Warisan Konglomerat

Warisan Konglomerat
Memberi Pelajaran.


__ADS_3

Sementara diarea parkiran mobil, Roby yang sudah dari tadi siap menunggu Zaki sudah mulai tidak sabaran..


"Dimana bajingan itu, kenapa lama sekali datangnya aku ingin melihat apa dia masih berani mempermalukan aku seperti tadi.."


Baru saja roby menggerutu kesal Tiba tiba di kejauhan, terlihat sosok pria berjalan mendekat kearah Roby dan pasukannya..


"Wah wah berani juga bajingan ini berjalan dengan santai kesini,dimana wanita cantik yang berada disamping mu..?"


Sebelum Zaki pergi ke area parkiran menemui Roby dan pasukannya, Zaki sudah menyuruh Cindy untuk pergi duluan, karena dia beralasan ada urusan penting yang tidak bisa dia tinggalkan...


"sampah sepertimu tidak perlu tahu dia pergi kemana "ucap Zaki dengan santai..


"Hahaha masih saja kau berlagak santai seperti itu,apa kau tidak melihat situasi sekarang,kami disini ada 20 orang sedangkan kamu hanya sendiri.."teriak Roby dengan senang.. dia berpikir apa saja yang akan dia lakukan setelah ini,dengan membayangkan Zaki sedang menderita...


"Bos hanya bocah ini saja, tidak perlu main keroyokan biar saya saja yang mengatasinya.."teriak salah satu preman yang bereda dipasukan Roby..


"Baiklah maju sana,ingat jangan buat dia mati,aku ingin menyiksa dia secara perlahan.."


Preman tersebut segera maju kearah Zaki dan langsung hendak mulai memukul dengan menggunakan tangannya..


BUKKK..tiba tiba preman yang sok jadi jagoan tadi terpental cukup jauh karena kena tendangan oleh Zaki..


Tak disangka hanya menggunakan satu tendangan saja bisa membuat preman itu pingsan..


"Bajingan itu ternyata pandai bela diri,kalian semu maju hajar dia"teriak Roby makin kesal.


20 orang segera maju mulai mengepung Zaki yang hendak mengeroyok ...


"Hentikan...."teriak seseorang yang datang kearah mereka, sehingga 20 preman barusan menghentikan langkahnya sebelum mengeroyok Zaki..

__ADS_1


Ternyata seorang yang berteriak itu adalah Hardi yang sedang membawa 10 bodyguard berbadan kekar..


"Ehh tuan Hardi kenapa anda disini"tanya Roby dengan nada sopan..


Roby tahu siapa itu Hardi, seorang penguasa di Hotel Menara Live yang mempunyai banyak bodyguard terlatih, jangankan Roby dan pasukannya, ayah nya saja tidak berani mencari masalah dengan Hardi..


"Maaf tuan Hardi jika anda ada masalah dengan pemuda gembel ini, anda tidak perlu turun tangan, biar saya dan anak buah saya yang mengurus dia.."


Tapi Hardi tidak mempedulikan perkataan dari Roby dan segera menuju kearah zaki"maaf tuan Zaki, silahkan anda gunakan bodyguard saya untuk berurusan dengan mereka."


Perkataan Hardi barusan langsung membuat preman yang dibawa Roby ciut ketakutan..


"Bos.. sebenarnya apa yang terjadi, mana mungkin kami berani melawan bodyguard bodyguard itu.."


"Tuan Hardi, sebenarnya apa yang terjadi,kami tidak ingin berurusan dengan anda, kenapa Anda malah membantu lelaki itu"melihat Hardi berdiri dengan bodyguardnya disamping Zaki, semakin membuat Roby ketakutan..


Tentu saja mereka tidak berani tetap berada disana selama 5 detik, dengan cepat mereka semua pergi meninggalkan Roby sendirian..


"Maffkan kami bos Roby,kami tidak bisa membantu kali ini, selamat tinggal"


"Tunggu kenapa kalian meninggalkan saya sendiri "baru saja Roby hendak ikut pergi, tiba-tiba kaki Zaki melayangkan tendangannya kearah punggung Roby, sehingga membuatnya terpental kesakitan..


"Emang kau mau pergi kemana"ucap Zaki sambil mengeluarkan aura menyeramkan yang membuat Roby menjadi ketakutan..


"Bukannya tadi Kamu ingin menyiksaku, kenapa kamu sekarang ketakutan seperti itu"teriak Zaki tersenyum..


"Apa yang akan kamu lakukan kepadaku.." Roby berteriak katakutan ketika melihat Zaki yang mulai mendekatinya..


"tenang saja, aku akan membuat kamu melupakan kejadian ini,ketika kamu sudah bangun kamu sudah berada di rumah sakit"

__ADS_1


"TIDAK AMPUN MAAFKAN SAYA"Teriak Roby berteriak kesakitan karena menerima siksaan dari zaki...


Entahlah apa yang terjadi kepada Roby yang jelas setelah ini dia akan berada di rumah sakit dengan waktu yang cukup lama..


Tentu saja kejadian ini membuat Hardi dan para bodyguardnya tidak percaya dengan sifat Zaki..


"tidak aku sangka calon pewaris Bank Real start semengerikan ini"ucapnya dalam hati..


Tiba-tiba terbangun dari lamunannya karena mendengar perintah dari Zaki..


"Sekarang kamu urus bajingan ini dan bawa ke rumah sakit"ucap Zaki dengan santai sambil mengelap tangannya yang berlumuran dengan darah Roby..


"Baik tuan Zaki"ucap Hardi menundukkan kepalanya,dan langsung memerintahkan bodyguardnya membawa Roby ke rumah sakit..


Setelah kejadian ini, Zaki tentu saja tidak ingin langsung pulang,dia ingin menginap dulu Di Hotel Menara Live semalam sambil membersihkan tubuhnya yang berlumuran darah Roby..


"Aku akan menginap disini dulu untuk semalam, agar aku bisa membersihkan diriku sekaligus beristirahat,apa kamu bisa siapkan kamar untukku.."tanpa pikir panjang lagi,dengan cepat dan sigap Hardi segera mempersiapkan sebuah kamar kelas atas untuk Zaki beristirahat..


"Tak aku sangka kamar yang disiapkan Hardi semewah ini,ya mau gimana lagi soalnya Hotel Menara Live Juga dibawah kekuasaan Bank Real start, otomatis Hotel ini juga punyaku."


Setelah membersihkan seluruh badannya dengan mandi,dia langsung merebahkan badannya yang lelah diatas kasur empuk yang berada didepannya..


"Aku yakin keluarga Roby pasti tidak akan tinggal diam, dan mereka akan mencari tahu siapa yang telah melakukan itu kepada calon pewarisnya..., ahhhhhh sialan kepalaku jadi pusing memikirkannya, kalau keluarganya berani mencari masalah denganku akan aku hancurkan juga mereka sekalian."


Baru saja mulai memejamkan matanya, tiba-tiba nada pesan masuk dihandphonenya berbunyi..


"Hay zak, bagaimana makan tadi seru juga ya, kenapa kamu tidak pulang bersama denganku,tidak terjadi masalahkan?"tulis pesan dari Cindy yang seperti sedang menghawatirkan Zaki..


"Tidak aku sangka aku malah lebih dekat dengan calon tunangan ku, jika kabar ini terdengar di kuping indah, kira kira apa yang terjadi padaku?apa aku akan dicap sebagai playboy?"yang Lagi lagi Zaki dibuat pikir apa yang akan terjadi dengan dua wanitanya dimasa depan..

__ADS_1


__ADS_2