
Setelah mencoba mobil baru yang dibelinya,zaki segera menghampiri dan meminta kepada bu meneger untuk mengajak Diana jalan jalan dengan mobil Lamborghini tersebut..
"Buk meneger, aku mau ajak Diana jalan jalan,apa boleh hari ini dia pulang cepat.."tanya Zaki..
"Ohh tentu.. Diana sudah berhasil menjual mobil termahal disorum ini, tentu saja dia bisa pulang cepat.." izin dari meneger pun didapatkan,zaki dengan cepat menarik tangannya Diana..
"Ayo temani aku jalan jalan."ucap Zaki kepada Diana yang sedang kebingungan..
****
Mereka pun akhirnya berangkat dari serum mobil sambil memamerkan mobil Lamborghini Veneno roadst yang dibeli oleh Zaki kepada senior diana yang sedang kecewa karena orang tua yang dilayaninya tidak jadi membeli mobil..
Melihat Diana dibawa dengan oleh zaki dengan mobil Lamborghini Veneno roadst..
Mobil termahal ditempat dia kerja,membuat hati seniornya pada iri kepada Diana..
"Sial. aku malah melepaskan mangsa yang kaya,dan malah memberikan kepada Diana"ucapnya dengan kesal marah..
****
Selama diperjalanan Diana tidak bicara dan hanya diam,itu membuat Zaki heran dan bingung,sebab waktu sekolah dulu Diana termasuk orang lumayan cerewet..
"Kenapa kamu diam aja,dulu kamu sangat cerewet kenapa sekarang jadi pendiam begitu"tanya zaki membuat lamunan Diana hilang..
"Aku hanya heran sama kamu,aku tahu siapa Kamu bagaimana kamu bisa kaya mendadak seperti ini, bahkan bisa beli mobil Lamborghini Veneno roadst yang harganya selangit.."tanya Diana penasaran dengan kekayaan Zaki..
"Hahahah..kamu ada ada aja,ini milik bos aku,dia menyuruh aku mbeli mobil ini..pas aja mobil ini ada ditempat kerja kamu,jadi aku beli aja,kalau aku punya uang dari mana,bisa beli mobil semahal ini"tawa zaki mencoba meredakan penasaran Diana, percuma kalau bicara jujur juga Dina tidak akan percaya dengan ucapannya..
"Oooo"angguk Diana dengan menggoyangkan kepalanya..
"Ya sudah kamu mau kemana, biar aku antar "tawar zaki kepada teman sekolahnya..
"Aku pulang aja deh,lagi aku pengin istirahat,"
"Baik tuan putri "tawa mereka akhirnya pecah dengan ucapan zaki tersebut..
****
Tak berselang begitu lama, sampailah mereka berdua dirumah Diana..
"Kamu mau mampir "tawar Diana
"Gak usah aku masih ada urusan lain"zaki mencoba menolak dengan berbohong,dia tau kalau sempat mampir ke rumah Diana bakal ada gunjingan dari tetangga sebelah karena ada sebuah mobil mahal yang sedang di parkir didepan rumahnya...
__ADS_1
"Y udah hati hati ya"lambaian tangan Diana mengiringi Zaki pergi meninggalkan pekarangan rumahnya..
Setalah cukup jauh meninggalkan tempat Diana,zaki merasakan handphone jadulnya berbunyi.. terlihat nama ketua kelas didalam layar handphonenya..
"Halo ketua kelas,"panggil zaki setelah mengangkat handphonenya..
"Aduhh kamu ini zak, bukanya sudah aku bilang waktu dipesta, jangan panggil aku ketua kelas lagi.."kesal indah dengan suara seperti cemberut..
"Iya maaf,ada apa ya indah"
"Kamu lagi ada di mana sekarang?lagi sibuk gak, kalau gak kamu ada waktu bisa ketemuan.."tanya indah dengan suara seperti berharga..
"Gak kok, sekarang aku gak sibuk, emang mau ketemuan dimana?"tanya zaki agak heran,gak biasanya sang primadona sekolah mengajak ketemuan..
"Sukur deh..,kita ketemuan disekolah kita dulu,aku tunggu di gerbang sekolah "jawab indah sambil mematikan panggilan tersebut.
"Aneh...kenapa ketua kelas ngajak ketemuan ya.."Tanpa pikir panjang zaki pun segera menginjak gas mobilnya menuju sekolah dia dulu..
Mobil pun berhenti pas didepan gerbang sekolah lama Zaki., didepan gerbang sudah berdiri seorang wanita cantik yang anggun seperti sedang menunggu seseorang orang..
"Indah"panggil zaki ketika keluar dari mobilnya.
Sontak indah pun menolehkan kepalanya kearah suara yang memanggil dirinya..
"Zaki mobil itukan mobil edisi terbatas,kamu dari mana bisa mendapatkannya"tanya indah yang sambil terkejut..
Zaki segera mencoba berpikir untuk langsung merespon pertanyaan indah,dia teringat ketika berbohong kepada Diana dan mencoba berbohong Juga kepada Indah untuk menenangkan dirinya..
