Tungku Legendaris

Tungku Legendaris
Eps 33. Pertandingan


__ADS_3

"lihatlah!kita akan bertarung disana"ucap San menunjuk sebuah arena pertarungan yang berada tepat di depan mereka


"ayo kita mengambil undian!itu akan menentukan apakah kita bertarung dalam 2 putaran atau hanya sekali putaran"kemudian mereka berdua berjalan mengambil undian


"aduh...sudah kuduga akan dapat 2 putaran! Karena hanya ada 4 undian yang berisi 1 putaran"gumam San melihat hasil undiannya


"berarti aku termasuk beruntung?"ujar Lim memperlihatkan hasil undiannya


"hah!1 putaran....kau benar benar luar biasa, seluruh Alam membantumu"celetuknya


"kalau begitu ayo kita kesana!"ajak Lim kemudian mereka berdiri menunggu giliran


"apakah kau gugup?"tanya Lian


"mmm ya sedikit gugup!tapi sekarang tidak, karena aku hanya akan bertarung 1 putaran" gumam Lim dalam hati


"ingat!kau harus percaya diri lalu mengerahkan yang terbaik"seru Lian


"tentu saja!aku pasti mengalahkan musuhku" ujar Lim


kemudian tibalah saat San menuju arena,ia berhasil menang dalam putaran pertama. Lim juga melihat pertarungan Wang,dia mendapat 2 putaran dan kekuatannya cukup bagus.Wang berhasil mengalahkan semua musuhnya di 2 putaran,begitu pula dengan San.


Kini tiba saat Lim dipanggil ke dalam arena untuk menyelesaikan pertarungan,


"Lim Duan melawan Pen Lia"ujar sang pengadil,kali ini Lim harus melawan seorang gadis


"apakah kau akan menghajar seorang wanita?"tanya Lian


"hmm tentu saja!aku tidak memilih dalam bertarung"gumam Lim dalam hati sambil tersenyum


"wahhh bukankan itu pria yang mencari masalah tadi!"


"ternyata dia berhasil lolos!"


"sepertinya dia lumayan hebat"


"sepertinya marga mereka sama"


"itu berarti ini konflik pribadi"


orang orang mulai berceloteh tentang kejadian yang tadi terjadi di antara Lim dan Wang


"cepat mulai!berikan seranganmu"pinta wanita yang tengah bertarung dengan Lim


"kenapa tidak kau duluan yang menyerang"ujar Lim sambil tersenyum


"jangan remehkan aku!kalian para bangsawan tidak punya hak menginjak harga diri rakyat biasa"teriaknya


"hei...bukankah kau sedikit berlebihan!aku hanya meminta kau untuk menyerang"seru Lim


"hah baiklah jika itu maumu"ucapnya kemudian mulai mengeluarkan segenap serangan kepada Lim


terlihat bahwa gadis itu sudah sering berlatih,dia adalah kultivator tingkat fondasi namun itu bukan apa apa bagi Lim yang telah mempelajari bela diri


"apakah kau kebingungan?dari tadi hanya menghindar!"teriaknya


"kenapa kau diam saja?"ujar Lian

__ADS_1


"hanya memberi sedikit kepuasan padanya!"


"semua serangannya sangat cepat namun berantakan dan memiliki banyak celah!sepertinya dia sangat tergesa gesa untuk mengalahkanku"gumam Lim dalam hati


"untuk apa kau tersenyum?apakah kau pasrah dikalahkan rakyat biasa!"celetuk Lia


"aku mulai kesal dengan perkataannya, kenapa selalu membawa bangsawan"fikir Lim segera mengalahkan wanita tadi dengan satu serangan


"Lim Duan menang!"teriak sang pengadil


"euh...sial!kau menyembunyikan kekuatanmu"


"inilah yang disebut dengan taktik"celetuk Lim


"apakah seru mempermainkan kami!"teriaknya dengan nafas terengah engah


"huh wanita ini sangat berapi api jika sedang berbicara"fikir Lim


"diamlah dan pergilah berlatih sebagai kultivator!kekuatanmu sudah sangat bagus hanya saja tidak teratur dan kau terlalu tergesa gesa"


"dan jangan ungkit tentang kedudukan kita!aku tidak memandangmu secara berbeda" sahut Lim membantu Lia untuk berdiri


"huh...."ujar Lia berjalan meninggalkan Lim


"kenapa kau tadi memberi tahu kelemahannya? bagaimana jika dia kembali untuk membalas dendam"teriak Lian


