Warisan Konglomerat

Warisan Konglomerat
DAMPAK BERANI BERURUSAN DENGANKU


__ADS_3

Setelah kepergian mereka bertiga,zaki pun segera melangkah kan kakinya pergi meninggalkan perusahaan little grub..


Ketika zaki bar sampai didepan pintu perusahaan, tanpa sengaja zaki berpapasan dengan Dwi yang merupakan mantan kekasihnya yang sedang bersama dengan pacar barunya..


"Heh zaki ngpain kamu disini"sapa Dwi kepada Zaki yang sedang berhadapan depan matanya..


"Ohh iya, lihat nih pacar baru ku dia bernama Andre Hendrawan, pengusaha kaya dari perusahaan Hendrawan..gak seperti kamu seorang lelaki miskin dan gembel.."hina Dwi kepada Zaki yang sedang mencoba membanggakan pacar barunya..


"Kamu tau gak aku beruntung putus dengan orang miskin kayak kamu dan sekarang bisa mendapatkan pacar baru yang kaya.."Bangga dwi..


"Jadi ini mantan kamu lelaki kayak gembel gini,kenapa kamu bisa mau sama dia dulu..!"andre mulai gak mau mengalah untuk menghina dan menatap jijik zaki..


"Oohh yaa.. sekarang kamu pergi sana,, perusahaan ini bisa jadi terbawa bau gembel"hina andre makin menjadi-jadi..


"Emang kalian mau ngapain ke sini?"zaki tanpa mempedulikan hinaan mereka dan malah bertanya alasan mereka kemari..


"Kamu Taukan,pacar baruku yang kaya ini mau melakukan kerjasama dengan perusahaan Little grup ini, perusahaan inikan lumayan berkembang dan maju dikota ini, mangkanya perusahaan pacarku ini mau melakukan kontrak kerjasama..kamu itu orang miskin jadi percuma aku ceritakan panjang lebar!"Hinaan dari mantannya yang semakin menjadi-jadi..


Zaki pun tanpa peduli meninggalkan mereka berdua yang sedang menghinanya didepan pintu masuk perusahaan..


Karena Zaki sudah malas berurusan dengan mereka berdua..


"Hy miskin kenapa langsung pergi,?"teriak andre menghina zaki didepan umum..


"Udahlah sayang biarkan saja dia.. gak perlu diladeni.. mending kita langsung keruangan CEO pak Roni.."tarik dwi menarik tangan andre..


"Baiklah"..

__ADS_1


Setelah jauh dari mereka berdua Zaki terlihat kesal dan marah dengan tingkah laku mereka Dan kemudian mengeluarkan handphone menghubungi Roni untuk langsung membatalkan kerjasama dengan perusahaan Hendrawan..


"kau berani menghina ku tapi kau ingin bekerjasama dengan perasaanku..."ungkap Zaki dalam hati sambil mencari nama Roni untuk menghubungi nya, dan sayang Zaki tidak bisa melihat reaksi Andre ketika kontrak kerjasama mereka ditolak..


"halo pak Zaki ada apa ya?"ucap Roni dengan nada lembut..


"apa hari ini kamu akan mengadakan kontrak kerjasama dengan perusahaan Hendrawan.."tanya Zaki tanpa basa-basi..


"iya pak Zaki Saya sekarang ada kerjasama dengan perusahaan Hendrawan,ada apa ya?"


"tolak semua kerjasama dengan perusahaan Hendrawan dan usir orang bernama Andre dan pacarnya dari perusahaan.."mendengar perkataan dari Zaki pak Roni pun semakin kaget dan terkejut..


"kalau boleh tahu kenapa ya pak kerjasama kitakan bisa saling menguntungkan emang kenapa ditolak"Roni pun makin bingung dan ingin bertanya alasan kenapa Zaki menolak kerjasama dengan perusahaan Hendrawan.


"lelaki itu yang bernama Andre merupakan anak dari perusahaan Hendrawan, dan dia baru saja menghinaku kan aku tidak akan sudi perasaanku bekerjasama dengan mereka."mendengar bosnya berkata seperti itu, membuat Roni naik emosi serta geram dan kesal kepada anak Hendrawan tersebut..


"Kalau gitu aku tutup dulu telponnya aku ada urusan penting,soal ini aku serahkan kepadamu.."


"baik pak Zaki ada tenang saja"..


Zaki pun mematikan handphone nya dan berguman sendirian


"Dasar lelaki tolol,kamusudah menghinaku tapi kamu ingin bekerja sama dengan perusahaan ku.. mimpi kok di siang bolong..sekarang kamu akan tau akibatnya kalau berani macam-macam denganku.."Zaki pun pergi meninggalkan perusahaan tersebut sambil merasakan perasaan kemenangan..


"halo pak Roni ada tamu yang bernama Andre dari perusahaan Hendrawan dan ingin bertemu dengan anda"sapa sekretaris ria kepada roni..


"Baik suruh saja dia masuk"

__ADS_1


"Baik pak".


Ria pun segera mempersilahkan andre dan dwi masuk kedalam ruangan Roni.


"Selamat siag pak roni,saya Andre dari perusahaan Hendrawan ingin"belum sempat andre selesai membicarakan tentang kedatangannya Roni lngsung mengangkat tangannya..


"Apa Kamu bernama Andre..?"tanya Roni


"Iya pak"Anggukan Andre..


"Lebih baik sekarang kalian keluar dan pergi dari perusahaan little grub,dan jangan pernah kembali kesini..."bentak Roni dengan nada yang lumayan tinggi..


Perkataan dari Roni membuat mereka berdua tercengang dan bingung..


"Pak Roni,bukankah anda dan ayah saya sudah membicarakan tentang kerjasama antara perusahaan..? kenapa sekarang anda malah mengusir saya"Andre pun mulai tidak terima tiba tiba diusir sebab ,jika dia bisa mendapatkan kerjasama dengan perusahaan little grub,maka dia bisa membangkitkan perusahaan Hendrawan dan akan mendapatkan pangkat menjadi CEO diperusahaan tersebut..


"Itu terserah aku mau menerima kerjasama ini apa tidak.. sekarang kamu pergi dari sini sebelum aku menendang kalian berdua keluar dari sini.."suara Roni semakin keras sehingga mereka berdua pergi sambil tak berdaya dan meninggalkan perusahaan little grub..


Setalah mereka berada diluar perusahaan little grub.. Andre mengutuk dan berbicara sendiri


"Kenapa jadi seperti ini,apa yang akan aku katakan kepada ayah..."Andre semakin panik sambil menarik rambutnya sendiri..


"Sayang kamu tenang, kalau kita tidak mendapatkan kontrak kerjasama dengan perusahaan ini..kan bisa kerjasama dengan perusahaan yang lain..!"dwi pun berusaha menenangkan pacarnya tersebut yg sedang kelihatan stress..


"Lebih baik kamu diam,kamu tau apa haaa.. perusahaan little grub ini perusahaan yang sedang berkembang pesat karena mendapatkan bantuan dari Bank Real start, mangkanya kami juga harus bekerja sama dengan perusahaan little grub,agar perusahaan kami juga bisa dapat bantuan dari Bank Real start.."


Bentak Andre dengan nada yang sangat keras sehingga membuat dwi ketakutan..

__ADS_1


Dia pun juga tidak berani mempertanyakan lebih lanjut tentang apa itu Bank Real start..


__ADS_2