
Setibanya Zaki di Hotel Menara Live,dia tidak terlihat sama sekali Batang hidung Ryan... terlihat para penjaga keamanan sudah berbaris dengan rapi beserta para staf hotel bersiap menyambut kedatangan para tamu yang akan menghadiri acara lelang..
"Hay gembel ngapain kamu ada disini bagaimana penjaga membiarkan gembel seperti ini masuk"teriakan yang entah dari mana seperti mengarah kearah Zaki..
Ternyata yang barusan berteriak mengatakan gembel adalah Harris yang merupakan sang pewaris Indopenden Grub, yang pernah dipermalukan oleh Zaki ketika mereka makan bersama...
"Oohh ternyata CEO masa depan Indopenden Grub, yang tidak mampu membayar uang ketika makan.."teriak Zaki dengan keras yang langsung membuat Harris menjadi geram..
Harris masih ada hubungannya keluarga dengan Roby yang dibuat babak belur oleh Zaki diparkiran hotel Menara Live..
Ayah Harris dan ayah Robby merupakan saudara kandung yang sedang memperebutkan hak waris perusahaan ternama mereka Indopenden Grub..
"Hay gembel jangan asal bicara ya Kamu"teriak Harris tidak terima kepada Zaki yang mencoba mempermalukan dirinya..
"Hentikan jangan membuat masalah disini" teriak seseorang orang yang baru keluar dari dalam hotel.. ternyata yang barusan menghentikan pertengkaran mereka merupakan Hardi, penanggung jawab Hotel Menara Live..
Serentak Zaki dan Harris menolehkan kepalanya kearah suara barusan yang berteriak kepada mereka..
"Maffkan saya tuan Hardi,saya tidak bermaksud membuat masalah disini tapi pemuda gembel ini yang mencari masalah duluan..
Ohh ya Tuan Hardi,dengar dengar sepupuku terluka parah di area parkiran hotel Menara Live ini.."
Paham dengan niat Harris mencoba mengancam dirinya, tentu saja Hardi tidak terima..
"Ohh jadi kamu ingin menyalahkan aku sebagai penanggung jawab Hotel ini karena terlukanya sepupu mu"gertak Hardi mulai memperlihatkan wajah geramnya kepada Harris, tentu saja Harris dengan cepat merespon untuk meredakan amarah Hardi..
"Bukan begitu tuan Hardi,saya hanya ingin menanya saja mungkin saja Anda tahu siapa pelakunya.."tentu saja Harris mencoba membela dirinya, agar juga tidak bernasib sama seperti sepupunya..
"Jika kamu dan keluargamu tidak senang dengan saya, silahkan datang menemui saya pribadi dengan langsung.."
"Maffkan saya Tuan Hardi atas kelancangan saya"Harris segera membungkukkan badannya meminta maaf kepada Hardi..
"Tapi bagaimana dengan gembel ini,kenapa keamanan membiarkan dia masuk dengan santai?"Hardi segera membantah perkataan Harris supaya tidak mempermalukan Zaki dengan santai..
__ADS_1
"Sudah jangan diperpanjang Lagi,jika ada orang yang datang kesini berarti mereka tamu penting yang akan mengikuti acara lelang ini, silahkan tuan Harris segera masuk kedalam dan tujukan kartu undangannya,jika tetap mencari masalah disini kami akan mengusir anda.."
Kejadian ini tentu saja membuat Harris kaget bukan kepalang, tidak biasanya seorang seperti Hardi membela seseorang yang berpakaian biasa seperti Zaki ini..
"Baik tuan Hardi,saya akan masuk kedalam... saya yakin pemuda gembel ini pasti tidak mempunyai surat undangan lelang, anda harus segera mengusir dia.."
Setelah puas berkata dan menghina Zaki, Harris segera pergi masuk kedalam hotel Menara Live untuk pergi mengikuti acara lelang.
"Apa benar Anda Tidak mempunyai undangannya,jika benar saya akan memerintahkan bawahan saya untuk membiarkan Anda masuk"
Tentu saja Zaki paham dengan maksud Hardi yang ingin mencoba membuat dia aman dan senang berada di acara lelang Ini...apa lagi sekarang Hardi sudah tahu siapa Zaki ini sebenarnya..
