
"sekarang kumpulkan dan tahan energi yang ada lalu sebarkan ke seluruh tubuh tanpa ada yang tersisa"ucap Lian
"wahh apa ini! tubuhmu menjadi sangat berenergi dan sangat rileks"gumam Lim terkejut melihat perubahan yang ia rasakan
Lim berlatih mengikuti arahan dari Lian, memulai jurus dewa bintang dengan posisi badan duduk tegap lalu merasakan energi vital dari pusat jiwa kemudian mengumpulkan semua energi ke telapak tangan,
"tunggu sampai seluruh energi vital terkumpul lalu keluarkan semuanya dalam bentuk pukulan dalam sekali hembusan nafas"ujar Lian
DUAR....
dalam sekali hembusan nafas Lim mengarahkan tangannya ke depan pohon membuat pohon itu hancur berkeping keping
"apa yang terjadi?"tanya Ongyu yang tiba tiba berlari menghampiri Lim,ia terkejut mendengar sebuah ledakan besar berasal dari halamn belakang rumahnya
"e-eh mmm.....aku tidak sengaja melakukannya! aku hanya berlatih"ucap Lim dengan raut bersalah
"tidak apa apa,aku tadi hanya terkejut mendengar suara ledakan yang begitu keras! teruslah berlatih"
"tapi jangan rusak rumahku!"pinta Ongyu dengan tatapan mengancam
"hehehe....baiklah aku akan mengingatnya" sahut Lim sedikit tertawa,lalu Ongyu berjalan kembali ke dalam rumahnya sedangkan Lim melanjutkan latihan yang baru saja terhenti,
"luar biasa...sepertinya kau telah berada di tahap 1"celetuk Lian
"hah?kau yakin?kenapa tahap 1 sudah bisa menghancurkan pohon besar itu"ujar Lim
"kau meremehkan jurus dewa bintang!"
"ini jurus terkuat! tahap 1 bisa mengalahkan binatang suci tingkat 7 dengan mudah"ucap Lian
"wahh....apalagi yang bisa jurus ini lakukan?"
"masih banyak lagi...kedepannya kau akan memiliki kekuatan baru!"
"untuk saat ini kau sudah menguasai hentakan langit dan tangan penyembuh"
hentakan langit adalah kekuatan dasar yang dimiliki oleh jurus dewa bintang,kekuatan ini hampir sama dengan jurus pembelah langit hanya saja jurus ini tidak menguras energi sang pemilik,
tangan penyembuh berguna menyembuhkan semua luka dengan cepat dan tidak meninggalkan bekas apapun,hanya saja semakin besar luka yang disembuhkan maka semakin besar energi yang terkuras.
"aku sangat bersemangat!ayo kita lanjutkan...." teriak Lim
"tidak bisa...untuk naik ke tahap 2 kau harus melepas semua aura kultivatormu!"
"cukup latihannya....sekarang minumlah ramuan dari akar candula,selama 2 hari kau tidak boleh latihan maupun membuka titik akupunturmu"pinta Lian
"t-tapi aku sudah mencapai tingkat 4 pemurnian!bukankah terlalu sayang jika harus dihilangkan"gumam Lim
"terserah....pilih menjadi kultivator atau dewa bintang"ucap Lian
__ADS_1
"baiklah....aku pilih jurus dewa bintang"sahut Lim
"pilihan yang tepat....besok pagi kita akan turun bukit untuk memburu sekaligus mencoba kekuatanmu"celetuk Lian
"oke siyap...."teriak Lim kemudian berjalan masuk ke dalam rumah
"hei....kau sudah selesai berlatih?"tanya Jiang melihat Lim berjalan masuk ke kamar
"iya...aku sudah selesai!"
"mau kubuatkan ramuan?tadi aku mendengar suara ledakan dan itu pasti kau...."ujar Jiang
"kalau begitu tolong berikan aku ramuan akar candula"pinta Lim
"e-eh tapi itu akan menurunkan kultivasimu" celetuk Jiang
"tidak apa apa! aku tidak membutuhkan kultivasi...sekarang aku belajar ilmu bela diri" sahut Lim
"wah....benarkah? itu berarti kau akan belajar di Aula Fazo milik keluarga Luo?"seru Jiang
"entahlah....jika mereka menerima maka aku akan belajar disana"
"tentu saja mereka akan menerimamu!kau itu sangat berbakat...."ucap Jiang
"akan ku fikirkan,tapi apa yang akan kau lakukan?aku tidak bisa meninggalkanmu sendiri"
"itu ide yang bagus! jadi sudah ditentukan bahwa tujuan kita selanjutnya adalah Aula Fazo"seru Lim
"iya....sebentar aku akan membuat ramuan untukmu"tutur Jiang kemudian mengambil bahan bahan untuk membuat ramuan dan memberikannya kepada Lim.
keesokan paginya Lim bersiap siap untuk pergi berburu,tapi saat ia mencoba memberi tahu Paul atas kepergiannya.Mereka justru khawatir karena takut Lim belum terbiasa dengan alam sekitar,alhasil Paul mengajak Ongyu dan 4 pimpinan untuk pergi berburu bersama Lim.
