Warisan Konglomerat

Warisan Konglomerat
Mengancam.


__ADS_3

"Dasar begok, kalian ini berempat tapi kenap bisa kalah dengan satu orang,aku nyesal membawa kalian kesini"bentak dodi dengan nada marah kepada empat orang temannya..


"Tapikan kami Juga tidak menyangka kalau dia bisa beladiri"salah satu dari mereka mencoba berbicara sambil membela diri..


"Udah jangan pada banyak alasan kalian, kalian memang tidak berguna, sekarang terpaksa aku harus meminta tolong kepada bang Rais"dengan nada kesal Dodi mengeluarkan handphonenya dan menghubungi Rais..


***


Rais adalah merupakan kepala preman di daerah bagian barat kota NJ, bahkan tidak hanya menguasai banyak tempat dia juga sering menipu orang dengan meminjamkan uang kepada orang dengan alasan niat membantu,tapi meminjamkan uang dengan bunga yang cukup tinggi,jika sang peminjam tidak bisa membayar,maka dia harus membayarnya dengan organ tubuh miliknya..


"Halo"jawab seseorang dengan nada dengan tegas setelah menerima panggilan dari Dodi.


"Halo bang ini aku Dodi"Jawabnya


"Ohh tuan muda Dodi, ada apa?"


"Aku ada kerjaan buat Abang,ada orang yang ingin Aku beri pelajaran,dan aku butuh bantuan Abang "jawab Dodi dengan serius Sambil menceritakan panjang lebar ditelepon.


"Hahaha, gampang asal bayarannya cocok "tawa Rais..


"Kalau soal bayarannl itu gampang,nanti aku bayar 100 juta"dengan berharap bantuan dari Rais Dodi tidak segan segan mengeluarkan uang yang cukup banyak..


"Hahaha aku suka dengan tuan muda Dodi,anda datang aja kesini, setelah itu kerjaan akan selesai.."tawa Rais dengan wajah seramnya dengan tubuh di penuhi dengan tatto..


"Baik aku akan kesana dan menceritakan semua tugas yang akan abang dan anak buah Abang lakukan."Dodi pun menutup handphonenya dengan senyuman yang bahagia untuk membalas dendam kepada Zaki ..


***


Sementara itu, Zaki dan indah yang sedang berada didalam mobil keadaan yang sesuana yang canggung.


"Hammm apa yang kamu katakan tadi sebenarnya yang ada didalam hatimu."Zaki membuka pembicaraan dan berusaha mencoba mengulang kejadian tadi sewaktu indah menembaknya.

__ADS_1


Indah menolehkan kepalanya kearah Zaki dengan tatapan yang tajam, sehingga membuat Zaki diam menundukkan kepalanya takut indah tersinggung..


"Ya ucapan aku tadi benar, kalau kamu tidak percaya aku bisa membuktikannya kepadamu."ucapan indah membuat Zaki langsung memberhentikan mobilnya disudut pinggir aspal jalan..


"Apa...Kamu yakin bisa membuktikan ucapanmu"zaki malah mencoba menantang indah untuk membuktikan dengan ucapannya tadi..


"Clupp.."bunyi sebuah bibir menempel dipipi zaki, kejadian itu membuat Zaki semakin tidak percaya dan terperangah indah dengan berani mencium pipi Zaki....kejadian yg langka, seorang wanita primadona sekolah yang banyak direbutkan dan diidamkan oleh kaum laki-laki,baru saja mencium pipi zaki..


"Bagaimana kamu percaya,aku hanya baru mencium pipimu karena kamu belum menjawab pertanyaanku tadi."zaki kaget bukan kepalang dan masih menghayal tentang kejadian yang menimpanya.


"Baiklah jika Kamu masih belum bisa memberikan jawaban kepadaku,tapi kamu mulai sekarang tidak boleh menghindariku..."zaki hanya diam membisu sambil mengangkat sudut bibirnya dengan senyuman..


