Youth Life Maze

Youth Life Maze
Deadline Day!


__ADS_3

Aku terbangun dari tidur ku, jam menunjukkan pukul, 05:21, saat ini aku merasa gerah, padahal ini masih pagi. Aku bangun dari tempat tidurku, pergi ke kamar mandi dan mencuci muka ku.


Sekolah sudah mulai libur, di hari Jum'at kemarin, aku sudah mendapatkan hasil rapor ku, hasilnya seperti biasa, aku peringkat pertama di kelasku.


Saat aku sudah benar-benar sadar, saat ini, sudah tanggal 26 Mei. Hampir mendekati deadline, sedangkan aku baru menyelesaikan 5 bab. Aku... Dalam bahaya.


Sudah 1 minggu berlalu saat aku pergi ke kafe dengan Elina, aku masih tidak bisa menyelesaikan setidaknya 7 bab novel ku.


5 bab lagi dalam waktu 4-5 hari, itu rasanya agak mustahil, Aku... Merasa kalau aku, sudah tidak mungkin untuk melanjutkan ini,


Apa lebih baik aku menyerah saja ya.. Aku.. Sudah sejauh ini, aku sudah berjuang sebisa mungkin juga... Yaa, lebih baik aku melanjutkan impian kedua orang tua ku.


Lebih baik, aku keluar dulu sebentar, untuk menenangkan pikiran ku ini.


......................


Aku keluar tanpa tujuan yang jelas, aku saat ini berada di lampu merah, di sekitar tidak terlalu ramai seperti biasanya. Langkahku terhenti, terdiam, dan menatap ke atas langit yang sangat cerah hari ini dan berharap kalau aku berhasil menyelesaikan novel ku tanpa adanya masalah.


Lalu, aku pun terus berjalan dan berjalan, sampai pada akhirnya aku berada di taman. Aku pun duduk di tengah taman. Angin berhembus melewati tubuhku, daun pun ada yang berjatuhan, aku yang sedang memikirkan tentang novel ku merasa sedikit tenang, tapi tetap saja, aku tidak bisa berhenti memikirkan tentang novel ku,


Kenapa... Kenapa aku tidak bisa menyelesaikan apa yang seharusnya bisa aku selesaikan... gumamku dalam hati.


Aku merasa sangat gelisah, putus asa, dan merasa diriku ini tidak berguna sama sekali.


Aku.. Tidak berguna. Kenapa aku tidak bisa menjadi apa yang aku inginkan. Aku tidak bisa berhenti menghilangkan pemikiran seperti itu dari kepala ku.


Di saat aku benar-benar merasa putus asa, aku melihat seseorang yang tidak asing, dia adalah perempuan yang kutemui saat di toko buku waktu itu, dia duduk tepat berseberangan denganku. Dia duduk di dekat air mancur.


Dia sedang menggambar sesuatu. Melihatnya entah mengapa membuat ku merasa sedikit tenang. Aku pun terus memandangi nya. Sepertinya ia pun menyadari keberadaan ku lalu melihat juga ke arah ku. Dia pun tersenyum lalu melambaikan tangannya ke arahku.


Aku pun melambai. Dia sedikit tersenyum, karena dia sudah melihatku, aku pun mendekatinya.


"Lagi menggambar apa?" tanyaku.


"Hmm... Aku lagi membuat sketsa komik," jawabnya sambil tetap menggambar.


"Ohh.. Membuat sketsa yah, apa aku boleh duduk di sini?" tanyaku sambil menunjuk ke arah kursi yang kosong di dekatnya.


Dia hanya menganggukkan kepalanya dan tetap menggambar.


Aku hanya terdiam memperhatikannya membuat sketsa, dia terlihat sangat fokus, aku merasa kagum dengannya.

__ADS_1


Dia pun tiba-tiba berhenti, "Maaf sebelumnya, kamu mau apa ya?" tanyanya dengan senyum terpaksa.


"O-Ohh.. Gak ada yang penting sih, aku cuma lagi jalan-jalan, terus sampai di sini, dan, kebetulan aku lagi melihat kamu lagi menggambar aja, aku cuma mau liat, hehe," jawabku.


"Begitu yah.."


Lalu terjadi keheningan selama 5 menit.


"Kamu, hebat yah.. Aku, hanya bisa terkagum melihatmu," aku tiba-tiba mengatakan hal itu.


Dia pun langsung terdiam mendengar aku mengatakan hal itu, "A-Apa sih, ahahaa, aku, gak paham," wajahnya sedikit memerah


"Yahh.. Kalau aku boleh tau, kamu membuat komik itu karena hobi, atau ingin dijadikan profesi?" karena penasaran aku pun bertanya.


