
Sementara itu Bobon yang sedang berada di ruang pamannya menceritakan kejadian ketika dia bertemu dengan Zaki
"bagaimana ini paman,si office boy itu bersama dengan pak Roni, bahkan pak Roni menghormatinya.."ucap Bobon dengan kuatir mengadu kepada pamannya.
"sebenarnya apa yang terjadi,kenapa pak Roni bisa sedekat itu dan menghormati lelaki itu, bukankah dia sudah saya pecat kenapa dia bisa kembali ke sini lagi?"
Mereka berdua kebingungan dengan kejadian tersebut dan merasakan was-was dengan dirinya sendiri.
Sementara di ruangan pak Roni, Zaki mengeluarkan seluruh uneg-unegnya kepada Roni..
"sekarang kamu sudah tahu apa yang kamu lakukan pak Roni"ucap Zaki dengan santai sambil meregangkan tangannya di bawah sofa yang empuk.
"baik pak Zaki, sekarang saya akan melaksanakan perintah anda dan memecat 3 bajingan itu., yang jelas anda tidak perlu kuatir dan tunggu menerima beresnya saja"Roni pun berdiri dan segera meninggalkan Zaki yang masih berada di ruangannya sambil membungkukkan badan..
"kalau gitu saya akan segera ke sana, silakan bapak santai saja di sini dulu"..
setelah Roni pergi meninggalkan ruangannya, Zaki pun mengeluarkan senyuman di bibirnya sambil meninggalkan ruangan tersebut
"sekarang kalian tahu telah berurusan dengan orang yang salah dan sekarang terima balasan dari ku"ucap Zaki di dalam hatinya sambil ketawa.
Roni memerintahkan sekretarisnya untuk memanggil seluruh karyawan yang bekerja di perusahaan little grub..
"Ria segera kamu umumkan seluruh karyawan untuk berkumpul di ruang perkumpulan, aku ingin menyampaikan sesuatu itu sama kalian semua"
"baik pak,saya akan memanggil semuanya"ria pun sang sekretaris pribadi Roni segera melaksanakan apa yang telah diperintahkannya..
Tak tak berapa lama nama seluruh karyawan Tan termasuk manajer-manajer yang berada di perusahaan little grub, sudah berada di ruangan tempat perkumpulan..
Tak berselang berapa lama,Roni masuk ke dalam ruangan perkumpulan dan membuat semua yang berada di sana seperti merasakan ketakutan.. sebab ketika Roni masuk seluruh orang yang berada di sana merasakan aura yang mengintimidasi..
Roni mulai mengecek seluruh karyawannya yang berada di ruangan tersebut.
"ria,"teriak Roni..
"iya pak"segera ria menghampiri Roni yang berdiri di depannya.
"wakil CEO dan Bobon dimana,saya tidak melihat mereka segera panggil mereka dan suruh ke sini"teriak Roni kepada sekretarisnya.
__ADS_1
Ria pun dengan cepat melaksanakan perintah atasannya.."ketika ria sudah berada diruangan wakil CEO dia membuka pintu tersebut dan melihat sang wakil CEO dan Bobon berada disana..
"Pak...bapak roni memerintahkan bapak berdua segera pergi keruangan perkumpulan,"tegas ria..
Mendengar perkataan dari ria sang sekretaris pribadi,mereka berdua langsung merasakan perasaan yang tidak baik dengan diri mereka sendiri..
"Paman, kenapa aku merasakan perasaan yang buruk akan menimpa kita ya..?"ucap bobon ketakutan kepada pamannya..
"Sudahlah yang jelas sekarang kita pergi menemui pak Roni, Apa pun kejadian nanti kita harus siap menerimanya..
Mereka bertiga segera berangkat dan pergi menemui Roni diruang perkumpulan..
Ketika mereka tiba diruang perkumpulan,mereka berdua sontak terkejut karena melihat seluruh karyawan berkumpul sedang disana..dan juga terlihat Roni yang sudah berada di sana..
" Pak.. meneger Bobon dan wakil Ceo sudah datang.."ucap ria menghampiri Roni ketika sudah membawa mereka berdua.
"Baiklah sekarang aku akan mengumumkan sesuatu kepada kalian,dan aku akan mengumkan dan memanggil tiga orang,ketika nama tiga orang yang disebutkan segera maju kedepan."mendengar pengumuman yang tegas dari sang atasan..semua karyawan menjadi ketakutan dan bingung...
Mereka ketakutan dan bingung sebab pak Roni mengumumkan dengan suara yang lantang dan wajah yang kesal.
