidak tahu apa maksutnya"ujar Lim
"aku juga tidak tahu apa yang dia katakan"sahut Lian
"apakah kau tidak bisa membuatnya berbicara bahasa manusia?"tanya Lim
"entahlah...aku dulu pernah menolong anak yang bisu!aku akan mencobanya"jawab Lian kemudian menusukkan sedikit bagian ekornya ke kepala Liang
"cobalah berbicara!"pinta Lim
"apakah aku bisa?"tanya Liang yang berusaha beradaptasi dengan kemampuannya sekarang
"wah kau berhasil!"seru Lim
"tentu saja....aku ini sangat hebat"ujar Lian
"apa yang ingin kau jelaskan?"tanya Lim
__ADS_1
"binatang suci yang berkelahi denganku sepertinya dia sedang sekarat,karena aku membuatnya terluka parah!mungkin saja dia masih belum diobati.....bagaimana jika binatang suci itu saja yang kau bunuh?"ucap Liang
"benar juga katamu.....ini juga untuk membalas dendam karena sudah melukai liang"ujar Lian
"baiklah ayo temui binatang suci itu"sahut Lim berjalan mengikuti arahan Liang
"itu dia"ujar Liang menunjuk seekor binatang suci di depan mereka
"ROAR"teriak binatang suci itu
"dia memang terluka parah!cepat serang dia"pinta Lian
"hmm"sahut Lim mengangguk kemudian menyerang binatang suci itu
DUARR.....
jurus Lim mengenai bagian lengan binatang suci itu,
"hah?kenapa tidak bisa membunuhnya?" gumam Lian yang melihat jurus Lim hanya berhasil melukai sedikit lengan binatang itu
"lim sengaja melakukannya,dia sengaja mengeluarkan sedikit kekuatannya!"ucap Liang
"maafkan aku....aku membutuhkan sedikit darahmu"ujar Lim yang menghampiri binatang suci yang terluka itu untuk mengambil darah,kemudian mengobatinya
"ROAR.....ROAR"ucap binatang suci itu lalu berjalan pergi
"dia bilang terimakasih dan meminta maaf,dia berjanji tidak akan menggangguku lagi"ujar Liang
"hah aku tidak tahu kau itu baik hati atau bodoh"gerutu Lian
"hahaha....ku kira kau akan marah"seru Lim tertawa kecil
"sudahlah....ayo kita pulang"ajak Lian kemudian lim berjalan kembali ke arah luar hutan untuk pulang.
"kenapa kau terus mengikutiku?"tanya Lim menoleh pada binatang suci
"biarkan aku ikut denganmu!"ujarnya
"Liang.....kau kembalilah ke rumahmu!berlatihlah dan jadilah yang paling kuat,jika ada waktu aku akan mengunjungimu kembali"ucap lim lalu mengusap kepala binatang suci itu
"bisakah kau mengikat kontrak denganku?" tanya Liang
"e-eh tapi aku tidak bisa membawamu bersamaku,disana terlalu banyak orang"ujar Lim
"aku bisa merubah wujud Liang menjadi lebih kecil dari ukuran aslinya"celetuk Lian
"benarkah?kalau begitu rubahlah aku!"pinta Liang
"aku bisa mengajarimu jurusnya....tapi kau sendiri yang harus mempelajari jurus itu!asal kau tahu,butuh waktu lama untuk mempelajarinya"
"kalau begitu aku akan mengikat kontrak denganmu,setelah itu pelajarilah jurus yang diajarkan Lian!jika kau telah berhasil datangilah tempat tinggalku"seru Lim kemudian mengambil sedikit bulu Liang untuk ditanam dalam tubuhnya,
__ADS_1
cara menjalin kontrak dengan binatang suci yaitu dengan mengambil salah satu bagian tubuh binatang suci lalu menanamnya kedalam tubuh sang tuan,
setelah terikat kontrak dengan sang tuan, dimanapun mereka terpisah binatang suci dapat menemukan keberadaan tuannya.
"aku akan giat berlatih"seru Liang kemudian berlari memasuki hutan
"kita akan pulang?"tanya Lian
"tentu saja!sudah hampir sore.....kita harus segera mengembalikan kuda ini!"ucap Lim kemudian menunggang kuda dan bergegas pulang
"tapi sepertinya orang itu sangat percaya denganmu,saat mengatakan bahwa kau tinggal di rumah nenek sang pemimpin ritual"
"iya.....sepertinya semua penduduk desa sangat menghormati nenek"ujar Lim
1 jam kemudian
"permisi.....ini saya kembalikan kudanya!terimakasih sudah memberikan saya pinjaman"ucap Lim kepada sang pemilik kuda
"tidak usah sungkan sungkan!jika butuh bantuan katakan saja"sahutnya
"jangan coba coba memberikan pil yang sudah kau buat!"tegas Lian memberi tahu lim lewat telepati
"kalau begitu saya pamit pulang!"pamit Lim sambil tersenyum lalu berjalan pulang
"kenapa kau bilang begitu?"tanya Lim
"aku tahu kau ingin membalas kebaikannya dengan pil penambah aura kan!"celetuk Lian dengan nada tinggi
"iya....lagipula aku tidak enak jika tidak membalasnya"
"asal kau tahu......meskipun pil penambah aura tingkat rendah!pil ini jika dijual uangnya bisa untuk membeli 10 kuda seperti tadi!"ujar Lian
"b-benarkah?? aku tidak tahu!jika tahu semahal itu,tidak akan ku berikan"
"huh sudahlah....ayo kembali ke rumah!kau harus membuat pil untukku"suruh Lian
"hmm baiklah...."berjalan menuju rumah nenek
"kau sudah pulang?"tanya nenek yang tengah menata makanan di atas meja
"sudah nek!"sahut Lim kemudian menaruh tas ke dalam kamarnya
"wahhh kau sudah pulang!hampir saja aku menghabiskan semua makanan"seru Jiang sambil tertawa
"makanlah dahulu!"teriak nenek memanggil mereka berdua
"iya nek!"jawab Jiang kemudian keluar menghampiri nenek
"cepat buatkan aku pil!"tegas Lian
"aku akan makan dahulu! kita tidak bisa bekerja dalam perut kosong"sahut Lim kemudian berjalan untuk makan
__ADS_1
_______________bersambung_______________