
Sementara itu Zaki yang sudah berada dikediamannya dan dia hendak merebahkan badannya dikasur yang empuk miliknya karena merasakan tubuhnya agak kelelahan...
Tapi ketika Zaki hendak merebahkan badannya, handphone yang dia letakkan diatas meja kamarnya berbunyi dengan nyaring.. ternyata yang menghubunginya adalah indah...
"Halo indah ada apa?."jawab Zaki ketika mengangkat handphonenya..
"Ibu dan ayah saya sudah mengizinkan kita untuk bertemu lagi"perkataan indah hanya ditanggapi dengan senyuman oleh Zaki.,dia tidak mau membicarakan yang sebenarnya kepada indah, biarkan saja orang tuanya yang menjelaskan kepada diri indah..
"Ooo Baguslah kalau begitu,"
Wajah cantik indah langsung berubah menjadi aga kesal mendengar perkataan singkat dari zaki..
"Kok cuman gitu aja "
Zaki tahu kalau indah sepertinya lagi kesal dia dangan cepat bertanya alasan indah menghubungi dirinya..
"Y udah maff.. kalau boleh tahu ada apa kok tumben kamu menghubungiku tengah malam begini.."
Wajah yang cemberut barusan berubah menjadi wajah yang minta harapan..
"Besok temanku mengadakan pesta,kamu bisakan temanin aku pergi ke acara pesta itu?"tanya indah berharap Zaki mau menemani dia pergi ke pesta...
"Baiklah aku akan pergi denganmu.."
Mendapatkan Jawaban cepat dari zaki, membuat Indah menjadi senang dan bahagia..
"Ok.. besok jemput aku dirumah"indah langsung matikan handphonenya sambil membiarkan Zaki beristirahat dengan tenang..
Acara pesta pun datang, Zaki yang sekarang sudah berada di rumah indah untuk pergi menjemput indah untuk pergi bersama dengannya ke acara pesta..
"Ehh nak zaki,ayo masuk"senyum melati mempersilahkan Zaki masuk kedalam rumahnya...
Kini melati sadar dan mendapatkan pelajaran yang berharga, bahwa tidak bisa menilai seseorang luarnya saja..
__ADS_1
Apa lagi Zaki sekarang datang kerumahnya dengan mengendarai mobil Lamborghini Veneno roadst, yang makin membuat melati malu kepada dirinya sendiri sewaktu menghina Zaki..
"Iya tan, indahnya adakan!"ucapan Zaki membuat lamunan melati pudar dengan cepat.
"Ohhh iya dia lagi dikamarnya sedang berdandan,nak Zaki tunggu aja diruang tamu"ucap melati lebih sopan dan hormat kepada Zaki..
Tak berapa lama indah turun dari kamarnya dengan menggunakan gaun yang cantik,ditambah lagi dengan wajah dan tubuh yang langsing Serta wajah yang sangat cantik, sehingga membuat Zaki melongo kagum akan rupawan wanita yang berada didepannya...
"Sungguh nama dan rupa yang sangat serasi"ucap Zaki pelan,tapi tetap saja didengar oleh indah..
"Apanya yang serasi..?"panggil indah membuat zaki kaget dari pandangannya kearah Indah..
"Eehhh bukan apa-apa kok, Kamu hari ini sangat cantik..'jawab Zaki dengan lepas
Indah tersenyum senang karena dibilang cantik oleh Zaki..
"Ya sudah ayo kita berangkat"tarik indah menarik lengan Zaki yang sedang duduk di kursi sofa..
"Mah pa...aku pergi dulu ya"
Sesampai mereka di mobil, indah bertanya kepada Zaki tentang perubahan orang tuanya, terutama ibunya kok bisa-bisa berubah 180° kepada Zaki..
"Sebenarnya apa yang terjadi kepada ibuku zak, kenapa dia berubah jadi baik seperti itu kepadamu, padahal waktu itu dia sangat melarang kita berdekatan..?"
Zaki hanya mengangkat bahunya tanda tidak tahu.., sebenarnya dia tidak ingin memberitahukan kejadian sebenarnya kepada indah, lebih baik indah tidak tahu tentangnya, agar kedekatan mereka tidak menjadi canggung..
Setengah jam kemudian mereka berdua sudah berada diparkiran mobil tempat acara pesta..
Disana Sudah terparkir banyak mobil mobil mewah yang harganya miliaran...
"Ternyata disini pesta anak anak orang kaya semua.."indah hanya tertawa kecil mendengar komentar Zaki..
"Kenapa kamu tertawa, emang ada yang lucu"sebal dengan tawa cantik indah, membuat Zaki mencubit pipi indah dengan gemas..
__ADS_1
"Aduh sakit tahu..kamu baru melihat mobil mereka saja sudah seperti itu, terus mobil yang Kamu bawa apaan "
Zaki hanya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal mendengar perkataan dari indah..
Dibandingkan dengan mobil yang dibawa Zaki, mobil mobil mewah disini masih belum ada apa apanya..
"Udahlah ayo kita masuk kedalam.."mereka berdua segera keluar dari parkiran dan masuk kedalam menuju acara pesta..
Tapi ketika Zaki dan indah hendak memasuki pintu, disana sudah berdiri dua penjaga yang berbeda besar menghadang mereka..
"Maff tuan dan nona, apakah anda ada undangan pesta?,jika Tidak anda kami melarang anda berdua untuk masuk menghadiri acara didalam.."
Tanpa pikir panjang indah langsung mengeluarkan undangan acara tersebut, sehingga dua penjaga tersebut mempersilahkan Zaki Dan indah memasuki acara tersebut..
"Indahhhhh..."teriak seorang wanita yang tidak jauh dari tempat mereka berada..dan segera menghampiri Zaki Dan indah yang baru masuk kedalam..
Dialah viona teman indah sewaktu kuliah dulu..
Viona Juga termasuk wanita kreteria yang seksi, dengan lekukan tubuh yang indah serta wajah yang tergolong cantik juga membuat banyak lelaki menginginkan dirinya..
"Vionaaa..."mereka berdua pun segera berpelukan ketika bertemu..
"Wahh kamu cantik sekali"ucap indah ketika bertemu teman kuliahnya
"Terus kamu jauh lebih cantik lagi,aku masih kalah cantik dari kamu.."sebal viona melihat kecantikan indah..mereka berdua langsung tertawa riang karena sudah cukup lama tidak bertemu..
"Hay ndah itu siapa?"tanya viona Penasaran, karena melihat Zaki dengan pakaian biasa biasa saja sedang bersanding dengan seorang wanita cantik bak seorang putri raja..
"Oohh iya ini Zaki,dan kenalkan ini viona teman waktu kuliah" Zaki memberikan tangannya untuk bersalaman dengan Viona..
Tapi apa daya, viona tidak menyambut Zaki dan malah memandangi Zaki dangan mata mengejek.."Lelaki miskin seperti ini kok bisa pergi bersama dengan indah sih.."
Viona tidak peduli dengan zaki, Malah dia menarik tangan indah untuk memperkenalkannya kepada teman teman kaya yang berada di acara tersebut..
__ADS_1
Melihat perilaku mengejek dari viona, membuat zaki menggelengkan kepalanya sambil mengukir senyum dibibirnya..
"Lagi lagi ketemu wanita yang hanya menilai orang dari penampilan saja..."