"Tidak perlu aku mempunyai undangannya bersama dengan temanku"
Tiba-tiba ada seseorang menepuk pundak Zaki dari belakang"Kamu kemana aja zak,aku dari tadi mencari kamu, aku kan sudah bilang menunggu kamu didepan pintu masuk hotel.."
Zaki tahu kalau Ryan sedang kesal karena menunggu dirinya dari tadi..
"Hehe maffkan aku,tadi ada masalah pribadi disini.."senyumannya Lagi memegang bagian kepalanya yang tidak gatal..
"Siapa itu zak"tanya Ryan yang baru sadar kalau ada lelaki lain selain mereka berdua..
"Itu namanya Hardi,dia penanggung jawab Hotel ini"jawabnya dengan santai
"Apaaaaa....apa aku tidak salah dengar, tuan Hardi itukan termasuk orang-orang golongan kalangan atas, bagaimana kamu bisa kenal dengan dia"teriak Ryan dengan suara yang cukup keras ..
"Telingaku sakit tahu..Dia berteman dengan bossku dan bosku juga memperkenalkan dirinya kepadaku.."coba membohongi Ryan agar bisa menghentikan rasa penasaran dihatinya,zaki segera menarik tangannya untuk segera masuk kedalam acara lelang..
"Udah jangan banyak mikir lagi,ayo segera kita masuk, acara lelangnya akan segera dimulai.."
Didalam sudah tertata rapi ruang tempat acara lelangnya, sudah lumayan banyak para tamu yang hadir acara lelang tersebut..
Zaki dan Ryan segera mencari tempat duduk mereka,dan mempersiapkan semua kebutuhan untuk acara lelang tersebut..
__ADS_1
Tak berapa lama seseorang maju keatas pentas dengan berpakaian rapi dan berwibawa, yang langsung menyapa para tamu yang sudah dari tadi menunggu acara lelang ini..
"Para hadirin sekalian, sebelum acara lelang ini saya mulai, perkenalkan mana saya Deni..
Saya disini sebagai pembawa acara lelang ini dari awal sampai selesai..
Langsung saja saya akan memulai acaranya dengan barang yang pertama.."
Seorang wanita cantik dengan tubuh tinggi dan kaki yang ramping naik keatas panggung ketempat Deni yang membawa acara. Sambil membawa sebuah cincin dengan lapisan batu giok..
"Nah hadirin ini cincin dengan berlapisan batu giok hijau,mari kita buka dengan harga 50 juta..
Silahkan para hadirin menawar batu cincin giok hijau ini.."
60 juta...70 juta...85 juta...
Banyak para orang kaya berteriak berebutan batu cincin tersebut, sedangkan Zaki dan Ryan hanya menonton saja karena tidak tertarik dengan barang tersebut..
Setelah para tamu selesai meneriaki harga dari barang tersebut, tibalah waktunya barang kedua untuk segera dilelang...
ketika lagi asik menonton acara lelang, tiba-tiba bunyi handphone Zaki berbunyi dengan tertulis nama Indah..
"Ryan... handphone ku berbunyi aku angkat mau dulu"teriak Zaki dengan ditanggapi anggukan kepada dari Ryan..
"Halo.."ucap Zaki menerima panggilan handphonenya..
"Zaki kamu hari Minggu ada acara Tidak, soalnya Kakek ku berulang tahun,aku ingin kamu menemani ku ketempat kakek ku, sekalian memperkenalkan kamu dengan para saudaraku"langsung saja wajah indah memerah setelah mengatakan ingin itu...
Sempat berpikir sebentar, kemudian zaki menerima ajakan indah..
"Baiklah aku akan ikut denganmu" ucapan Zaki tentu saja membuat indah menjadi sangat senang,...
Niat indah mengajak Zaki untuk memperkenalkan kepada saudara saudaranya agar para saudaranya tidak menjodohkannya dengan anak orang kaya yang gak jelas..
__ADS_1
"Terimakasih ya Zaki, kalau gitu aku tutup dulu ya dah.."setelah menerima panggilan dari indah Zaki mulai berfikir dengan hadiah ulangtahun kakeknya indah..
"Pas sekali aku berada di acara lelang Ini, aku harus segera cari barang yang disukai oleh kakek indah.."