
"wah...makanan kota Luo ternyata sangat enak"ucap Jiang
"iya...ini sangat lezat!tidak sia sia kita kemari"ujar Lim menyantap makanannya dengan lahap
"bagaimana jika nanti kau bertarung dengan laki laki tadi?"tanya Jiang
"jika harus bertarung ya bertarung saja!"sahut Lim tak acuh
"ya...kau benar!kau pasti bisa mengalahkannya"celetuk Jiang tersenyum lebar
"tentu saja! Oh iya,berapa peserta yang mengikuti seleksi alkemis?"tanya Lim
"hmm hanya 1000 orang dan yang lolos ke babak selanjutnya hanya 50 orang"jawab Jiang
"lalu yang akan di terima menjadi ahli alkemis ada berapa?"
"mmm sepertinya tahun lalu sekitar 15 orang"ucap Jiang
"h-hanya 15?sedikit sekali!"
"iya...Aula Fazo hanya memilih orang yang benar benar mampu,jadi setiap tahun hanya menambah 40 orang dari jumlah murid ahli bela diri dan ahli alkemis"ujar Jiang
"Lim cepat kembalilah untuk melihat Yiyang"celetuk Lian
"apa yang terjadi padanya?"gumam Lim dalam hati
"entahlah,aku merasa ada bahaya yang mengancamnya"ucap Lian
"Jiang ayo pergi melihat Yiyang,kita terlalu lama meninggalkannya"ajak Lim berlari keluar
"tunggu aaku!"teriak Jiang mengikuti Lim
"dimana bayi yang aku titipkan padamu?"tanya Lim dengan raut cemas,sedangkan Mandu hanya berdiam diri dan menunduk tak berdaya
"Katakan!"teriak Lim
"wah...wah..wah...benar benar sampah"ucap seorang pria yang tengah menggendong bayi
"sial!berikan dia padaku"suruh Lim dengan raut marah
"hah....kenapa kau lagi!tidak ku sangka kau berani beraninya mengambil kamarku!"ujar Wang
"kau pikir seluruh tempat ini milikmu!"celetuk Jiang
"ohh muncul lagi satu sampah lainnya" gumam Wang tersenyum
"kau itu yang sampah!aku kira kau menginap di kerajaan Luo,bukankah kau seorang bangsawan"ucap Lim mengejeknya
"sial!berani beraninya menyebutku sampah!" gerutu Wang dengan raut marah
"lalu kenapa?kau tidak terima?jika berani tantang aku di pertandingan nanti!" seru Lim berusaha memprovokasi Wang
"euhg jika bukan karena Lanlan aku tidak akan tinggal di tempat kotor dan berurusan dengan sampah"gumam Wang dalam hati
"nikmati saja saat saat terakhirmu"celetuk Wang menaruh Yiyang di atas meja dan berjalan pergi,
__ADS_1
"Yiyang kau baik baik saja?"tanya Jiang memangku bayi itu
"ehem...sekarang aku butuh penjelasannya Mandu!"seru Lim menatap tajam
"a-aku tidak tau jangan hukum aku!dia tiba tiba datang dan saat mengetahui kamarnya di rebut ia menyerangku"ucap Mandu menceritakan semua kejadian yang baru saja terjadi
"huh baiklah aku mengerti!"sahut Lim,ia bisa melihat bahwa terdapat luka dalam di tubuh Mandu akibat serangan,
"jika ingin menyembuhkannya gunakan pil mu"
"jika menggunakan tangan penyembuh itu terlalu mencolok untuk seorang murid yang ikut seleksi"gumam Lian
"ambillah!pil ini bisa menyembuhkanmu" ujar Lim memberikan satu pil buatannya
"b-baiklah sekali lagi terimakasih dan maaf tidak bisa menjaga bayi itu dengan baik"sahut Mandu dengan raut menyesal
"yasudahlah tidak apa apa"ucap Lim
"lalu bagaimana?kita tidak bisa meninggalkan Yiyang?"tanya Jiang
"taruh saja di kamar!aku akan melindunginya dengan kekuatanku"pinta Lian
"Kita taruh di dalam saja!Lian akan menjaganya"ucap Lim
"apakah tidak apa apa?"ujar Jiang
"iya...Lian cukup kuat untuk menjaga Yiyang" sahut Lim kemudian mereka berjalan meninggalkan bayi ras moite di atas tempat tidur
"apa kau yakin bisa melindunginya?"tanya Lim
"di samping ranjang juga sudah tersebar racun milikku,jika ada orang berniat jahat maka dia akan terpengaruh oleh racunnya"sahut Lian
"syukurlah...kalau begitu aku bisa tenang meninggalkannya"gumam Lim
Lalu mereka berjalan kembali menuju Aula Fazo.
