Varro Is Not Robbot

Varro Is Not Robbot
Episode 32


__ADS_3

"Kenapa diam saja?... Sella tidak mau bertemu Varro?"Ucap Chanwoo menatap Sella yang ragu-ragu membuka pintu ruangan rawat di mana Varro di pindahkan.Sella terdiam dan...


"Paman, apakah ada kakaknya Varro di dalam?"Ucap Sella tiba-tiba membuat Chanwoo tersenyum paham.


"Tenang saja,,, Vano tidak akan memintamu pergi... Varro yang menginginkannya, dia tidak akan tidak menuruti keinginan adiknya" Ucap Chanwoo berusaha membuat Sella tenang.


Sella menarik nafasnya pelan dan secara perlahan tangan kanannya memutar knop pintu.....


Cklek....


Brugh....


Pintu terbuka dan seseorang menabrak Sella dari dalam ruangan membuat Sella terjatuh.


"Maaf...Biar saya bantu"Ucap orang yang menabrak Sella dan mengulurkan tangannya, Sella menerima uluran tangan itu hingga...


"Sella... "Panggil seseorang yang terduduk di atas brankar rawat menatap Sella yang menerima uluran tangan seseorang yang tidak lain adalah Vano.


"Apa!... K-kau.." Vano terkejut saat Sella sudah berdiri di hadapannya.Tatapan mata Vano menjadi berubah kesal ketika menatap Sella begitu juga dengan Sella yang merasa jika Vano benar-benar tidak menyukainya.


Sella melepaskan pegangan tangan Vano dan hendak pergi tapi...


"Lepas!" Ucap Sella datar ketika Vano menahannya.


"Masuklah.... Varro menunggumu, jangan kekanak-kanakan" Ucap Vano masih dengan ekspresi kesal sedangkan Sella?


Puk!


Sella menepis tangan Vano dan menyusul Varro yang menatapnya tersenyum.


Sella menatap Varro sangat lekat dan...


"Hiks....Kamu keterlaluan... Hiks... " Varro tersentak ketika Sella tiba-tiba saja menangis dan memeluknya erat, sangat erat dan seakan tidak perduli dengan Vano yang menatapnya tajam dari pintu.


"Hei.... It's okay.... Aku baik-baik saja Sel... Kenapa hum?.... Mau cerita?.... Maafkan aku karena tiba-tiba mengambil homeschooling... Aku... "


"Cukup... Hiks.... Aku hanya kesal saja hiks... Sudah satu minggu kamu tidak mengabari aku dan aku mendapat kabar jika hiks.. Kamu homeschooling... Hiks.. Dan sekarang?.... Hiks..."Sella kembali terisak membuat Varro hanya tersenyum lucu menatap pacarnya yang berada di dalam pelukannya.


"Maaf.... Mulai sekarang aku akan lebih sering menghubungi... Kamu memaafkanku?" Tanya Varro lembut dibalas dengan anggukan Sella.


"Ekhem... "Deheman keras Varro membuat Sella dengan wajah kesal melepaskan pelukannya pada Varro.


Varro hanya bisa terkekeh melihat wajah Sella yang sangat kesal tapi ditahan.Sella kemudian duduk di kursi samping brankar Varro dan...


"Kamu sakit apa?... Kenapa tidak kasih kabar huh?... Rasanya ingin mukul kamu saat Paman Chanwoo bilang kamu dirawat" Ucap Sella menatap Varro khawatir, sedangkan Varro yang ditatap hanya terkekeh karena baginya semua ekspresi yang Sella tunjukan sangat imut.Kecuali saat Sella menangis.


"Var!...Jawab, jangan cengar-cengir begitu...Aku serius"Kesal Sella ketika Varro tidak menanggapinya dan malah terkekeh tidak jelas.


"Maaf, jangan marah eoh... Nanti cantiknya hilang"Ucap Varro tersenyum sambil menangkup wajah Sella yang imut di matanya.


"Ih!.. Jangan alihin topik!... Kamu kenapa?" Sella semakin kesal ketika Varro mengalihkan topik, walaupun senang saat Varro menyebutnya cantik.


"Oke-oke.... Aku juga tidak tahu sakit apa,yang penting aku baik-baik saja dan masih di depanmu, Rosella" Ucap Varro tersenyum dan mengusap lembut rambut Sella kasar membuat sang empu kesal, sedangkan perkataan Varro yang mungkin seperti biasa saja... Sangat memukul hati Varro juga Chanwoo yang berada di samping pintu, entahlah sangat sakit untuk mereka.


