Tungku Legendaris

Tungku Legendaris
Eps 35. 3 roh dalam satu tubuh


__ADS_3

30 menit kemudian hanya tersisa 9 peserta terakhir yang belum melakukan pengujian roh,selama itu juga Lim mengamati pilar pilar yang ada di depannya.Ia menemukan bahwa tulisan tulisan kuno yang ada di setiap pilar memiliki tulisan berbeda,


setelah Lim mengartikan tulisan di setiap pilar dia menemukan sebuah rangkaian kalimat di setiap pilarnya,dan tepat di pilar ke 8 terdapat tulisan yang artinya(hanya pemula yang dapat berdiri disini).


"apakah kau sudah bisa memecahkan permasalahanmu?"tanya San yang sedang menguji rohnya di pilar ke 7


"he.em,jangan khawatir"ucap Lim menganggukan kepala


"syukurlah,aku benar benar ingin memukul mereka yang sedang mengolok olokmu! apakah boleh?"gumam San


"hahaha....sudahlah jangan hiraukan mereka"


"wah...kau memiliki roh yang langka!"celetuk Lim melihat pilar berubah warna merah


"benarkah?wahh keberuntunganku mulai datang sejak berteman denganmu"ujar San sambil tertawa


"apakah kita harus menunggu pecundang itu?"


"semuanya sudah selesai menguji roh mereka"


"cepatlah turun!jangan menghabiskan waktuku" celetuk semua orang


"hei!jangan berteriak,suara kalian menganggu telingaku"teriak Bulan berusaha menghentikan ocehan peserta lain


"apakah kau butuh bantuanku?"tanya Lian


"tidak!aku sudah menemukan jawabannya" ucap Lim lirih kemudian berjalan menuju pilar ke 3 dengan tulisan kuno yang berartikan (terlemah dan terkuat semua sama di mataku)


"apa yang sedang ia lakukan?"gumam semua orang melihat Lim tengah meletakkan tangannya di bagian pilar,


seketika pilar bereaksi namun tidak sewajarnya.Pilar berubah warna merah dan memunculkan kobaran api disertai cahaya kuning lalu disusul dengan munculnya tanaman rambat di sekujur pilar,semua peserta terdiam melihat keajaiban yang muncul dari laki laki yang mereka sebut sebagai pecundang.


"apa yang terjadi?"celetuk Lim terkejut sontak melepaskan pegangannya,


"wahh jarang sekali aku melihat seseorang memiliki 3 roh dalam tubuhnya"


"terakhir kali aku hanya melihat 2 roh dalam tubuh seseorang"ucap sang pembimbing


"apakah pembimbing tidak salah melihat?dia mengatakan 3 roh di dalam satu tubuh"


"sepertinya itu tidak salah!"


"ya...semua melihat bahwa pilar tadi memunculkan 3 reaksi roh"gumam semua orang,mereka saling mengemukakan pendapat tentang kejadian yang baru saja terjadi.


"kalian semua boleh pulang!besok siang segera berkumpul lagi di tempat ini untuk memilih ilmu bela diri"pinta sang pembimbing kemudian semua peserta mulai meninggalkan tempat tersebut


"bagaimana kau bisa memahami pilarnya?" tanya sang pembimbing berjalan mendekati Lim


"saya hanya menerka dengan arti tulisan di dalamnya"ujar Lim

__ADS_1


"tulisan ini adalah bahasa kuno,seorang anak muda mengerti bahasa kuno!dia pasti punya pendukung yang sangat kuat"gumam sang pembimbing dalam hati


"siapa gurumu?"celetuknya


"e-eh..."sahut Lim dengan raut terkejut


"katakan saja!Aula Fazo tidak melarang murid yang sudah memiliki guru sebelum masuk disini"ujarnya


"sepertinya dia curiga dengan kemampuan bahasa kunomu!dan mengira kau memiliki guru yang hebat!"ucap Lian


"lalu aku harus jawab apa?"gumam Lim dalam hati


"terserah!kau kan pandai berbohong!"sahut Lian


"hmm....sebelumnya maaf!guru saya tidak ingin identitasnya diketahui"ucap Lim mengarang alasan


"baiklah aku mengerti!orang hebat memang suka bersembunyi"seru sang pembimbing tersenyum lebar


