Tungku Legendaris

Tungku Legendaris
Eps 29. Pergi Kembali


__ADS_3

"iya Shui...nanti setelah sampai disana! aku akan segera menjual pil ini,lalu membelikanmu banyak buku alkemis"sahut Paul menatap istrinya


"benar!kami semua percaya akan kemampuanmu"celetuk Ongyu


"baiklah...jangan khawatir!aku tidak akan mengecewakan kalian semua"seru Shui


"tunggu sebentar!"ujar Shui berlari masuk ke dalam rumah kemudian kembali dengan sebilah belati di tangannya,


"ambillah!bawa ini"celetuk Shui memberikan kepada Lim


"belati?untuk apa kau memberiku ini!bukankah ini peninggalan keluargamu"sahut Lim


"eh kau tahu tentang belati ini?"tanya Shui sedikit terkejut mendengar pernyataan Lim


"tidak!aku tidak tau apapun tentang belati ini, tetapi ukiran ini adalah lambang keluarga Luo"ucap Lim


"iya benar!ini adalah belati milik pimpinan keluarga yang ia berikan padaku,ini berguna saat ada yang mengganggu!jadi aku bisa menunjukkan belati ini dan mereka langsung ketakutan"


"dia sangat perhatian saat semua orang menghinaku!bahkan saat insiden yang terjadi terakhir kali!dia tidak ada disana,jika tidak mungkin aku tidak akan diusir"


"jadi bisakah kau mengembalikan belati ini kepadanya!lalu sampaikan perminta maafanku"


"Katakan juga jika aku tidak akan membuatnya kecewa"gumam Shui


"baiklah!aku berjanji akan mengembalikannya langsung pada pimpinan keluarga Luo"sahut Lim mengangguk


"kalau begitu aku dan Ongyu akan pergi mengantar mereka"pamit Paul


"baiklah hati hati!"ujar Shui


kemudian mereka menaiki kereta masing masing dan memulai perjalanan menuju kota Luo,seperti biasa Lim menjadi kusir sedangkan Jiang duduk disampingnya dengan bayi ras moite yang berada di pangkuannya.


"apa kau tahu tentang proses seleksi yang di gelar Aula Fazo?"tanya Lim


"tahun lalu semua peserta melalui 2 tes,dengan tes pertama yaitu ujian akademik dan yang lolos akan mengikuti pertandingan"


"lalu menyisakan 25 orang yang akan diterima"sahut Jiang sambil membelai bayi yang ada di pangkuannya


"sepertinya kau sangat menyukainya!" celetuk Lim menoleh sebentar ke arah Jiang


"tentu saja!dia saat imut...bukankah kau juga begitu?"tanya Jiang


"emm tidak!aku benci anak kecil"gumam Lim lirih


"hah...kau hanya belum mencoba,begitu menyenangkan melihat bayi lucu"ucap Jiang


"Ya...kau memang sudah pantas menjadi seorang ayah!lagipula kau dan Xiao akan segera menikah"ujar Lim

__ADS_1


"a-apa yang kau maksud!siapa yang mau menikah!"teriak Jiang salah tingkah seluruh wajahnya merona seperti ceri,


"hahaha!aku hanya bercanda"celetuk Lim tertawa bahagia karena berhasil menggoda saudaranya,


"apakah dia baik baik saja selama ini?"tanya Lian


"iya! Yiyang sangat sehat,dia sangat suka makan"


"tapi kenapa dia sudah bisa duduk sendiri!bukankah terlalu awal untuk itu"ujar Jiang


"itu wajar!ras moite bertumbuh lebih cepat dari manusia biasa"ucap Lian


"akan terlalu mencolok jika membawanya bersama kita!"


"apakah ada sesuatu yang bisa menutupi wujud aslinya?terlalu berbahaya jika orang orang tahu"tanya Lim


"aku akan menutupi wujud aslinya dengan sihirku!lalu beri dia pil delusi untuk menyamarkan auranya"pinta Lian,lalu memberi sebuah pil delusi untuk Yiyang.


"wahh dia seperti manusia biasa!sangat cantik"celetuk Lim sangat terkejut melihat perubahan wujud yang terjadi pada Yiyang


"iya kau benar!"sahut Jiang


setelah 1 setengah jam perjalanan akhirnya mereka telah sampai ke dalam kota Luo,


terlihat sebuah Kota yang sangat ramai dengan banyak toko dan rumah penduduk di pinggir jalan,banyak sekali orang orang berlalu lalang untuk melakukan kegiatan mereka masing masing.