"Ih!.. Lepas!...Kamu tidak jelas ih, masak tidak tahu sakit apa? " Ucap Sella kesal, Varro hanya bisa menghela nafasnya pelan karena sudah terbiasa dengan sifat Sella yang selalu ingin tahu dan tidak akan berhenti sebelum tahu.


"Kalau kamu mau tahu... Tuh, tanya Kak Vano atau Paman" Ucap Varro tersenyum, sedangkan Sella memutar bola matanya malas ketika mendengar nama Vano...Chanwoo dan Vano pun mendekati mereka dan...


"Jangan kepo... Dasar gadis gi-"


"Kak.. " Vano menghentikan perkataannya ketikan Varro menatapnya dan memanggil namanya dengan penekanan.Vano menghela nafas panjang dan...


"Ah... Terserah kalian" Kesal Vano kemudian duduk di sofa yang sedikit berjarak dari Varro juga yang lain.


"Paman, Varro sakit apa?" Kini Sella bertanya kepada Chanwoo yang berada di samping kanannya. Chanwoo awalnya terdiam dan...

__ADS_1


"V-Varro hanya kelelahan,,,jangan khawatir" Ucap Chanwoo terbata-bata membuat Vano yang berada di sofa memutar bola matanya malas.


"Aku hanya kelelahan saja, jadi jangan khawatir hum.. " Ucap Varro lembut menatap Sella yang masih berpikir, Varro yakin jika masih ada yang ingin Sella tanyakan dan...


"Tapi bagaimana bisa Varro sampai masuk ICU Paman?...Uncle pernah bilang jika masuk ke-"


"Yak...Kamu mau aku sakit serius eoh?... Sudahlah,aku baik-baik saja...Kamu percayakan sama aku?" Ucap Varro diangguki Sella dan terdiam menggenggam lembut tangan Varro.


"Tenang saja Sel.... Walaupun aku sakit parah dan mungkin saja aku akan pergi, aku pasti akan pamit... Aku tidak akan pergi tanpa memberitahumu juga yang lain" Ucap Varro tersenyum kecut membuat Sella menepuk bibir Varro pelan.


"Sakit!!"Varro cemberut kesal dan...


"Kalau bicara dijaga... Aku tidak suka, siapa juga yang akan pergi...Kamu sudah berjanji untuk selalu bersamaku" Ucap Sella menatap tajam mata Varro dan Varro hanyalah tersenyum kecut.


"Kali ini Kakak setuju dengan ga... Sella,jangan bicara seperti itu... Varro, kamu itu tidak sakit... Paman sendiri yang mengatakan jika kamu hanya kelelahan iya kan Paman?" Ucap Vano diangguki Chanwoo yang awalnya hanya terdiam.Varro ingin menanggapi sang kakak tapi tidak bisa karena ada Sella.


"T-tentu saja....Sudah-sudah,jangan membicarakan ini...Paman akan membelikan kalian makanan,Van... Ayo ikut Paman, ada sesuatu yang penting" Ucap Chanwoo membuat Vano menatapnya tajam tapi...


"Kak... "Ucap Varro membuat Vano menghela nafas dan...


"Hei...Aku titip Varro.....Jaga dia baik-baik,, awas saja..." Ucap Vano pada Sella kemudian beranjak dari sofa mengikuti Chanwoo keluar dari ruang rawat Varro.Sella awalnya ingin menarik rambut Vano, tapi tangan Varro sudah lebih dulu menarik tangannya dan menggenggamnya.


"Temani aku, Sel... " Ucap Varro tersenyum lembut, Sella hanya menghela nafas dan tersenyum pada Varro.


"Baiklah,tapi aku sambil mengerjakan tugas...Tidak masalah? "Tanya Sella diangguki Varro.


~Hening~


Sella yang terdiam dan fokus pada tugasnya dan Varro yang terdiam dan terus tersenyum memperhatikan Sella.


"Sel.. "Panggil Varro tersenyum menatap Sella yang serius.


"Iya? " Jawab Sella tanpa mengalihkan pandangan dari laptopnya.


"Apa sih tugasnya?... Serius banget pacarku"


"Ya!.... Pelit,dasar pelit!... Masak pacarnya tidak dikasih lihat"Ucap Varro cemberut tapi Sella tidak perduli dan tetap lanjut mengetik hingga...


"Ini bukan tugas.. "


"Lalu? "


"Pelampiasan"Jawab Sella singkat membuat Varro mengernyit bingung,Sella yang menatap Varro pun langsung terkekeh dan...