"hah!!dia percaya dengan alasan itu"fikir Lim sedikit terkejut


"ilmu bela diri apa yang akan kau ambil?"ucapnya


"mmm guru memintaku untuk mempelajari ilmu bela diri bintang"sahut Lim


"bukankah itu ilmu bela diri yang tidak diminati?sepertinya anak ini memang memiliki guru yang sangat hebat"fikir sang pembimbing


"ilmu bela diri bintang memang langka dan sulit! dan disini hanya memiliki 3 murid tersisa,pembimbingnya adalah guru Tao"


"huft....akhirnya dia pergi!aku tidak perlu berbohong lagi"gumam Lim dengan raut lega


"hei....Lim!"teriak San berjalan mendekat dengan Jiang di sampingnya


"kalian disini?aku kira kau pergi lebih dulu"ucap Lim


"tentu saja tidak!mana mungkin kami meninggalkanmu,San baru saja menjemputku dan menceritakan semua yang terjadi"sahut Jiang


"apa yang tadi pembimbing bicarakan?" tanya San menoleh ke arah Lim


"tidak ada,aku hanya mengatakan memilih ilmu bela diri bintang dan dia terkejut!itu saja"ujar Lim


"wah...itu memang sangat langka!muridnya juga sedikit,namun kau sangat hebat jadi itu cocok untukmu"seru San sambil tertawa


"kalau begitu kita pulang dan bercerita nanti saja,aku sudah sangat lelah"gerutu Lim berjalan keluar Aula dengan San dan Jiang berjalan di sampingnya


"kalian menginap dimana?"tanya San


"disitu..."sahut Jiang menunjuk motel tempat mereka tinggal


"wahh....berarti kita bertetangga!aku menyewa gedung di samping motel itu"celetuk San menunjuk sebuah gedung mewah di sampingnya

__ADS_1


"kau menyewa gedung sebesar itu hanya menginap sebentar?"tanya Lim dengan raut terkejut


"iya"ujar San menganggukan kepala


"sepertinya orang kaya memang beda"gumam Jiang lirih


"kalau begitu,ayo kita makan!atau kalian pindah saja di tempatku?disana sudah ada beberapa pembantu yang bisa memasak" ujar San


"sepertinya itu ide yang bagus,kita bisa menitipkan Yiyang saat kita berada di Aula Fazo"gumam Lim


"wah...siapa Yiyang?"tanya San


"itu bayi yang kita asuh,orang tuanya meninggal karena sakit keras"ucap Lim


"kalian memang sangat baik!tenang saja,aku akan menyewa beberapa kultivator hebat untuk menjaganya saat kita pergi"ujar San


"benarkah?bukankah itu sangat mahal"seru Jiang dengan raut terkejut


"itu bukan masalah!aku memiliki banyak tabungan dan itu sangat cukup untuk menyewa 10 kultivator"sahut San


"kau cukup menyewa 2 saja,lagipula masih ada Lian yang menjaganya"gumam Jiang


"wah...apakah Lian juga seorang kultivator?"tanya San


"tidak!dia binatang suci milik Lim"ujar Jiang


"benar benar menakjubkan....ayo ayo!aku ingin melihat mahluk gemas milikmu"gerutu San menatap Lim dengan raut memohon


"jangan biarkan pria itu menyentuhku!"seru Lian


"sudahlah...jika kau tidak suka,tusuk saja!seperti yang kau lakukan padaku"sahut Lim dalam hati,


"ayo kita ke motel dan pindah ke tempat San"celetuk Lim menoleh ke arah Jianh kemudian berjalan masuk ke dalam motel


Lim bergegas masuk ke dalam kamar yang telah ia sewa,sedangkan San menunggu diluar dan mengurus kereta yang di bawa Lim.Sesaat setelah membuka pintu di dalam kamar terlihat bayi yang tertidur lelap di atas tempat tidur,


"wah...ternyata dia baik baik saja!syukurlah"gumam Lim lirih


"sepertinya Lian memang ahli dalam menjaga bayi"celetuk Jiang menghampiri bayi ras moite lalu menggendongnya


"heh...apakah kau meremehkanku!"sahut Lian


"tentu saja tidak!kau memang hebat"ucap Lim dalam hati


"yasudah kau bawa Yiyang ke bawah,aku akan mengangkat barang barang ini"suruh Lim menoleh ke arah Jiang


"baiklah..."


"Mandu....aku pamit pindah,dan untuk uang sewa tidak usah di kembalikan!"

__ADS_1


"ambil saja untukmu"pamit Lim kemudian berjalan keluar dengan barang barang yang ia bawa


______________bersambung________________


__ADS_2