
"cepatlah kemari!"panggil nenek menyiapkan sepiring makanan untuk Lim
"terimakaish nek"ucap Lim tersenyum lalu menyantap makanannya
"untunglah kau pulang cepat! aku kira kau bermalam di hutan,karena jarak perjalanan yang cukup jauh"celetuk Jiang
"apakah kau mengkhawatirkan ku?"tanya Lim menoleh pada Jiang
"tentu saja!kau itu keluargaku..."jawab Jiang membulatkan matanya
"hahaha terimakasih sudah khawatir.....tapi aku baik baik saja,tadi aku meminjam kuda salah satu warga!jadi tidak memakan waktu lama untuk pulang pergi"sahut Lim menjelaskan tentang bagaimana dia meminjam kuda warga
"apa saja yang kau dapatkan?"ucap nenek dengan raut penasaran
"banyak sekali,aku mendapat banyak tanaman obat!aku juga mengumpulkan bunga rosper,dan akar tolu......ini sebagai ganti bahan yang kemarin aku pinjam"ujar Lim memberikan beberapa tanaman obat pada nenek
"kau simpan saja!untuk bahan kemarin tidak usah kau kembalikan,lagipula kau telah memberiku satu pil berharga"sahutnya sambil tersenyum
"baiklah....jika nenek memaksa!tapi aku akan membuat pil lagi,dan nenek harus mau menerima pemberian ku"seru lim
"baiklah....aku akan menerima pemberianmu nanti"lalu berjalan ke dapur membawa piring yang baru saja mereka gunakan untuk makan,
"dan ini untukmu!"celetuk Lim menyodorkan sebuah pil penambah aura
"hah!kenapa kau memberikan untukku juga!" ucap Jiang berusaha menolak pemberian Lim
"kau keluargaku!jadi terimalah.....ini dapat mempercepat latihanmu"ujar Lim memaksa Jiang
"baiklah....terimakasih! sejak kapan kau menjadi peduli tentang latihan"gumam Jiang
"sejak kemarin...hihihi"sahut Lim tertawa kemudian berjalan meninggalkan Jiang
"hei...kau mau kemana lagi?"teriak Jiang
"aku ingin membuat pil"jawab Lim
"langsung?kau tidak ingin beristirahat dulu?" tanya Jiang
"tidak!aku akan istirahat setelah membuat satu pil"ucap Lim kemudian berjalan ke halaman belakang rumah nenek
__ADS_1
"tumben....tadi kau tidak menghentikanku untuk memberikan pil penambah aura pada jiang,kenapa?"tanya Lim sambil mengeluarkan tungku dari dalam alat penyimpanan,
"kau mengatakan bahwa dia keluargamu,jadi menurutku itu akn menguntungkanmu! jika dia bertambah kuat mungkin saja kau perlu bantuannya suatu hari nanti"sahut Lian
"iya...benar juga!tapi alasan pertamaku memang karena dia keluargaku,banyak yang menghina jiang karena ayahnya seorang manusia takdir putih.....apa salah jiang? dia hanya manusia yang lahir karena takdir,dan tidak bisa memilih garis keturunan"
"iya yang kau lakukan sudah benar!sekarang buatlah pil untukku.....dan berhenti menceritakan cerita sedih,entah sejak kapan kau menjadi sangat dramatis"pinta Lian
"mmm....untuk pil ini,bagian mana yang dibutuhkan dari tanaman medusa?"tanya Lim
"masukkan semuanya....semua bagian tanaman itu sangat berguna untuk pil ini"jawab Lian lalu Lim membuat pil untuk Lian
30 menit kemudian
"ini pil ouyang yang kau minta"ucap Lim menyodorkan 2 pil yang berhasil ia buat
"wahhh kau berhasil membuat 2 pil berkualitas tinggi,aku tadi sempat ragu bahwa kau bisa membuatnya!karena pil ini menguras tenaga dalam sangat banyak.... tapi kau malah bisa membuat 2 pil sekaligus"ujar Lian terkejut melihat hasil kerja Lim
"hah....benarkah?mankanya aku merasa sangat lemas setelah membuat pil ini"sahut Lim merubuhkan tubuhnya ke tanah
"heyy bangunlah!!!cepat minta ramuan pada temanmu"teriak Lian
"yasudah jika itu maumu!aku akan melatih kekuatanku sekarang"ucap Lian menelan pil buatan Lim
drt.....drt....drt....