"Aku buat cerita Var... Semacam novel tapi aku belum bisa menyebutnya sebagai novel"Lanjut Sella membuat Varro membulatkan matanya lebar.


"Woah!!!... Kau serius?pacarku membuat novel... Hahahah aku bahkan tidak bisa"Ucap Varro keras, sedangkan Sella hanya terkekeh malu.


"Biasa saja kok, cuma pelampiasan saja...Hanya saja namanya itu aku ganti"


"Jadi itu ceritamu? "


"Bukan juga"


"Jadi? "


"Imajinasiku, pengalamanku, keinginanku, dan apa yang aku rasakan"Jawab Sella tersenyum, Varro yang melihat Sella tersenyum saat mengatakan itu pun ikut tersenyum dan...


"Kamu sangat senang saat menulis? "Ucap Varro diangguki Sella antusias.


"Tentu saja,rasanya semua yang aku rasakan menjadi lebih ringan dan lega"


"Berapa cerita yang sudah kamu tulis Sel? "Ucap Varro membuat Sella terdiam dan...


"Jangan kepo!... Hahahaha" Sella malah tertawa keras sampai mencubit perut pacarnya itu.

__ADS_1


"Yak!... Sakit!" Teriak Varro kesal, sedangkan Sella tidak perduli dan...


"Sel.. "Panggil Varro membuat Sella berhenti tertawa.


"Apa? "


"Setelah ini kamu mau ke mana?"Tanya Varro sedangkan Sella malah mengernyit bingung dengan pertanyaan Varro.


"A-aku... Aku ingin pergi ke perpus Var... Tapi tidak sekarang"Jawab Sella tersenyum.


"Kenapa? "


"Aku ingin pergi ke perpustakaan bersamamu, seperti biasa... Aku merindukan momen-momen seperti itu Var" Ucap Sella tersenyum dan tiba-tiba menunduk tersenyum kecut.


"Tapi kamu sudah homeschooling dan... Sudahlah, aku akan membawakan buku-buku dari perpustakaan untukmu" Ucap Sella berubah menjadi semangat karena tidak ingin Varro juga sedih.


"Ceritamu juga ya... "Sella sempat terdiam dan...


"Tentu saja, jika sudah berhasil terbit dan menjadi buku... Hahaha aku ingin sekali"


"Kamu pasti bisa, sayang"


"Yak!!.. Varro!"


"Hahahahahhaha"Mereka berdua kemudian tertawa dan tertawa karena hal kecil yang mereka bicarakan hingga....


"Sel..."Dengan lirih Varro memanggil Sella.


"Iya?kamu baik-baik saja?"Tanya Sella khawatir karena Varro yang memanggilnya lirih.Varro tersenyum menatap Sella dan...


"Boleh pinjami aku laptop?"Sella sempat berpikir tapi akhirnya meminjamkan laptopnya pada Varro.


"Kamu ngetik apa sih?"Tanya Sella penasaran tapi Varro menutupi laptopnya dan...


"Baca yang keras, kamu bisa baca hangeul bukan?"Ucap Varro tersenyum dan diangguki Sella.


"S-A-R-A-N-G-H-A-E(I love you)"Sella membaca huruf demi huruf yang Varro tulis dengan hangeul dan....


"Nado saranghae, Rosella" Ucap Varro kemudian menarik Sella ke dalam pelukannya.


Sella terdiam membeku karena begitu tiba-tiba Varro memeluknya dan...


"Sel... "


"Hum? "


"Boleh aku minta sesuatu?"Sella mengernyit dan...


"Katakan"


"Kamu suka menulis bukan Sel?.... Bagaimana jika kamu menulis cerita tentangku... Agar selalu abadi dan tersimpan dalam hatimu"Ucap Varro tiba-tiba membuat detak jantung Sella menjadi cepat, ada rasa senang tapi ada rasa aneh juga khawatir dengan perkataan sang pacar.


"Kenapa tiba-tiba? "


"Bukan... Aku pernah melihat video yang mengatakan bahwa, jika seseorang menaklukkan hati seorang penulis maka namanya akan selalu abadi di dalam ceritanya"


"Dan? "


"Aku ingin kamu selalu merasa jika aku selalu bersamamu walaupun aku tidak ada nanti"Ucap Varro membuat Sella melepas pelukan Varro dan...


"Apa maksudmu Var?"


Jangan lupa vote, like and comment!!!:)


Sabtu,11-03-23

__ADS_1


NA_Kim


__ADS_2