"ku tunggu balas dendamnya!aku akan melawannya dengan senang hati"gumam Lim berjalan keluar dari arena


"hei tunggu!"teriak seorang pria berusaha menghentikan Lim


"hahahaha....lihatlah dia memanggilnya dengan sebutan bodoh"


"sepertinya akan ada pertarungan di antara keluarga" ucap semua orang


"Sial berani beraninya kau menyebutku bodoh"gerutu Wang dalam hati


"asal kalian tahu,dia adalah tuan muda yang diusir oleh keluarga Duan karena potensinya yang rendah"teriak Wang


"wahh ternyata dia hanya seorang pecundang"


"dia adalah sampah keluarga!itulah mengapa dia datang kemari untuk memperbaiki kekurangannya"


"dan semua rencananya gagal"


"karena dia harus bertemu anggota keluarganya yang lain"


"sepertinya langit tidak menghendakinya" gerutu semua orang menggosipkan tentang Lim


"sudahi ocehanmu!dan katakan apa yang kau inginkan?"tanya Lim dengan wajah datar


"aku ingin menantangmu bertarung sekarang juga!"teriak Wang


"baiklah ayo!"sahut Lim tersenyum lebar


"sial!jangan remehkan aku,hanya karena kau menang melawan perempuan tadi"teriak Wang mulai menyerang Lim


"uh...dia seperti seekor ayam yang sedang mengamuk"celoteh Lim

__ADS_1


"hahaha....sekarang dia disebut sebagai seekor ayam oleh seorang pencundang"ucap semua orang


"lihat saja pecundang!kau akan mati ditanganku" gerutu Wang dalam hati


"Aaaa!!!aku akan mengahancurkanmu"seru Wang mengerahkan seluruh kekuatannya namun ditangkis oleh satu serangan Lim yang membuat ia terpental keluar dari arena


"wahh lihatlah!apakah dia benar benar seorang pecundang"


"dia menang dengan mudah"


"sepertinya semua rumor itu salah" gumam semua orang mulai takjub dengan kehebatan Lim


"cukup tidak ada lagi pertarungan!seleksinya akan dilanjutkan"ujar sang pengadil berusaha menghentikan pertikaian yang terjadi kemudian Lim turun dari arena dan menghampiri Wang


"apakah kau baik baik saja?"tanya Lim


"huh...aku tidak akan melepaskanmu!kau hanya sampah yang dibuang oleh keluarga, aku tidak akan kalah denganmu"gumam Wang sambil terengah engah


"hah sudahlah terserah apa katamu!ingatlah bahwa kita ini masih saudara"ujar Lim berusaha membantu Wang untuk berdiri


"jangan sentuh aku!aku tidak sudi memiliki hubungan darah denganmu"teriaknya


"hah!sebenarnya dendam apa yang kau miliki"gumam Lim lirih lalu berjalan meninggalkan Wang


"hei Lim!kau tadi sangat hebat!"ujar San


"benarkah?kau juga hebat"ucap Lim


"dan kenapa kau menutupi identitasmu!apakah kau tidak percaya denganku"teriak San memukul kepala Lim


"au!maaf...aku hanya ingin menjadi orang biasa!aku tidak terlalu suka dipandang hanya karena kedudukan"celetuk Lim mengusap kepalanya


"hahaha kau benar!ayahku selalu berkata aku tidak berguna,tapi sekarang tidak karena kali ini aku tidak salah dalam memilih teman" seru San


"kalau begitu ayo kita melihat pertandingan Jiang"ajak Lim


"Lim!"teriak seorang wanita


"siapa yang memanggil?"ujar San menoleh mencari sumber suara


"hei....kenapa kau tidak menoleh!apakah kau tuli!"teriaknya


"wah ada gadis kecil!"ucap San


"aku bukan gadis kecil!"celetuk Bulan dengan raut marah


"baiklah baik!kau gadis dewasa"sahut San


"apakah dia pacarmu?"tanya San lirih


"bukan kita baru kenal beberapa saat tadi"sahut Lim


"Ada apa?"tanya Lim menatap Bulan


"ini!kau pasti lelah setelah bertarung,aku sempat khawatir jika kau berurusan dengan bajingan itu!tapi tak disangka kau sangat kuat"ucapnya memberikan sebuah pil


________________bersambung________________

__ADS_1


__ADS_2