Warisan Konglomerat

Warisan Konglomerat
Tragedi.


__ADS_3

Kejadian Ini terasa sangat canggung bagi Zaki..


Jantung dengan cepat berdetak tak karuan.. Tercium wangi tubuh indah masuk kedalam hidung Zaki..


Apa lagi sekarang indah Malah melekat Dan duduk disamping Zaki dengan meletakan kepalanya di bahu kiri Zaki..


Tubuh Zaki yang mendapatkan sentuhan mendadak dari indah,diam membeku tak bergerak sedikit pun..


Pikiran yang berada di otak Zaki mulai memberontak tak karuan seperti memerintahkan untuk segera menerkam indah...


"Hay Zaki apa Lagi yang kau tunggu, langsung saja sikat apa kau tidak paham kalau indah sengaja memberi mu kode.."teriak hati kotor Zaki menghasut..


"Aduhh jangan engkau turuti kenginan kotor itu,apa kamu mau mencoba membuat Harga dirimu malu,ingat bahwa kamu juga mempunyai tunangan..."teriak Hati sisi baik tidak kalah mencoba menenangkan Zaki..


Zaki sempat dilema dengan kejadian ini,andai saja dia tidak mempunyai tunangan mungkin saja Zaki sudah menerkam tubuh cantik indah...


Ketika Zaki melihat indah yang sedang menyandarkan kepalanya ke bahu Zaki, terlihat wajah cantik putih yang sudah terlelap..


"Aduh saya udah gemetaran seperti ini,dia malah tidur"


Zaki menghela nafas dan segera mengangkat tubuh indah masuk kedalam kamarnya..


"Sebelum setan kembali menggodaku lebih baik aku keluar saja.."takut tidak kuat menahan nafsunya, Zaki segera keluar kamar indah setelah melatakan indah kesofa tempat tidurnya..

__ADS_1


"Aduhh sialan godaannya berat sekali "Hela Zaki menghapus keringat dingin yang berada di dahinya..


Kemudian merebahkan tubuhnya kesofa ruang tamu...tak terasa karena tubuh yang cukup lelah, dengan cepat Zaki tertidur diatas sofa ruang tamu...


Pagi hari terdengar suara bunyi bisingan kuali dari arah dapur yang membuat Zaki terbangun dari tidur nyenyaknya...


Ketika baru saja bangun, tanpa Zaki sadari tubuh yang awalnya tidur tanpa ditutupi selimut... ketika bangun Dari tidurnya, Zaki melihat tubuhnya sudah tertutupi dengan selimut...


Dengan senyuman dibibirnya Zaki sudah tahu bahwa pasti indah yang memberi dia selimut ketika selagi tidur..


"Bagaimana tidur mu nyeyak gak"panggil indah sambil membawa sepotong kue dan susu kepada Zaki..


"Aku lagi masak sebentar lagi selesai, untuk sementara kamu makan kue dulu ya"indah kembali berdiri pergi kearah dapur dan meninggalkan Zaki diruang tamu dengan mata yang masih belum stabil..


Setelah menikmati kue dan dan susu yang sudah disediakan didepan matanya,kini indah memanggil Zaki untuk segera mencoba makanan yang sudah dia masak khusus buat Zaki..


"Enak"jawab Zaki bicara gak jelas karena makan masih ada di mulutnya..


Indah hanya tersenyum melihat kelakuan lucu Zaki, yang makan seperti anak anak..


"Aku tidak menyangka masakan kamu seenak ini, pasti beruntung kelak laki yang menjadi suami mu.."ucap spontan Zaki memuji..


Ucapan Zaki yang begitu terdengar ditelinga indah membuat Indah langsung merespon dengan cepat...

__ADS_1


"Lagi pula yang aku masak sekarangkan memang untuk calon suami aku"bagaikan disambar petir ucap lepas indah membuat makanan yang ada dimulut Zaki langsung terhambur keluar...


"Kamu tidak apa-apa Zaki"segera indah menyodorkan Air minum kepada Zaki untuk membuatnya agar tidak tersedak..


"Minum dulu nanti tersedak..."ucap indah tersenyum melihat wajah Zaki yang masih kaget...


Mereka berdua dengan santai dan begitu menikmati makan serapan pagi berdua, tiba-tiba saja terdengar suara telpon rumah berbunyi yang membuat candaan diruang makan berhenti...


"Kamu lanjut makan saja aku akan angkat telpon dulu.."ucap indah berdiri pergi menuju kearah telpon...


"Hallo..."jawab indah mengangkat telpon..


"Sayang Ini ibu...kamu sekarang dimana dan dengan siapa"terdengar suara melati Dengan agak gemetar bertanya keadaan anaknya..


"Ibu ada apa, kenapa suara ibu seperti itu?apa terjadi sesuatu dengan ibu.."Semakin mendengar suara ibunya yang berbeda membuat perasaan indah kuatir..


"ibu tidak apa-apa Sayang....tapi tidak dengan ayah mu....dia sekarang sedang berada di rumah sakit dan sedang di operasi..."jawab melati dengan nada sedih dan gemetar...


"Apaaa.."dengan suara keras indah berteriak sehingga membuat Zaki terkejut menghampirinya...


"Indah ada apa.. kenapa kamu berteriak seperti itulah.."teriak Zaki yang kaget langsung pergi menghampiri indah dengan cepat...


"Ayah...ayah sekarang sedang di operasi dirumah sakit.."dengan Air mata yang tak terbendung lagi keluar dari wajah cantik indah... seakan tahu dengan perasaan indah, Zaki langsung memeluk tubuh indah dan membiarkan dirinya menangis dengan lepas...

__ADS_1


"Tenanglah jangan menangis, kita akan kerumah sakit dulu untuk melihat situasi om Nugroho..."ucap Zaki berusaha menenangkan hati indah...


"Setelah itu aku akan membantumu mencari tahu apa yang terjadi dengan om Nugroho,dan kenapa dia bisa masuk sampai rumah sakit bahkan sampai masuk ruang operasi..."


__ADS_2