
Sudah hampiri satu jam Zaki dan indah berada ditempat ini..tapi mereka belum juga melihat se inci hidung pun ayah dan ibu indah..
Pikiran indah seketika berubah menjadi kacau dan was was, tidak mungkin ayahnya sampai melewatkan acara momen ini apalagi bisa kesempatan untuk bertemu dengan tuan Leo..
"Zaki.. aku merasa cemas takut terjadi sesuatu dengan ayah dan ibuku"ucap indah dengan wajah yang cemas..
"Tenang saja aku yakin ayah dan ibumu baik baik saja kok, sebentar lagi pasti mereka datang.."Zaki sangat mengerti ke kehuartiran indah.. dengan segera merangkul tubuh indah untuk menenangkan dirinya..
Mendapatkan respon perilaku yang tidak biasa dari Zaki, tentu saja indah jadi senang Dan bahagia... sudah berapa lama mereka dekat,tapi baru kali ini zaki mulai merangkul tubuhnya..
Tanpa sepengetahuan mereka berdua...tiba-tiba saja ada seseorang yang menepuk pundak Zaki dari belakang..
"Ternyata kalian disini,"sapa seseorang dari belakang Zaki..
Zaki merespon dengan cepat dan langsung membalikan badannya melihat siapa yang baru saja menepuk bahunya....
"Ayah..."dari pelukan Zaki, indah dengan cepat beralih ke pelukan ayahnya..
"Ayah dari mana saja,dari tadi indah khuatir tidak melihat ayah.....ohh iya ibu mana yah?"
Senyuman dibibir Nugroho terlihat melihat kelakuan anaknya.."ayah sudah datang dari tadi,pas mau masuk ayah dan ibu bertemu teman bisnis,jadi terpaksa ngobrol lama deh...ibu mu masih ada disana,masih ngobrol dengan temannya.."tunjuk tangan Nugroho mengarah kearah istrinya yang sedang berbicara dengan tertawa..
__ADS_1
"Ya udah ayah pergi dulu mau berbicara Sama teman bisnis,mana tahu dapat bantuan investasi"senyum Nugroho meninggalkan Indah dan Zaki..
Akhirnya kekuatiran indah hilang setelah melihat ayahnya ditempat ini.. tiba-tiba indah berinisiatif langsung kembali merangkul lengan Zaki,sambil mengajaknya keliling ketempat yang lain..
Gedung yang dipilih untuk acara pertemuan ini terpilih karena keluasanya...bisa mencangkup banyak pengunjung yang hadir... disebabkan cara pertemuan ini merupakan acara yang sangat penting dan istimewa... mangkanya gedung yang dipilih harus luas..
"Zaki ayo kita ketempat ibu dan ayah ku..."ajak indah menggandeng tangan Zaki.. setelah capek keliling keliling gedung...
"Baiklah kamu pergi saja ketempat orang tuamu dulu,aku mau ke toilet duluan..."ucap Zaki sambil memegang perutnya..
"Baiklah nanti kamu nyusul ketempat aku ya"setelah mengucapkan kata tersebut dan mendapatkan anggukan dari zaki, indah segera pergi meninggalkan Zaki sendiri...
Zaki hanya memandang indah dari tempat dia berdiri dan langsung merubah arahnya ketempat lain..
Tapi sebelum Zaki Tiba ditempat Leo, sudah banyak para pengusaha mengantri hanya untuk bisa berngobrol dengan Leo... mana tahu mereka bisa mendapatkan bantuan dari Leo berupa investasi untuk perusahaan mereka masing-masing..
"Tidak aku sangka banyak sekali orang yang berusaha menjilat Leo,andai saja mereka tahu kalau akulah merupakan pewaris Bank Real start...bisa pusing kepalaku jadinya"ucap Zaki dalam hatinya menggeleng..
"Kalau seperti ini aku tidak akan bisa bicara dengan Leo,lebih baik aku kasih kabar lewat handphone aja.."ditengah keramaian itu Zaki segera memberi kabar Leo lewat pesan handphonenya..
"Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu, bagaimana caranya kita bisa bertemu..."segera Zaki mengirimkan pesan singkat kepada Leo,dan duduk disebuah kursi sambil menunggu balasan darinya..
__ADS_1
"itu masalah gampang tuan muda,temui saja aku diruangan 808, katakan saja nama tuan Zaki kepada pengawal ku,nanti mereka akan mempersilahkan Tuan masuk..."setelah mendapatkan balasan dari Leo segera Zaki pergi keruangan pribadi Leo kekamar 808...
"Maff Anda siapa, area ini tidak boleh sembarang orang datang sebelum dapat izin"teriak salah satu penjaga ruangan Leo bertanya kepada Zaki..
''Aku Zaki, Tuan Leo bilang aku disuruh untuk menunggu dirinya didalam ruangan 808 ini"jawab Zaki dengan santai...
Dengan respon yang cepat setelah mendapatkan pemberitahuan kepada mereka bahwa ada tamu penting yang bernama Zaki untuk mempersilahkan untuk menunggunya dikamar pribadinya...
"Maffkan kami tuan Zaki"setelah Zaki memberi tahu siapa namanya, dengan sigap para penjaga kamar Leo mempersilahkan Zaki untuk masuk...
Tidak perlu menunggu lama Leo pun datang dengan cepat untuk menemui Zaki dikamar 808..
"Apa orang bernama yang Zaki sudah datang"tanya Leo kepada dua penjaganya..
"Sudah bos,dia sedang berada didalam"Leo mengangguk kan kepalanya dan segera masuk kedalam kamar tersebut...
"Ohh ya ingat ...jangan biarkan siapapun masuk ketempat ini .."penjaga yang tahu berarti orang yang sedang menunggu Leo merupakan orang penting,sehingga tidak mengizinkan siapa pun yang masuk... dengan cepat merespon..
"Baik boss.."
"Ohh tuan Zaki maffkan saya atas keterlambatan datangnya"bungkuk Leo dihadapan Zaki..
__ADS_1
"Sudahlah kamu tidak perlu formal seperti itu,aku ingin membicarakan sesuatu kepadamu"segera Leo duduk disamping Zaki untuk mendengar perkataannya....