"Bagaimana kalau kita makan dulu setalah itu aku akan mengantarmu pulang.."dalam keadaan canggung Zaki berusaha mencoba merubah sesuana yang seperti ini dengan mengajak indah makan..


"Baiklah"mereka pun memberhentikan mobilnya ditempat parkir dan menuju restoran untuk makan...


***


Setelah mereka berdua selesai makan,dan pergi menuju parkiran untuk mengambil mobilnya,tidak diduga oleh zaki, sudah banyak kaum muda-mudi berfoto Dengan mengambil gambar mobilnya untuk dimasukkan kedalam media sosial..


"Hay gembel ngapain kamu kesini pergi jauh sana,gak lihat gue lagi foto dengan mobil sports mahal ini..sana kamu pakaian mu membuat kemahalan Mobil ini luntur.."teriak salah satu pemuda Dengan tatapan jijik karena melihat pakaian yang Zaki kenakan..


Tanpa basa-basi lagi mendengar perkataan pemuda tadi membuat Zaki naik darah dan segera menarik kerah bajunya lalu melemparnya ketanah,sehingga pemuda itu terpelanting dan tersungkur...


"Bajingan kau gembel sialan"belum selesai pemuda itu berkata,dia langsung diam dengan mata melotot ketika melihat Zaki masuk kedalam mobil Lamborghini Veneno roadst yang merupakan edisi terbatas tersebut..


"Kaulah jauh jauh dari sini dasar tidak tahu malu, sebelum kau berkata ngaca dulu dengan wajah jelekmu itu"teriak Zaki membuat pemuda itu diam seribu bahasa..


Zaki segera menjalankan mobilnya dan segera menuju kearah indah yang sedang menunggunya..


"Kenapa lama sekali..?"tanya indah agak bente karena sudah lama menunggu..

__ADS_1


"Heheh biasa ada gangguan ketika aku ambil mobil, namanya juga mobil mahal banyak yang ingin foto"tawa Zaki sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal..


***


Selang 30 menit perjalanan mereka pun sampai didepan pintu gerbang rumah Indah..


"Sekarang kita sudah sampai tuan putri"tawa zaki semeringah.


"Iss kamu" senyuman indah keluar di wajah cantiknya Sambil mencubit pipi Zaki..


"Makasih ya udah traktir aku dan juga mengantar aku pulang"zaki pun hanya senyum dan melambaikan tangannya serta pergi meninggalkan kediaman indah..


Sedang asik menyetir mobil Lamborghininya, zaki dikagetkan dengan suara bunyi didalam speaker mobilnya..dan ternyata itu dengan nomor tidak dikenal..


Sebelum membawa mobil Lamborghini keluar jalan,zaki sudah diberi petunjuk oleh Diana untuk memasang sejenis aplikasi yang bisa memindahkan panggilan handphone kedalam jaringan aplikasi mobilnya..


'Halo "jawab Zaki menjawab panggilan tersebut..


"Apa kau kenal suara ini"selesai berkata tersebut,orang yang menelepon zaki segera mengarahkan handphonenya kearah orang yg ada disampingnya..


"Zaki jangan mau datang kesini, mereka ingin berbuat jahat padamu "teriak pemuda yang disekap itu .


"Diam kamu jangan terlalu banyak omong"


"BUkk"bnyi suara pukulan didalam handphone Zaki....


"Ryan.."teriak Zaki dangan keras sambil memberhentikan mobilnya dipinggir jalan.


"Ternyata kamu kenal juga ya,ini aku Dodi jika kamu ingin Ryan aku lepaskan,datang saja ketempat pemukiman bagian barat kota NJ."tawa Dodi dengan keras dan bahagia.


"Bajingan kau Dodi lepaskan Ryan atau kau akan terima balasan dariku"

__ADS_1


"Tuttttt"bunyi tanda panggilan tertutup.


"Bajingan kau Dodi, kalau berani melukai Ryan akan ku habisi kau.."geram Zaki dengan marah sambil mengepalkan tangannya berbentuk tinju...


__ADS_2