semua tanah tiba tiba berguncang membuat Lim sedikit terkejut dan berusaha mencari tahu apa yang terjadi
"e-eh...ada apa ini!kenapa tiba tiba ada gempa"gumam Lim yang langsung bangun dari tidurnya
"tenang saja....itu tadi hanya sedikit efek latihanku"sahut Lian
"hah....apa yang kau latih hingga membuat semua benda bergetar"gerutu Lim dengan raut tidak percaya
"aku itu sang penahluk....wajar saja jika kekuatanku begitu besar"ucap Lian sedikit menyombongkan diri
"jadi sekarang semua kekuatanmu sudah kembali?"tanya Lim berusaha memastikan
"hmm...tentu saja,dan aku harus berlatih untuk mencoba kekuatan yang telah lama tidak kugunakan ini"ujar Lian mengangguk
__ADS_1
"apakah aku bisa mempelajari kekuatanmu?"
"aku tidak tahu akan hal itu....karena kekuatanku adalah kehendak dari yang Maha Kuasa!tapi sepertinya jika kau memahami semua kekuatanku,kau pasti bisa mempelajarinya"ucap Lian menjelaskan
mereka tidak tahu bahwa getaran barusan menjalar ke seluruh bumi,bahkan banyak warga yang cemas akan kemunculan gempa yang terjadi secara tiba tiba,
"sekarang kau coba latih jurus ke dua mu... minumlah pil penambah aura yang kau buat"suruh Lian
"tapi bukankah kau melarangku melakukannya karena fisikku belum cukup kuat....dan menyuruhku untuk melatih potensi terlebih dahulu"gumam Lim
"iya itu kemarin....karena aku takut kau tidak berhasil karena setelah menelan pil itu kau akan menerima sakit yang sangat luar biasa!"
"jika tidak bisa menahannya,maka jiwamu akan meninggalkan tubuh.....tapi sekarang kekuatanku sudah kembali!jadi jika kau gagal aku bisa membantumu mencegah terjadinya hal yang buruk"sahut Lian
"ooo ternyata ada hal seperti itu....baiklah aku akan berlatih sekarang!"ucap Lim lalu mengeluarkan pil yang dia simpan di dalam kalungnya,
"apa yang harus ku lakukan?apakah hanya menelan pil ini saja?"tanya Lim
"iya....hanya perlu kau telan pil itu!tapi ingat kau harus bisa melawan rasa sakitnya"pinta Lian
lalu Lim mencari posisi yang nyaman agar dia bisa duduk dan menelan pil itu,dalam sekejap Lim mulai merasakan efek yang ditimbulkan setelah menelan pil penambah aura.Raut Lim berubah dan seluruh tubuhnya mulai muncul keringat yang jatuh bercucuran
"Ahhhh....."teriak Lim yang merasa kesakitan, seperti ada sesuatu sedang menusuk dadanya rasa panas dan nyeri menjalar ke seluruh tubuhnya
"sial.....ini lebih sakit dari yang ku kira"gerutu Lim dalam hati
"aku harus fokus! huft...singkirkan semua rasa sakit,dengarkan hembusan nafas"Lim berusaha bermeditasi untuk mengalihkan perhatiannya,
tetapi semakin Lim memfokuskan perhatiannya maka semakin besar rasa sakit yang dia rasakan,
"Lim....kau bisa mendengarku?"tiba tiba muncul gema suara di fikiran Lim
"iya...aku mendengarnya!apakah ini kau lian?"sahut Lim,mereka kini sedang berkomunikasi menggunakan fikiran mereka
"apa yang kau rasakan?"ucap Lian
"apa yangs sedang kau tanyakan!tentu saja sakit....ini sakit sekali,aku sudah tidak tahan!aku merasa seluruh organ tubuhku hancur,bahkan untuk bernafas pun sangat menyakitkan"gerutu Lim
"hah pantas saja raut mukamu begitu menyedihkan...baiklah aku akan membantumu! sekarang turuti perkataanku"suruh Lian
__ADS_1
_________________bersambung_______________