
Dalam keadaan marah besar Zaki segera menghubungi Leo untuk meminta bantuannya mencarikan orang yang paling ditakuti di kota NJ bagian barat ini..
"Halo tuan muda,ada apa ya?"dengan cepat Leo mengangkat telepon dari Zaki..
"Aku membutuhkan Orang yang paling ditakuti oleh para preman dikota barat NJ.."tanya zaki tanpa pikir panjang..
Leo yang tau Tuan mudanya lagi marah karena mendengar nadanya didalam telepon,tidak berani mempertanyakan alasan Zaki membutuhkan orang yang ditakuti dibarat kota NJ.
"Ada tuan muda,Nanti dia langsung aku suruh pergi ketempat kediaman tuan muda.."jawab Leo dengan serius..
"Baiklah klw gitu."ucap Zaki Langsung mematikan handphonenya..
Zaki segera menjalankan mobilnya menuju Villa Garden, yang merupakan Villa termahal dan termewah dikota tersebut.
****
Zaki yang sudah berada dikediamannya lagi sedang meminum segelas kopi sambil menunggu orang yang dipromosikan oleh Leo untuknya..
"Tuan muda ada tamu didepan, katanya dia kesini disuruh oleh tuan Leo, untuk bertemu dengan anda.."ucap mily menghampiri Zaki..
"Baik aku akan segera keluar.."Tanpa banyak pikir Zaki dengan cepat segera menuju keluar villanya..
"Masuklah"teriak zaki memanggil seseorang lelaki yang berada diluar..
"Mau minum apa?"tanya Zaki..
"Terserah apa yang disediakan aja tuan Zaki"jawab pemuda tersebut dengan bicara hati hati..
Sebelum dia bertemu Zaki, Leo sudah memberitahukan kepadanya untuk bicara sopan dan tidak menyinggung dia, kalau tidak nyawanya taruhannya..
"Baiklah, kalau boleh tahu siapa namamu?"
"Nama sayang Alex Xander tuan Zaki"
"Baiklah aku langsung tanya tanpa panjang lebar lagi kepada mu,teman ku telah diculik oleh orang orang dikota barat NJ ini,apa kamu bisa membantuku..?"tanya Zaki dengan wajah yang serius..
"Tenang aja tuan, kalau kota NJ ini tidak ada yang berani melawanku"jawab lelaki tersebut dengan percaya diri..
"Berapa banyak anak buahmu ada di kota ini..?"
"Anak buahku ada 500 orang dikota ini"jawab Alex dengan tegas..
Alex merupakan penguasa paling ditakuti preman preman yang ada dikota barat NJ, dibandingkan dengan Rais,alex merupakan boss yang tidak bisa disinggung oleh nya..
"Baik kalau gitu,bawa seratus orang aja untuk ikut bersama mu.. berikan aku nomor handphone mu biar aku dengan mudah menghubungimu.."Alex pun segera memberikan nomor handphonenya kepada Zaki..
Sekarang urusan dengan Zaki sudah selesai, Alex segera pergi meninggalkan kediaman mewah Zaki dan bersiap menunggu panggilan dari zaki..
__ADS_1
"Sekarang aku akan buat kamu menderita Dodi, termasuk orang-orang yang membantumu"Zaki bergumam sendiri setelah kepergian alex..
****
Akhirnya Zaki mulai tenang dan lega dapat bantuan dari Alex..
Kemudian Zaki mengeluarkan handphone-nya menghubungi Dodi...
"Halo Dodi dimana aku bisa bertemu denganmu"tanya Zaki dengan nada yang sedikit marah..
"hahahahah, akhirnya kamu menghubungiku, datang saja ke daerah perkampungan bull,aku beri kamu waktu satu jam,jika lebih dari satu jam akan aku patahkan satu kakinya Ryan"bentak dodi dengan tawa yg bahagia..
"Kau lihat saja, setelah Ini tawa mu akan jadi tangisan mu.."bentak Zaki dengan marah..
Zaki segera pergi ke daerah perkampungan bull,tapi sebelum itu Zaki tentu menghubungi alex dahulu agar bersiap bersiap mengikutinya dari kejauhan..
15 menit telah berlalu, Zaki akhirnya sampai di perkampungan bull, sebelum dia keluar dari Mobilnya Zaki segera menghubungi kembali alex,..
"Alex apa kamu dan anak buahmu sudah siap,aku akan segera masuk kesana bertemu dengan mereka.."jawab Zaki menelpon Alex.
"Saya Dan anak buahku sudah siap, seperti kata Anda Aku membawa 100 orang.."jawab Alex dengan percaya diri..