"Aku, ingin menjadi seorang mangaka!" ucapnya sedikit bersemangat, "A-Ahh.. Maaf, aku sepertinya menjadi mangaka itu terlalu berlebihan yah, ahahah..." lanjutnya.


Aku menggelengkan kepala ku, "Tidak kok, tidak sama sekali, itu impian yang sangat besar menurutku," kataku dengan sedikit tersenyum.


"Menurut mu begitu? Makasih yaah," jawabnya tersenyum.


"Apa aku boleh bertanya lagi?"


"Hmm, mau menanyakan apa?"


Dia terlihat berpikir dengan keras, "Hmmm, pada akhirnya, aku hanya harus berjuang sampai akhir kan," jawabnya.


Dia mungkin benar, tapi, aku mempunyai situasi yang rumit saat ini. Tapi, ya setidaknya aku bisa mendengar pendapat orang lain.


"Begitu yah, oke, jawaban yang masuk akal, makasih."


Dia menganggukkan kepalanya dan tersenyum, "Haha, bukan masalah sama sekali kok, senang kalau jawaban ku tadi bisa membantu."


Aku pun berdiri dari tempat duduk ku, "Ohh iya, hampir lupa, aku Alvaro Nagiru, salam kenal," aku mengulurkan tanganku.


Dia pun menjabat tanganku sambil tersenyum, "Aku Akina, salam kenal juga."


"Btw, aku ingin pulang, sampai ketemu lagi ya, Akina," aku pun melambaikan tanganku.


Akina pun melambaikan tangannya, lalu meneruskan membuat sketsa nya.


...----------------...

__ADS_1


"Uhuhh... Siapa yang mengira kalau aku bakalan bertemu sama Narui-kun, tapi, bertemu dengannya lagi aku merasa senang," "Si-Siapa sih yang senang, aku gak senang sama sekali," gumamku.


"Aahh, apa sihh, fokus ku jadi berantakan gara-gara kamu kann Narui-kun," gumamku.


Aku sudah sebisa mungkin menahan diriku untuk tidak terlalu terlihat senang di depan Narui-kun.


"Uhh.. Sudah lahh, aku harus kembali membuat sketsa untuk komik ku."


...----------------...


Aku pun sudah kembali ke rumahku, bersiap untuk menyelesaikan setidaknya 1 bab di hari ini. Aku pun segera mencari beberapa referensi untuk cerita novel ku.


Setelah selesai mencari cukup banyak referensi, aku mulai kembali menulis, dan ada beberapa ide muncul di kepala ku.


Setelah hampir 2 jam menulis, aku pun memutuskan untuk beristirahat sejenak. Sudah 25 menit berlalu, aku pun kembali menulis novel ku.


......................


31 Mei, deadline day, aku menganggap hari ini adalah deadline, seharusnya deadline nya itu besok. Itu karena aku ingin menyelesaikan semuanya di hari ini, jadi besok aku hanya perlu pergi ke Plaza Indonesia.


Aku sudah menyelesaikan 3 bab di 5 hari sebelumnya, aku harus bisa menyelesaikan 2 bab hari ini.


......................


Saat ini waktu sudah menunjukkan pukul 21:21, aku sudah menyelesaikan 1 bab, dan tinggal sedikit lagi menyelesaikan 2 bab.


Sudah jam 23:44, akhirnya aku menyelesaikan novel yang akan keikutsertaan di perlombaan itu! Semuanya tidak lah mudah, aku seringkali mendapat masalah, walau pada akhirnya aku berhasil menyelesaikannya, aku merasa bangga dengan diriku sendiri.


Aku pun memutuskan untuk tidur, sebelum itu, aku pergi ke toilet, membuang air kecil, setelah itu, aku pun bersiap untuk tidur dan tidak sabar untuk hari esok, karena aku akan mendaftarkan novel ku ini!


......................


Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, aku terbangun di jam 7:28, setelah bangun aku segera mandi dan sarapan sebelum pergi ke Plaza Indonesia, tempat perlombaan nya.


......................


Aku pun sampai di tempat perlombaan nya, aku pergi sendirian, dan langsung menuju ke tempat pendaftarannya.


Setelah selesai mendaftar, aku berniat untuk segera pulang, dan pengumuman dari perlombaan ini akan diumumkan bulan depan, 5 Juli, pengumumannya akan diadakan di tempat ini.


Aku pun sudah berada di rumah, aku memutuskan sisa liburan ini dengan bersantai dan menghabiskan waktu di rumah, karena libur setelah ujian akhir ini cukup lama, dan kemungkinan Aruna akan diajak untuk jalan-jalan, aku tidak berminat ikut sama sekali.

__ADS_1


Jadi aku hanya akan menjaga rumah, kemungkinan Aithan akan bermain dan menginap di rumahku. Di libur yang panjang ini, aku hanya akan bersenang-senang dengan Aithan, itu pasti.


__ADS_2