Warna

Warna
3


__ADS_3

Salwa sudah pulang ke rumahnya sejak tadi siang,dan Yorra masih sibuk memikirkan Ema,gadis cantik yg lincah dan punya banyak teman.Sejak kenal dengan Ema,Yorra selalu membandingkan dirinya dengan gadis cantik itu.


kau tau?sebenarnya Yorra juga cantik,bahkan tanpa makeup apapun,dia terlihat cantik dimata orang lain,tapi tidak di mata Yorra sendiri,dia menganggap pipinya terlalu gemuk dan kakinya terlalu besar,padahal dengan tinggi 156cm dan berat 54 kg itu sudah mendekati ideal.


Karna tidak ingin terlalu bersedih dengan penampilannya Yorra menyibukkan diri dengan mengerjakan pr yg selalu menumpuk dari gurunya,lalu membaca novel novel kesayangannya,dan bermain handphone hingga larut malam.


•♡♡


Pagi datang dengan gerimis kecil yg membawa keberuntungan bagi sebagian orang yg percaya akan hal itu,namun tidak bagi Yorra.Yorra sangat membenci hujan,gerimis atau apapun itu yang bisa membuat badannya basah.


Dari bangun tidur tadi dia sudah mengeluh bagaimana seragamnya nanti akan basah dan catatan penting dibukunya akan hilang.


Ya semua itu karna Yorra berangkat sekolah dengan motornya,Yorra tidak berani naik kendaraan umum karna banyaknya kasus kasus kriminal yang terjadi di angkutan umum,membuatnya lebih memilih nenerobos gerimis kecil yang makin lama makin deras ini dengan motornya.


Ya seragamnya memang sedikit basah namun buku bukunya tetap aman karna telah terlindungi didalam jas hujan yang dikenakannya.di gerbang masuk Yorra melihat Ema berjalan dibawah payung berdua dengan Farro,kakak kelasnya.

__ADS_1


"ganti lagi?"batin Yorra heran


"kemarin sama Randy sekarang Farro,ya sudahlah bukan urusanku"


Yorra memperhatikan baju seragam Ema yg kekecilan dan Rok nya yg menurutnya terlalu pendek,ditambah lagi baju seragam Ema sedikit basah yg membuat nya terlihat sexy walau dengan seragam SMA.


"huhhh,sudah Yorra jangan berlebihan"Yorra menasehati dirinya sendiri untuk tidak perlu menghakimi Ema.


•♡♡


kekesalan Yorra masih berlajut sampai dia sekarang sedang berada di kantin menikmati cemilan dan minuman segar bersama Salwa


"Masih kesel ya Ra?"tanya Salwa


"ibunya ngeselin banget sall" rengek Yorra

__ADS_1


"sabar yaa,pulang sekolah nanti kita ke pantai yuk"


"boleh,tapi aku gak mau basah"


"terserah,yang penting kita ke pantai.eh,tadi aku liat Ema jalan bareng Farro lho"


"hmm aku juga liat"


"tadi aku juga liat di mading ivy lolos seleksi olympiade tingkat provinsi,duh jangan sampai bunda tau deh"


"hebat banget yaa,gak kebayang gimana bangganya orangtua ivy"Yorra kagum


"sekolah kita juga bangga,aku juga bangga,teman kecilku yang hebat"kata Salwa sambil tersenyum bangga


Diperjalanan menuju kelas mereka bertemu Ema dan Farro di depan perpus sekolah,Ema tersenyum menyapa mereka namun tidak dengan Farro,Farro terlihat marah dan gelisah,Salwa dan Yorra membalas senyum Ema lalu berlalu tanpa mempedulikan apa yg mereka bicarakan.

__ADS_1


Dikelas Salwa tidak fokus pada pelajaran karna dia memikirkan tentang pantai yang akan didatanginya dengan Yorra nanti sore,juga barang apa yg perlu dibawanya,apa dia perlu membawa payung atau jas hujan atau hanya membawa baju ganti karna takut terkena percikan air.


__ADS_2