
Terimakasih atas dukungan dan supportnya..
Maffkan author agak telat up bab Nya..
Soalnya setelah liburan lebaran ini author agak sibuk dengan pekerjaan...
Tapi kalian tenang,walaupun author sibuk akan selalu sempatkan lanjutkan bab untuk novel ini...
*****
Semua keluarga yang berada di acara ulang tahun ini, menjadi tegang dsn bisa menjadi pertengkaran..
Tentu saja sebagai kakek dan orang Yang berulang tahun, mencoba mencairkan sesuana dan menghentikan pertengkaran anak dan cucunya..
"Sudah hentikan,apa kalian mau menghancurkan ulang tahun ku"Bentak kakek dengan nada marah..
Tentu saja teriakan itu menghentikan semua pertengkaran barusan...."maffkan kami"bungkuk semua yang ikut dalam pertengkaran barusan,tak luput pula indah..
Andi ingin mencoba kembali membujuk dan meluluhkan hati indah...
"indah kenapa kamu kesal sekali,apa Kamu tidak ingin aku ada disini"ucap Andi dengan anda lembut..
"Mau kamu ada disini atau bukan,itu bukan urusanku.."kesal indah langsung pergi menarik tangan Zaki kearah prasmanan..
kejadian barusan membuat Zaki hanya tertawa kecil melihat tingkah laku indah, yang berubah dari anggun menjadi pemarah tidak seperti biasanya..
"kenapa kamu senyum senyum,ada yang lucu ya atau aku jadi jelek karena marah tadi"protes indah..
"Tidak ada apa apa,mau marah atau pun tidak Kamu tetap cantik.."
Blusss wajah indah langsung merah karena mendapatkan pujian dari Zaki.."Dasar gombal Kamu"pukul indah dengan manja kearah tubuh Zaki..
Kejadian itu terlihat dengan mata kepala Andi, sehingga membuat wajah Andi berubah merah geram kesal Sambil mengepalkan tangannya..
"Beraninya kamu bermesraan dengan wanita yang aku suka... lihat saja nanti."
Paman indah yang melihat Andi sedang marah Langsung segera menghampirinya.."tenang saja, bagaimana pun caranya aku akan membantumu untuk mendapatkan Indah.."
__ADS_1
Kini acara pemberian hadiah telah dimulai, yang pertama memberi hadiah yaitu paman paman indah.. bermacam macam Hadiah yang diterima kakeknya indah dari anak menantu serta cucunya..
"Kakek ini hadiah dari ku"sebuah bentuk batu giok yang mengkilap berwarna hijau tembus..
"Wah andi ini indah sekali, pasti Ini sangat mahal"teriak paman indah kagum terhadap pemberian Andi..
"Tidak terlalu mahal kok om, cuman 5 miliar saja bagiku biasa saja...tapi kalau untuk lelaki yang miskin datang kearah ulang tahun ini mungkin ini hadiah yang sangat mahal.."
Mereka pun tertawa lepas mendengar perkataan Andi barusan...
Sementara Zaki Tahu siapa yang dimaksud oleh Andi dengan orang miskin ..
"Kakek ini hadiah dariku"indah segera membuka kotak yang didalamnya terletak sebuah cincin yang dilapisi batu giok..
"Terimakasih cucu ku yang cantik"peluk kakeknya senang..
"Ohh ya indah lelaki yang datang bersama mu mau beri hadiah apa"indah hanya diam tidak bicara mendengar perkataan dari para pamannya..
"Mana mungkin dia memberikan hadiah, untuk makan dia saja mungkin susah"ejek Andi dengan lantang...
"hay kamu bisa diam tidak sebelum aku tendang wajahmu dari sini"bentak indah dengan tidak terima kalau Zaki dipermalukan di acara ulang tahun kakeknya..
Zaki hanya tersenyum pergi berjalan keluar kearah mobilnya untuk mengambil lukisan yang dia dapat dari acara lelang...