"Itu mobil bosku aku tadi baru beli,bosku mempercayai aku untuk membeli mobil ini."jawab Zaki sambil memegang kepalanya yang tidak gatal
" Oooo, ya udah ayo ikut aku"Indah pun menarik tangan Zaki sambil membawa ke dalam lingkungan sekolahnya dulu..
"kamu ingatkan tempat ini,"tanya Indah kepada Zaki.
"Tentu aku ingat, kalau nggak salah waktu itu kamu menolongku dengan memberikan makanan di waktu perutku sedang lapar"Zaki dan indah mengingat kenangan masa lalu mereka sambil mengeluarkan senyuman di bibirnya..
"Zak, ada yang ingin aku bicarakan padamu, sebenarnya aku sejak dulu ingin sekali mengatakannya kepadamu, tapi aku tahu kamu menghindariku karena kamu takut jika teman-teman menyakitimu apalagi si Dodi.."Zaki pun mengangguk anggukkan kepalanya mendengar ucapan dari indah
"Benar ndah aku mencoba menghindarimu dulu karena kamu merupakan primadona sekolah, sedangkan aku hanya seorang miskin,yang takut mencemari reputasi mu"Zaki pun mencoba mengungkapkan semua isi hatinya ketika waktu sekolah dulu ketika dia mencoba menghindari indah..
"Sudahlah aku tidak ingin membahas itu lagi, sebenarnya aku suka sama kamu zak, kamu itu orangnya baik ketika teman-teman menghinamu kamu tetap diam dan sabar dan Kamu orangnya kuat dan tidak mudah putus asa"
Mendapatkan pernyataan Cinta dari sang primadona sekolah yang bernama Indah..,yang merupakan ketua kelasnya dulu Zaki pun kaget bukan kepalang.
__ADS_1
"Apa kamu bilang, kamu menyukai aku, apa aku tidak salah dengar"Zaki berusaha menenangkan dirinya sambil mencoba apakah indah benar-benar mengatakan cinta kepadanya.
"Iya zak, aku suka padamu kamu mau kan menjadi pacarku"seorang wanita cantik dan anggun yang merupakan primadona banyak lelaki kaya baru saja mengungkapkan isi hatinya kepada Zaki Ini asli membuat Zaki seperti sedang bermimpi..
******
Ketika indah dan Zaki sedang saling bertatapan tiba-tiba ada beberapa orang yang berteriak kepada mereka berdua
"Wah wah.. apa dunia sudah terbalik seorang wanita tercantik di sekolah kita menembak seorang lelaki miskin ini"sontak teriakan itu membuat mereka berdua kaget dan terkejut
Dan ternyata suara itu adalah Dodi dan 4 orang temannya yang sedang bersama dengannya.
"Dodi" ucap serentak mereka berdua..
"Mau ngapain kamu kesini."teriak Indah kepada Dodi
Tapi Dodi tidak memperdulikan Indah dia malah menghampiri Zaki..
"Kemaren kamu berani mempermalukan aku dan sekarang kamu ingin mengambil Indah dariku,hai miskin jangan terlalu banyak bermimpi"ejeknya dengan tatapan yang jijik..
"Hahaha.... kamu itu hanya beruntung lahir dari keluarga kaya tapi sayang otakmu sangat bodoh.."ejek Zaki Sambil tertawa keras bahkan indah yang berada disampingnya juga ikut tertawa mendengar ucapan Zaki.
Dodi pun semakin kesal dan langsung ingin menghajar Zaki, tapi sayang dengan cepat zaki menendang perut Dodi sambil menghindari pukulannya.
"Masih terlalu dini kau mau menghajar ku."tawa Zaki dengan keras.
"Sialan kenapa kalian diam aja cepat Serang gembel itu"teriak Dodi memandang teman temannya sambil memegang perutnya yang ditendang Zaki tadi.
Sontak dengan segera teman-teman Dodi menyerang Zaki, tapi dengan mudahnya Zaki mengalahkan mereka semua, sebab bagi Zaki mereka itu bukan apa-apanya..
"BUK BUK BUK BUK"bunyi pukulan yang lumayan keras menghampiri wajah dan perut dari teman-teman Dodi, sehingga membuat mereka berempat terpental dan kesakitan..
Setelah menghajar mereka Zaki segera menarik tangan indah untuk pergi dari lingkungan sekolah..
"Ayo kita pergi"tarik zaki menarik tangan indah.
Mereka pun pergi meninggalkan Dodi Dan teman temannya yang sedang kesakitan..
"Kamu tadi kesini dengan apa..?tanya Zaki .
"Aku naik taksi"jawabnya dengan wajah memerah Sebab baru kali ini Zaki memegang tangannya..
"kalau gitu naik mobil bos aku aja."zaki dengan segera mempersilahkan indah masuk kedalam mobilnya,bak seperti seorang pangeran yang mempersilahkan tuan putri masuk kendaraan..
__ADS_1
Indah hanya tersenyum senang melihat tingkah laku Zaki..