"Kalau gitu nanti aku akan beri tanda kepadamu, kamu dan anak buahmu segera masuk kedalam"Tanya zaki memberi arahan kepada Alex..
"Baik tuan muda".
Zaki segera masuk kedalam ruangan tempat Ryan disekap oleh Rais.
"Apa kau Zaki"tegur salah datu preman berbandan beresi sambil melotot mendekati nya.
"Ya aku Zaki"Dengan Sentai Zaki memberi tahu namanya..
Setelah mendengar ucapan Zaki,preman tersebut menyuruh Zaki masuk kedalam pintu yang berada disampingnya.
Zaki segera masuk kedalam ruangan tersebut, ketika itu dia melihat seorang pria yang sudah babak belur karena dihajar,dia adalah Ryan sahabat yang selalu ada membantunya ketika sekolah dulu...
"Bajingan,apa yang kau lakukan kepada temanku,aku sudah bilang akan datang, kenapa kau memukul temanku.."
Dengan marah zaki menunjuk seorang pria yang duduk dengan santai di kursi sofa,sudah jelas Zaki tahu kalau dialah yang bernama Rais.
"Kau disini tidak perlu marah,aku disini tidak untuk mendengar ocehan mu,kau juga akan bernasib sama dengan temanmu."
Tawa Rais dengan senyuman jahat.
"Bagaimana tuan Dodi apa perlu dia dihajar sekarang?"
"Ingat sisakan aku untuk menghajarnya, aku ingin mematahkan satu tangan dan kakinya"
__ADS_1
Tawa Dodi dengan bahagia, karena sebentar lagi lagi dapat membalas dendamnya kepada Zaki.
Tanpa pikir panjang Lagi Rais memerintahkan anak buahnya untuk segera menghajar dan menangkap Zaki..
"Kau maju tangkap lelaki itu cepat"Teriak Rais kepada anak buahnya yg mempunyai badan yang berisi..
"Baik bos"
Tapi belum sempat dia menangkap Zaki, dengan cepat sebuah pukulan mendarat kewajah pria tersebut ..
"Bukk..."pria tersebut terpelanting sambil menahan wajahnya yang mengeluarkan darah..
"Serang bersamaan"teriak Dodi yang sudah tidak sabar ingin melihat Zaki dihajar.
Mereka pun mengoroyok Zaki dengan bersamaan, sekitar 10 menit mereka mengeroyok Zaki,tanpa memberikan Zaki istirahat.
10 orang tumbang dengan pukulan Zaki,dan datang masuk lebih banyak lagi untuk mengeroyok Zaki.
"Kau hebat juga ya,bisa mengalahkan banyak anak buahku,aku tidak menduga kau juga bisa bela diri"
Sambil tertawa melihat Zaki yang mulai kewalahan kehabisan staminanya..
"Sial kalau seperti ini terus aku bisa kehabisan stamina,aku harus segera memerintahkan Alex dan anak buahnya masuk."
Zaki segera memberikan tanda kepada Alex lewat handphonenya untuk segera masuk..
Alex yang mendapatkan tanda dari zaki,segera memerintahkan anak buahnya untuk mengikutinya masuk kedalam ruangan tersebut.
Sementara itu Zaki makin lama makin kewalahan melayani anak buah Rais bertarung karena sudah mulai kelelahan..
"Hahahah kau sudah kelelahan,kali ini kau pasti akan aku habisi"teriak Dodi yang semakin bahagia..
"Kalian serang bersamaan lagi aku mau lihat sampai mana kuat staminanya.."
Bentak Rais dengan nada keras kepada anak buahnya..
Ketika mereka hendak menyerang Zaki lagi, tiba-tiba datang anak buah Rais daru balik pintu berlari menghampiri Rais..
"Boss gawat kita diserang sama tuan Alex dan anak buahnya"uca salah satu anak buahnya masuk kedalam menghampiri Rais dengan wajah pusat ketakutan.
"Apa bos alex?!, kenapa dia menyerang kita,aku tidak pernah menyinggungnya?"
Ketika melihat Rais dan anak buahnya dalam keadaan bingung serta ketakutan, Zaki dengan lepas tertawa dan senang..
"Hahahahahaa"
"Apa yang kau ketawain"Teriak Dodi dan Rais dengan serentak..
__ADS_1
"Aku tertawa melihat kalian seperti melihat kelinci yang hendak dimangsa harimau"tawa Zaki kembali..
"Tuan Zaki "ucap Alex membungkukkan badannya menghadap Zaki..