"wahhh....ternyata sangat ramai,benar benar di luar dugaanku"gumam Jiang sedikit takjub dengan pemandangan yang ia lihat


Kota Luo adalah daerah terluas di negara barat tentu saja karena 1 daerah lain harus dibagi rata antara keluarga Duan dan LanDuan,itu yang menyebabkan Kota Luo menjadi daerah terluas dan memiliki fasilitas dan pendidikan paling maju dari ketiga Kota di negara barat.Bisa dikatakan warga disini memiliki lebih banyak pengetahuan dan itulah keunggulan mereka,


Aula Fazo dibangun oleh pimpinan keluarga Luo terdahulu dan sampai saat ini Aula Fazo mencetak para generasi dan orang berbakat dari berbagai daerah dan dari berbagai kalangan,meski terdengar bagus sebenarnya banyak diskriminasi yang dilakukan oleh murid bangsawan kepada murid yang berasal dari rakyat biasa.


Setiap 3 tahun sekali Aula Fazo akan mengirim 5 murid terbaik untuk di ajak ke pertandingan sedunia yang di hadiri orang orang penting dari berbagai negara,


"seleksi yang di adakan Aula Fazo akan dimulai jam berapa?"tanya Lim menoleh pada Jiang


"sepertinya akan dimulai 1 jam lagi"sahut Jiang


"sepertinya itu waktu yang cukup untuk mencari motel dan menitipkan barang barang kita untuk sementara"celetuk Lim


"bagaimana jika kita titipkan disini saja!"ujar Jiang menunjuk sebuah motel tang ada di samping mereka


"ah iya!aku tidak melihat jika kita parkir tepat di depan motel"ucap Lim


"yasudah aku akan memberi tahu yang lain!kau pesan dulu ya kamarnya"celetuk Jiang turun dari kereta lalu menghampiri kereta Paul dan Ongyu yang berada tepat di belakang mereka


"Hey!!kenapa tidak bawa Yiyang juga"teriak Lim

__ADS_1


"nitip sebentar!"seru Jiang tanpa menoleh


"dasar!"gerutu Lim menggendong bayi ras moite


"Aku dan Lim akan memesan kamar untuk menitipkan barang dan tempat bermalam sementara!"


"jadi kalian bisa pergi ke tempat lelang,jika sudah selesai tidak usah mencari kami!karena 1 jam lagi seleksinya akan dimulai" ucap Jiang menjelaskan


"baiklah!hati hati....semoga sukses"ujar Paul sambil tersenyum


"semangat!"sorak Ongyu dengan wajah datar


"kau seperti tidak tulus mengucapkan kata itu"gumam Jiang lirih lalu pergi meninggalkan mereka berdua dan berjalan menghampiri Lim,


"sudah bicara pada Paul dan Ongyu?"tanya Lim yang baru saja keluar dari antrian


"iya sudah!gimana?udah mesan kamar?"ucap Jiang


"Tentu saja!ini masalah kecil buatku..."


...********...


flashback


"dasar Jiang!kenapa tidak membawamu juga!aku tidak terbiasa menggendong anak kecil"gerutu Lim masuk ke dalam


"jangan mengeluh di depannya!dia hanya seorang anak kecil"celetuk Lian


"yahhh baiklah...."sahut Lim kemudian ia melihat 2 orang sedang mengantri,


"huft...untung saja tidak ramai"gumam Lim dalam hati kemudian berbaris dalam antrian,kemudian tiba baginya untuk memesan


"permisi!bisakah saya memesan satu kamar untuk 2 malam?"tanya Lim


"maaf....pendatang barusan telah memesan kamar terakhir!hanya ada 2 kamar tersisa tapi telah di pesan oleh seorang bangsawan"


"Kami tidak bisa memberikan padamu!jadi silahkan menginap di tempat lain"ujarnya


"hah!!apa apaan...aku sudah mengantri sedangkan mereka hanya memesannya!aku akan bayar 3 kali lipat"celetuk Lim


"sekali lagi aku minta maaf...tetap tidak bisa, aku tidak ingin berurusan dengan para bangsawan"sahutnya bersikukuh menolak tawaran Lim


"huh asal kau tahu!aku ini juga seorang bangsawan"gerutu Lim dalam hati


"Lian!bagaimana ini?"tanya Lim dalam hati


"berfikirlah!masak begitu saja kau langsung mundur"ucap Lian

__ADS_1


setelah itu Lim baru sadar bahwa dia telah melewatkan kesempatan bagus,


______________bersambung______________


__ADS_2