Wanita Milik CEO Arogan

Wanita Milik CEO Arogan
BAB 27 : Membawa Kabur Alexander


__ADS_3

Sebagai seorang saudara yang merasakan penindasan dari ibunya sendiri, tentu saja ada rasa iba pada Alexander yang saat ini sedang disekap oleh ibunya. Ya, meskipun saat ini dua orang saudara itu sedang merebutkan satu wanita yang telah dimiliki oleh Alexander, tetapi tak membuat mereka tinggal diam dengan apa yang sedang dialami oleh saudara tertuanya itu.


Tanpa sepengetahuan Ibu mereka, keduanya nekat untuk mendatangi tempat di mana Alexander ditahan. Tidak mudah untuk masuk ke dalam karena ada beberapa orang yang menjaga dengan ketat tempat itu. Namun, berbagai cara yang dilakukan oleh Giovanni dan juga Danar untuk menembus pertahanan yang sedang menjaga Alexander.


Satu persatu para penjaga dilumpuhkan menggunakan gas bius, sehingga semua yang menghirup gas akan jatuh tak berdaya.


BRAAKK


Sebuah pintu didobrak karena Giovanni dan juga Danar tidak mempunyai kunci untuk membuka pintunya.


Alexander yang merasa telah pasrah merasa sangat terkejut dengan kedatangan dua orang adiknya.


"Mau apa kalian?" tanya Alexander dengan malas.


"Dasar bodoh!" cibir Giovanni yang seketika langsung mendekat untuk membuka tali yang mengikat tangan dan kakinya.


"Mau apa?" Alexander menyentak Giovanni.

__ADS_1


"Diam saja, atau kami tidak akan peduli lagi denganmu!" ujarnya.


"Apakah kamu sama sekali tidak makan?" tanya Danar saat melihat makanan yang tersedia sama sekali tidak disentuh oleh Alexander.


"Kalian semua lucu! Bagaimana bisa dalam keadaan terikat aku bisa makan sendiri!" dengkus Alexander.


Danar pun hanya mengangkat tipis kedua bibirnya. Memang benar apa yang dikatakan oleh Alexander, dari mana jalan ceritanya seorang dalam keadaan terikat bisa makan sendiri? Dasar bodoh!


Tak ada perlawanan dari seorang Alexander ketika dibawa keluar oleh dua orang saudaranya. Entah apa yang akan dilakukan oleh dua orang itu Alexander benar-benar pasrah. Tubuhnya sudah terasa lemas tak berdaya hingga pada saat ingin dinaikkan ke dalam mobil, Alexander tak sadarkan diri.


"Al!" teriak Danar.


"Sembarangan! Cepat bantu naikkan Alex ke mobil!" titah Danar penuh kekhawatiran.


Tak perlu waktu lama Giovanni pun langsung membantu untuk menaikkan tubuh Alexander ke dalam mobilnya. Dia pun bercepat-cepat untuk meninggalkan tempat itu.


"Kita mau kemana?" tanya Giovanni.

__ADS_1


"Ke apartemen lama milikmu saja. Aku rasa nenek Lampir itu tidak akan melacaknya sampai sana," saran Danar.


"Baiklah."


*


*


Menghilangnya Alexander tentu saja membuat murka ibunya. Bagaimana bisa ada seseorang yang telah menembus penjagaan yang sangat ketat. Sayang sekali dari rekaman CCTV yang sedang dilihatnya dua orang yang sedang membantu Alexander keluar memakai memakai masker dan penutup kepala sehingga Murel tidak bisa mengetahui siapa kedua orang itu.


"Tan... ini bagaimana? Orang tua aku sudah menyiapkan semua perlengkapan yang telah diperlukan untuk pernikahanku dengan Alexander. Jika Alexander menghilang bagaimana dengan persiapan itu, Tante?" tanya Neila yang juga ikut menyaksikan menghilangnya Alexander.


Dada Murel naik turun. Jika Alexander tidak bisa ditemukan dalam waktu singkat, sungguh dia sudah tidak memiliki wajah di hadapan keluarga Neila.


"Kamu tenang saja tante akan mengarahkan semua anak buatan yang dimiliki untuk segera mencari keberadaan Alexander. Jika pun Alexander tidak bisa ditemukan pernikahan itu akan tetap dilangsungkan. Kamu akan menikah dengan salah satu anak tante. Kamu hanya tinggal pilih saja ini menikah dengan Giovanni atau dengan Danar," ujar Murel yang tidak ingin kehilangan wajahnya.


Mendengar apa yang diucapkan oleh ibunya Alexander, Neila hanya bisa membulatkan matanya dengan lebar. Bagaimana pernikahan akan dilangsungkan sementara pengantin prianya saja bukan Alexander. Tentu saja Neila tidak mau karena dia menginginkan Alexander bukan adik dari Alexander.

__ADS_1


"Tante!" sentak Neila. "Bagaimana bisa Tante berpikir seperti itu? Pokoknya aku tidak mau menikah selain dengan Alexander. Titik!" tegas Neila.


__ADS_2