"baiklah aku kan langsung memanggil 3 karyawan yang akan bekerja di perusahaan ini,"
"selanjutnya Bobon sang manager"Bobon pun
maju ke depan..
"Dan yang terakhir sang wakil CEO Gerry"sontak gerry pun kaget yang terkejut karena namanya juga dipanggil oleh sang CEO..
Kejadian tersebut membuat semua orang pada bingung, mereka tahun bahwa mereka bertiga merupakan 3 kelompok yang memimpin perusahaan ini setelah pak Roni..
"kalian bertiga dipecat, segera ambil peralatan kalian dan pergi dari sini.."tegas roni kewajah mereka bertiga..
Kejadian mencengangkan membuat seluruh orang yang berada diruangan tersebut pada bingung dan kaget..
"Apa....pak kenapa anda memecat saya,saya sudah lama bekerja sebagai bawahan Anda,dan saya juga wakil anda..kenapa anda memecat saya..?"kata pemecatan membuat Gerry mencoba membujuk Roni Dengan menggunakan jabatannya..
"Kamu tau kenapa kamu saya pecat?"bentak roni..
__ADS_1
Gerry pun menggeleng-gelengkan kepalanya tanda tidak tahu..
"Kerana kamu telah menyinggung orang yang salah..,dan juga lamu telah menyalah gunakan kekuasaan,untuk melindungi keponakan mu yg sering membuat pelecehan kepada karyawan wanita yang bekerja di sini.."Bentak roni dengan keras..
Sontak para karyawan wanita senang bukan main melihat mereka bertiga dipecat dari perusahaan ini...karena dengan perginya mereka bertiga, perusahaan ini akan menjadi tenang dan tentram..
"Dan untuk kamu bobon,saya tidak perlu membicarakannya karena kamu sudah tahu tentang kesalahan kamu.."bobon pun menundukkan kepalanya Dengan wajah tegang..sedangkan anton dipecat karena dia merupakan kaki tangan bobon,dia sering membawakan karyawan wanita keruangan bobon dengan alasan jika mereka menolak akan dipecat..
"Dan sekarang kalian bertiga angkat kaki dari perusahaan ini, membuat citra perusahaan menjadi jelek saja.."bentak Roni marah,mereka pun pasrah dan tidak berusaha membela diri mereka dan pergi meninggalkan ruangan tersebut..
"Dan kamu untuk kamu renita!?"sontak wajah cantik renita berubah ketakutan karena dipanggil oleh Roni..
"Pak saya mohon jangan pecat saya..saya tidak melakukan kesalahan apapun.
tolong Jangan pecat saya"Renita mulai ketakutan dan memohon kepada Roni.
"Yang mau mecat kamu itu siapa?,Aku ingin mengatakan sama kamu,jika zaki datang kesini langsung hubungi saya,dan jika dia mau masuk keruangan saya,langsung antar dia keruangan saya,kamu ngerti.."
Mendengar panjang lebar dari sang atasan yang sangat menghormati Zaki..Renita pun mengangguk tanda paham.."Baik pak"..
Sementara itu,gerry bobon dan Anton sudah berada dilantai bawah...
Tanpa sengaja ada suara yang memanggil mereka..
"Bagaimana meneger mesum, wakil CEO penyalah gunaan kekuasaan dan terakhir sikaki tangan mesum.."Sontak mereka bertiga mengalihkan badan mengarahkan ke arah suara tersebut..
"Ternyata Mantan ob masih disini"teriak Anton..
"Wah wah si kaki tangan cabul berani berkotek setalah dipecat"Tawa zaki membalas menghina.
"Mantan OB sialan!"Anton dan bobon makin kesal dan hendak menghajar zaki..
"Mau menghajar aku,kalian Taukan aku masih tamu pak Roni,apa perlu aku telpon dia agar memanggil keamanan untuk menendang kalian.."Zaki Pun tidak takut dan makin membalas mereka,
kalau diajak berkelahi mereka ini hanya diibaratkan bagaikan kerupuk tidak ada apa-apanya... yang sementara zaki merupakan ahli bela diri.
"Sudah hentikan, jangan buat kita tambah malu,nanti ada saatnya kita akan membalas dia."teriak gerry kepada mereka berdua..
__ADS_1
Anton dan bobon menuruti perkataan Gerry dan pergi meninggalkan zaki...
"Ya akan aku tunggu balasan kalian"teriak zaki yang membuat orang disikitar menoleh kearahnya.