"tahu begitu aku akan pergi sembunyi sembunyi agar mereka tidak ikut berburu" gerutu Lim dalam hati
"sudahlah....pergi bersama juga tidak apa apa" ucap Lian
"tapi bagaimana cara agar kita bisa berlatih?mereka pasti tidak membiarkan aku pergi sendiri karena khawatir"ujar Lim
"pergilah secara diam diam saat mereka tengah sibuk berburu"pinta Lian
"Lim kau harus hati hati agar tidak salah memburu hewan iblis" ucap Paul
hewan iblis adalah binatang yang bisa diburu untuk dijadikan santapan,hanya saja membutuhkan aura disetiap senjata yang digunakan untuk memburu hewan iblis.Jika tidak maka hewan iblis tidak akan mati bahkan menyerang sang pemburu,
beberapa menit kemudian muncul segerombolan kancil dan juga kelinci,ini membuat semua orang sibuk untuk mengejar dan menangkap hewan itu untuk dibawa pulang sebagai santapan.
Tentu saja Lim tidak menyia nyiakan kesempatan ini untuk kabur dari Paul dan para pimpinan.
"huft....akhirnya kita bisa menjauh dari mereka" gumam Lim berhasil berlari menjauh dan mencari hewan buruannya sendiri
__ADS_1
"sekarang ayo cari hewan untuk kau buru"ajak Lian
"kira kira hewan apa yang harus aku buru dan sebagai objek latihan?"tanya Lim
"nah....kebetulan sekali! lihatlah ke atas ada segerombolan hewan iblis" celetuk Lian menunjuk segerombolan burung api yang tengah bertengger di pohon,
Burung api adalah hewan iblis tingkat 4, burung api mempunyai daging yang tebal dan enak untuk dijadikan santapan,dalam bagian tubuh burung ini mempunyai banyak manfaat sekaligus obat yang dapat memperkuat stamina tubuh.
"kenapa kecil sekali! apakah tidak ada mangsa lain"geruru Lim
"meskipun kecil tapi mereka berharga! jika kau ingin meningkatkan kesulitan maka buatlah burung itu terbang dan serang mereka saat berada di udara"
"jadi ini juga akan melatih ketangkasan juga kosentrasimu" celetuk Lian
Lim tidak segan segan mengambil beberapa batu dan melemparkannya ke burung api,membuat mereka berterbangan membentuk formasi dan siap menyerang Lim secara berkelompok.
Tentu saja Lim memperhatikan semua rencana burung itu,ia pun segera memusatkan energi vital dan mengumpulkan semuanya ke telapak tangan.Matanya kini tengah jeli melihat dan berkosentrasi dengan apa yang burung api rencanakan,
masing masing sisi kini tengah bersiap siap dan dalam kehitungan ketiga dengan 1 tarikan nafas,Lim menghentakkan tangannya ke arah gerombolan burung api yang tengah menyerang Lim.
DUAR.....
Lim berhasil membuat semua burung api tak berkutik dan tergelatak di tanah.
"kau berhasil! luar biasa"ujar Lian
"yah....meski hanya 6 burung yang hancur" gumam Lim sedikit tidak puas karena tidak berhasil menghancurkan semua buruannya,
"tidak apa apa....ini hanya permulaan! lama kelamaan kau bisa menghancurkan semuanya"
"lagipula sisa burung yang masih utuh bisa kau bawa pulang sebagai santapan"ucap Lian
"ya....kau benar!bagaimana jika sekarang kita mencari hewan lain!"ujar Lim,berjalan mencair mangsa lainnya
"sepertinya latihan ini sudah cukup! hewan yang kau musnahkan sudah sangat banyak"celetuk Lian pasalnya sudah 1 jam Lim berlatih dan menghancurkan banyak hewan yang melintas di depannya
"kalau begitu ayo kita kembali"seru Lim berjalan mencari Paul dan yang lainnya,
________________bersambung______________
perlu diingat bahwa kultivasi dan bela diri adalah hal jauh berbeda,semua memiliki keunggulan dan kegunaan masing masing.
Seseorang harus mampu menentukan jalannya untuk mempelajari apa dan selalu ingat bahwa yang menentukan keberhasilan adalah dirimu sendiri,
tidak akan ada usaha yang menghianati hasil, jangan berpangku tangan dan berputus asa cuma karena takdir tidak mendukungmu,
Manusia hanya berusaha sedangkan hasilnya serahkan saja pada semua jerih payahmu,tidak usah memilih hasil jika kau belum bisa mengusahakannya.
___________________________________________
__ADS_1