Varro Is Not Robbot

Varro Is Not Robbot
Episode 33


__ADS_3

"Aku ingin kamu selalu merasa jika aku selalu bersamamu walaupun aku tidak ada nanti"Ucap Varro membuat Sella melepas pelukan Varro dan..."


"Apa maksudmu Var?"Sella memotong perkataan Varro dan membuat Varro terdiam.


"M-maksudku... A-aku.. "


"Var! kami mimisan, Var!"Teriak Sella panik langsung mengambil tisu dan membantu Varro untuk membersihkan darah yang keluar dari hidungnya.Varro menghela nafas,sebenarnya ia kesal karena kenapa harus mimisan di depan Sella? dan senang karena melihat wajah Sella yang panik, sangat cantik.


Sedangakan Sella?


Sella semakin panik karena mimisan Varro tidak berhenti-henti dan....


"A-aku harus panggil dokter..."Ucap Sella bergetar hendak meninggalkan Varro tapi...


"Don't worry, i am okay... Just trust me"Ucap Varro menahan tangan Sella dan menarik Sella agar duduk kembali di kursi sampingnya.


"Tapi.. "


"Aku baik-baik saja mungkin karena kelelahan atau apa...Tadi Paman sudah bilang sendiri bukan? jika aku baik-baik saja dan hanya kelelahan" Ucap Varro tersenyum berusaha untuk menenangkan Sella.


Sella berdiri dan...


"Biar aku bersihkan... Apakah sakit?" Tanya Sella mengambil tisu dan mengusap lembut darah dari hidung Varro dengan tisu beberapa kali.


"Aku baik-baik saja....Sakit, Sel.... Kepalaku pusing dan sangat sakit" Varro tersenyum kecut berusaha menurut yang sebenarnya dari sang pacar dan...


"Sudah bersih.... Kamu baik-baik saja? kamu tidak berbohong bukan? wajahmu semakin pucat Var... Jangan buat aku khawatir" Ucap Sella menjadi khawatir ketika melihat wajah Varro yang pucat walaupun tetap tersenyum.


"Aku baik-baik saja Sel..Lebih baik kamu kembali kerjakan tugas atau ceritamu tadi...Aku ingin minum saja"Ucap Varro mengalihkan topik dan Sella langsung saja mengambilkannya minum.


"Jangan mengalihkan topik Var.... Aku sangat tahu jika kamu menyembunyikan sesuatu, katakan Var"Sella terus saja mendesak Varro hingga...


"Sel... "


"Hum?"


"Sebelumnya kamu janji yah.... Bakal buat cerita tentangku... Hahaha"


"Gampang, aku bisa.... To the point, Var... Katakan kamu kenapa huh?"Ucap Sella tersenyum menggenggam tangan Varro lembut dan mengembalikan topik sebelumnya karena tidak ada yang bisa mengalihkan topik dari Sella dan Varro pun tahu itu.


"Sel... "


"Heum!... Katakan"


"Hahaha dasar pacar cantikku"


"Aku memang cantik, cepat katakan...Apapun itu aku akan mendengarkanmu percayalah padaku, Var"Ucap Sella tersenyum dan meyakinkan Varro.

__ADS_1


"Sel, sebenarnya aku sudah memendam ini dari lama... Aku ingin cerita padamu tapi... "


"Percayalah, aku sahabat sekaligus pacarmu Var"


"Kadang aku lelah Sel..."


"Lelah?" Sella mengernyitkan dahinya dan...


"Sama seperti dirimu.... Aku lelah Sel.Hidup yang kamu pikir sempurna itu tidak benar Sel, semuanya hanya topeng dan topeng"Ucap Varro membuat Sella terkejut dan....


"Tenang saja Sel, kita selalu mengatakan jika semuanya akan baik-baik saja....Dan sekarang semuanya sudah baik-baik saja, aku kembali merasakan apa itu kebahagiaan... Aku sangat senang Sel, sangat senang.Tapi kadang aku lelah Sel, sangat lelah...Aku ingin tidur dan istirahat,aku ingin istirahat dan terlepas dari semua beban yang aku rasakan, aku ingin merasakan bagaimana rasanya tidak lelah baik itu fisik ataupun batin Sel"


Sella yang mendengar perkataan dari Varro pun diam dan mengeratkan genggamannya agar Varro merasa lebih nyaman, Varro hanya tersenyum dan...


"Sel..."


"Hum? "


"Boleh aku bertanya sesuatu? dan aku ingin kamu menjawabnya" Ucap Varro diangguki Sella.


"Tentu saja, kenapa tidak?" Sella tersenyum menatap sang pacar yang menatapnya dengan senyuman yang mungkin saja itu adalah kebohongan.


"Sel,seandainya saja jika kita tidak pernah mengenal satu sama lain sebelumnya apa yang akan kamu lakukan?"