"eh...kenapa mereka mengantri lagi?"ucap Jiang melihat sekelompok barisan di depan mereka
"entahlah...coba kita tanya ke salah satu orang yang ada di barisan"ujar Lim masuk ke dalam barisan
"permisi pak...kenapa semua orang berbaris kembali?"tanya Lim kepada pria di depannya
"tentu saja untuk menunggu pengumuman!"celetuknya
"apakah harus berbaris untuk tahu pengumumannya?"ujar Jiang
"hah...apa kalian orang baru?masa itu saja tidak mengerti! kau lihat setiap kotak di dinding sebelah kiri kita"
"setelah pengumuman keluar letakkan tanganmu di salah satu kotak,jika dinding itu bercahaya maka kalian lolos"ucapnya menjelaskan
"oh ternyata begitu!baiklah terimakasih sudah memberi tahu kami"ujar Lim sambil tersenyum
"dan lagi jangan panggil aku pak!aku itu masih muda"teriaknya
"b-benarkah!maaf kami tidak tahu jika anda masih muda"sahut Lim dengan raut tidak percaya
__ADS_1
"huft....aku San Pio,tahun ini umurku 17 tahun!"ucapnya
"wahh keluarga Pio?pengusaha sukses dari kota Duan?"tanya Jiang dengan raut terkejut
"iya benar! jadi apakah sekarang kalian percaya jika aku masih muda"celetuk San
"aku dengar bahwa keluarga Pio hanya punya 1 putra dari 3 anaknya"ucap Jiang berbisik
"ah iya...kami percaya!"seru Lim
"kalian tahu mengenai keluargaku,apakah kalian dari kota Duan?"tanya San
"iya kami dari keluarga...."ucap Jiang terhenti dan hampir keceplosan
"kami dari keluarga biasa,aku Lim dan ini Jiang"ujar Lim memotong perkataan Jiang
"maaf...aku tidak sengaja"gumam Jiang lirih
"wah...ternyata aku bisa bertemu dengan peserta dari kota yang sama"celetuk San dengan raut bahagia
"kenapa mendaftar kesini?bukankan kota Duan juga mempunyai Aula untuk melatih bela diri"ucap Lim sedikit penasaran
"disana aku selalu di remehkan,mereka menganggap bahwa semua keberhasilan itu hanya bantuan dari ayahku"
"jadi aku kemari,karena tidak ada yang mengenaliku dan ini ketiga kalinya aku mendaftar!tentu saja aku akan lolos kali ini!kalau kau?"sahut San
"mmm kami mendengar bahwa Aula Fazo menerima murid dari semua kalangan,jadi kami ingin mencoba bagaimana pendidikan disini"ujar Lim
"oh begitu!yasudah mulai hari ini kita akan berteman,jika kalian ada kekurangan uang maka datang saja kepadaku"seru San sambil tertawa
"hahaha baiklah....kita akan sering minta traktir kepadamu"ucap Lim
"tentu saja itu bukan masalah"ujar San
beberapa jam kemudian,pengumuman untuk hasil seleksi sudah keluar dan semua peserta melakukan pengecekan untuk mengetahui apakah mereka lulus dalam seleksi ini.
"wahhh punya kita bersinar!"gumam Jiang
"heh tentu saja!aku sudah sangat yakin jika kita akan lolos"sahut Lim
"wah kalian juga lolos!yess kita akan menjadi 3 ahli bela diri"celetuk San tersenyum lebar
"mm...sebenarnya aku ikut ahli alkemis"ujar Jiang
"wahh apakah itu benar?kau seorang alkemis?"
"Hebat sekali!akhirnya aku menemukan teman teman yang sangat hebat"gumam San dengan raut bahagia
"lalu setelah ini kita kemana?"tanya Lim
"untuk ahli bela diri akan berkumpul di lapangan tengah,sedangkan para ahli alkemis berkumpul di halaman belakang" sahut San
"kalau begitu ayo berangkat!semoga sukses" ucap Lim menatap ke arah Jiang
"kalian juga!semangat!"ujar Jiang,kemudian mereka berjalan ke tempat masing masing
__ADS_1
_____________bersambung________________