"Zak Kamu mau kemana,kamu tidak perlu memberikan hadiah,lagi pula kamukan aku yang ajak"bujuk indah dengan perasaan kuatir kalau saja Zaki tersinggung dari ucapan Andi dan pamannya..
Zaki hanya diam saja,dan terus melangkah kakinya pergi keluar tanpa membalas dari perkataan indah..
"Tuh lihat pacar mu, mungkin dia tidak punya Hadiah mangkanya kabur.."sindir paman indah..
"Bukanya tidak punya Hadiah om,tapi tidak sanggup beli hadiah"ejek Andi tertawa senang..
Tanpa mempedulikan mereka lagi, indah segera pergi menyusul Zaki keluar rumah..
Tapi baru beberapa langkah saja, indah menghentikan langkahnya ketika matanya melihat Zaki kembali masuk sambil membawakan sebuah bungkusan..
"Omm lihat gembel itu,dia masuk kembali dengan membawa sesuatu"tunjuk Andi dengan bermaksud mengejek..
__ADS_1
"Maaf Kakek apa kakek menyukai sebuah lukisan "sodor Zaki memberikan lukisan yang telah dipersiapkan olehnya..
"Hay gembel, lukisan apa yang kau berikan untuk ulang tahun kakek,apa kau mau memberikan lukisan pemandangan bocah TK "ucapan Andi membuat heboh kembali sesuana yang barusan tenang..
Tentu berbeda dengan indah,dia menjadi sangat kesal dan marah mendengar ocehan Andi yang selalu menghina Zaki..
"Silahkan kakek buka aja " Zaki hanya diam tanpa mempedulikan perkataan mereka yang mencoba menertawai dia..
Melihat lukisan yang diberikan Zaki, kakek indah menjadi pucat tak bergerak seperti menjadi patung..
Tentu saja kejadian Ini tidak disia-siakan oleh Andi untuk kembali mencoba menyalahkan Zaki lagi..
"Om apa yang terjadi kepada kakek,hay gembel lukisan apa yang kau berikan kepada kakek, kenapa kakek jadi seperti itu.."
Tentu saja semua orang menjadi kaget dan penasaran kenapa kakek bisa menjadi seperti patung..
"Kakek... kakek"teriak indah ketakutan...
Tiba-tiba saja air mata kakek menetes melewati pipinya.."Nak Zaki dari mana kamu mendapatkan lukisan ini"kakek kembali sadar dan ingin tahu tentang lukisan ini..
"Aku mendapatkan dari lelang kek"jawab Zaki singkat...
"Sini nak kemarilah"kakek mengangkat tangannya memerintahkan Zaki untuk mendekat... Tiba tiba saja kakek dengan cepat memeluk tubuh Zaki dengan erat..
"Terimakasih nak Zaki, lukisan ini mengingatkanku tentang perjuangan para pahlawan membela tanah air kita..aku sangat mendambakan lukisan ini.."
Tentu saja Andi dan semua paman indah yang tidak menyukai Zaki menjadi kaget dan tak percaya apa yang terjadi...
"Om kenapa kakek memeluk gembel itu..emang lukisan apa yang diberikan oleh gembel itu"kejadian itu membuat Andi penasaran dengan lukisan tersebut..
"Kamu bertanya kepada om, terus om harus nanya sama siapa.."
Indah menjadi senang dan terharu melihat kejadian itu,apa Lagi kakeknya sampai memeluk Zaki, berarti kakeknya menyetujui hubungannya dengan Zaki...
"Sekarang kalian lanjutkan saja acaranya,aku mau pergi ke kamar untuk melihat lukisan ini lebih dalam "pembantu yang mengurus kakek segera mendorong kursi roda menuju kamar kakek..
Hadiah lain yang sudah diberikan untuk kakek ditinggal begitu saja Oleh kakek indah, kakek hanya membawa hadiah lukisan yang diberikan oleh zaki...
__ADS_1