
Dengan santainya Zaki memberikan parfum yang seharga 5 miliar kepada indah, kejadian ini membuat mereka semua terkejut dengan hampir tidak percaya, bahkan indah sendiri juga tidak percaya, Zaki dengan mudah membeli parfum harga yang begitu fantastis,apa lgi Dengan santainya memberikan parfum tersebut kepada dirinya..
"Sekarang aku Sudah membeli parfum itu, buktikan perjanjian kamu tadi"dengan nada dingin Zaki menghampiri Andre..
"Apa kamu mau aku bersujud dan menjilati sepatumu?"
Sepertinya Andre Tidak akan dengan mudah menepati janjinya, Tapi Zaki Sudah tahu bahwa Andre tidak akan semudah itu bersujud apa lagi sampai menjilati sepatunya..
"Benar, bukankah kita sudah membuat perjanjian itu tadi"
Bukanya menyesal karena kalah taruhan, Andre Malah tertawa dengan lantang..
"Jangan mimpi kamu,mana mungkin aku sang pewaris CEO perusahaan Hendrawan akan sujud padamu, bahkan sampai menjilati sepatumu.."
Tebakan Zaki ternyata benar, Andre tidak akan dengan mudah menepati janjinya..
"Sudah aku duga,kau akan berkata begitu"senyum Zaki dengan wajah dingin menatap Andre..
"Kau sudah tahu bahwa aku tidak akan mau pernah kalah dengan lelaki miskin sepertimu.."
Sepertinya otak Andre sudah tidak waras,dia tidak mampu membeli parfum yang seharga 5 miliar tersebut, sedangkan Zaki mampu membelinya,tapi dengan mudahnya dia mengatakan Zaki orang miskin..
"Otak kau sudah tidak waras ya"bela indah yang tidak mau kalah membantu Zaki..
Bukanya marah Andre malah mencoba membujuk Indah untuk pergi meninggalkan Zaki..
"Cantik,lebih baik kamu bersama denganku,aku jamin apapun yang kamu inginkan akan aku kabulkan"
__ADS_1
Perkataan Andre malah bikin indah tertawa dengan lantang dan keras..
"Kau ini bodoh ya"heran melihat indah mengatakannya bodoh, membuat Andre tidak terima..
"Hay jangan mentang-mentang kamu ini tipe ku,kamu dengan mudah mengatakan aku bodoh.."
Indah maju kedepan mendekati Andre,bukanya takut indah Malah kembali menantang Andre dengan terang terangan..
"Kau bilang akan membelikan aku apapun yang aku inginkan kalau aku bersama denganmu, bukankah pacar mu yang berada di sampingmu itu, dia menginginkan parfum ini,dan kau berkata kau tidak sanggup membelinya, sedangkan Zaki yang kau bilang miskin itu mampu membeli parfum ini,dan bahkan memberikan parfum ini kepadaku, padahal aku tidak meminta kepadanya..tapi dia tetap memberikannya kepadaku..
Dan kau ingin membandingkan dirimu dengan Zaki, bukankah kau itu bodoh.."
Kesal dan marah indah mempermalukan dirinya didepan umum, Andre Tanpa sengaja mengangkat tangannya,dan hendak menampar wajah indah..
Tapi dengan sigap dan cepat Zaki menendang perut Andre ketika tangannya belum sampai kewajah Indah..
"Ahhhhh"teriak Andre terpelanting jatuh memegang perutnya yang ditendang Zaki..
Bluusssss... wajah indah memerah mendengar perkataan Zaki yang mengatakan bahwa dirinya kekasihnya..
Lain dengan Dwi, justru dia kesal serta cemburu melihat Zaki begitu melindungi indah dengan kasih sayangnya..
Lain dengan andre, Jangankan melindungi dengan kasih sayang,jika dalam keadaan darurat bahkan Andre tega mengancam Dwi untuk melindungi dirinya sendiri..
Kalau saja Dwi bukan wanita matre tentu saja dia akan pergi meninggalkan Andre,tapi karena otak Dwi sudah ditutupi dengan uang dan uang..
"Kau berani menendang perutku"ancam Andre menunjuk wajah Zaki..
__ADS_1
Bukanya Zaki namanya kalau dia takut dengan ancaman tersebut, apa lagi Sekarang baginya seluruh keluarga Hendrawan hanya merupakan serangga yang tidak perlu dipandang...
"Bukan hanya berani menendangmu,jika aku mau,aku bisa membuat seluruh keluargamu bersujud di bawah kakiku"bisik Zaki ketelinga Andre dengan pelan,tapi bernada dingin seperti mengancam..
Zaki tidak ingin indah mendengar perkataannya barusan, mangkanya dia berbicara dengan pelan ketelinga Andre..
"Kurang ajar kau"belum sempat andre berteriak, Zaki dengan kasarnya menarik rambut Andre kebawah kakinya supaya bisa mencium sepatunya..
"Sekarang tempati taruhannya, jilat sepatuku"
Adegan itu membuat dwi heran dengan kelakuan Zaki yang sekarang, dulu dia sewaktu masih menjadi pacarnya, Zaki tidak pernah terlihat olehnya sebrutal ini.
Setelah Zaki menodong kepala Andre dengan kuat kearah sepatunya,Zaki dan indah pergi meninggalkan mereka berdua dalam keadaan kesal dan marah..
"Baru kali ini aku diperlakukan seperti ini,lihat saja kau akan kubalas 10x lipat.."
Kepergian Zaki dan indah meninggalkan decak kagum orang orang yang berada di sana, Sebab baru kali ini bisa menonton kejadian langka tersebut..
Berbeda dengan Andre, kejadian ini sangat memalukan baginya, seorang CEO masa depan seperti ini dipermalukan didepan orang banyak..
"Hahahah,aku tidak menyangka kamu sehebat ini,aku kira kamu akan membiarkan mereka karena tidak menepati janjinya.."tawa Indah dengan senang berjalan sambil menggandeng tangan Zaki..
"hehehehe, emang sekarang kita mau beli apa"ucap Zaki mencoba mengubah topik pembicaraan..
Mereka pun melanjutkan belanja didalam mall, tentu saja Zaki sebagai pembawa barang..
"Perempuan kalau belanja emang menakutkan"
__ADS_1
Melihat Zaki kesusahan membawa barang yang begitu banyak,indah tertawa dengan nada mengejek"masak bawa barang seperti itu kesusahan sih"
tidak tega melihat Zaki seperti itu indah mengambil beberapa kantor yang berada ditangan zaki, supaya Zaki tidak begitu susah mengangkat barang yang lain..