"Aku.... Bagaimana yah? aku... Aku akan mencari cara bagaimana caranya kita bertemu dan kenal satu sama lain, kamu ada-ada saja... Kita sudah ditakdirkan untuk bertemu, kenal, dan bersama... Itulah kita"Jawab Sella sambil terkekeh sedangkan Varro sedari tadi hanya tersenyum.


"Memaksa sekali hahaha, bagaimana jika aku tidak tinggal di Indonesia saat itu dan tinggal di Korea... Apa yang akan kamu lakukan?"


"Jika takdir kita bersama aku juga akan senang hati bersamamu, bagaimana jika kita tidak ditakdirkan bersama Sel?... Apakah kamu akan membenciku? apakah kamu akan tetap mau mengenalku?"Ucap Varro membuat Sella melepaskan genggamannya dan menatap mata Varro serius.


"Apa maksudmu Var?"Bingung Sella, sedangakan Varro tersenyum dan...


"Jawab saja dulu"


"Aku akan sangat-sangat membencimu... Dan tidak ingin mengenalmu lagi, camkan itu" Sella menatap Varro tajam dan....


"Aku bercanda, Sel"


"Tidak lucu!!! "Sella kesal lalu membalikan badannya membelakangi Varro dan...


"Sel... "


"... " Sella tidak menanggapi panggilan Varro.


"Hahaha... Baiklah tidak masalah, aku hanya ingin bertanya saja Sel.... Bagaimana jika.... J-jika seandainya a-ku memiliki penyakit mematikan dan tidak bisa disembuhkan, a-apa yang akan kamu lakukan Sel? apakah kamu akan memilih tetap bersamaku dan menghabiskan sisa waktu ku bersamaku? atau kamu akan menjauhiku dan tidak perduli la-"Varro menghentikan ucapannya ketika jari telunjuk kanan Sella tiba-tiba memerintah mulutnya untuk berbicara.Varro terdiam dan menatap pacarnya yang menatapnya serius dan...


"Jangan mengatakan hal bodoh, itu tidak akan terjadi.... Var, kamu boleh lelah tapi aku tidak ingin kamu menyerah Var.... Aku ingin kamu bertahan setidaknya untuk diriku,Paman Chanwoo, Uncle, juga untuk kakak es mu itu...Var, aku memang tidak tahu apa masalahmu tapi aku tidak ingin pacarku menyerah begitu saja... Kamu bukan orang yang seperti itu, setidaknya lakukan yang terbaik jangan menyerah sampai kapanpun itu...Kita akan tetap bersama, percayalah "Dengan tatapan yang sangat hangat Sella menatap Varro tanpa sadar Varro menariknya ke dalam pelukan dan....

__ADS_1


"Aku beruntung memilikimu sahabat juga pacar sepertimu,Sel"Lirih Varro membuat Sella yang awalnya tersentak pun menjadi tersenyum.


"Aku yang beruntung karena memiliki pacar yang sempurna, tampan, tinggi, baik, pintar, multitalent, hahahaha dan juga kaya"Ucap Sella membuat Varro juga ikut tertawa dan...


"Sel... "


"Hum?"


"Jika aku sudah lelah, biarkan aku istirahat ya Sel... Aku tidak akan menyerah Sel, tapi aku akan istirahat ketika aku sudah lelah... Boleh bukan?"Lirih Varro tiba-tiba,Sella yang tidak paham dengan maksud kata-kata Varro pun hanya mengangguk dan...


"Tentu saja,aku tidak akan menghentikanmu...Aku selalu mendukungmu, Var"Ucap Sella tersenyum begitu juga dengan Varro.


"Aku akan selalu membuatmu bahagia,Sel.. Sampai saat itu tiba"Ucap Varro mengusap lembut rambut hitam panjang Sella.


" Tentu saja, kamu harus"


"Sel.... "


"Heum?"


"Katakan I love you"


"Tidak! "


"Kenapa?"


"Tidak akan,bukankah aku pernah mengatakan saranghae?"


"Beda! "


"Ah, aneh! pokoknya tidak mau! "


"Dasar ya... Hahaha suatu saat aku akan membuatmu mengatakan I love you kepadaku"


"Untuk apa? kamu saja belum pernah mengatakannya kepadaku" Ucap Sella kesal tapi...


"Tidak akan, lihat saja nanti siapa yang akan mengucapkan pertama... Ayo kita taruhan, mau tidak?" Varro menantang Sella dan...


"Ayo! aku tidak takut,aku akan tertawa jika kamu kalah eoh!" Ucap Sella percaya diri sedangkan Varro?


"Kita lihat saja nanti"Ucap Varro dengan tatapan menantang.


"*I love you,Sel"


"Love you Var*"


Jangan lupa vote, like, and comment!!! :)

__ADS_1


Kamis, 16-03-23


NA_Kim


__ADS_2