
"Istri....".Guman Zalfa terhenyut karena ia masih mengira jika Kris belum benar benar mengerti akan keadaan ini.
"Iya kau adalah istriku.Dan akan menjadi istri satu satunya bagiku".Ucap Kris tegas tanpa keraguan sedikitpun.
"Tapi Kris Aku ini bukan Zilfa".
"Aku tahu sayang kau itu Zalfa zuu bukan???".Sahut Kris santai. kau adalah calon ibu dari anak anakku Dan kau juga harus menjaga calon anak kita ini!!!".Sambungnya serius sambil mengelus perut Zalfa lembut.
"Anak kita???".Lirih Zalfa ambigu dengan apa yang didengarnya barusan.
"Iya sayang.Ada baby didalam sini".Tunjuk Kris pada bagian perut Zalfa.
"Jangan bercanda Kris!!!.Tidak mungkin aku hamil sedangkan kita bukan pasangan suami istri".Sungut Zalfa masih tidak percaya jika ia saat ini sedang mengandung janin Kris.
Ucapan Zalfa membuat Kris sedikit emosi.Karena Kris menganggap bahwa Zalfa tidak mau mengandung anaknya.
"Kenapa kau tidak mau memiliki anak dari ku ,hm???".Bentak Kris sambil menatap Zalfa dengan amarahnya.
"Aku...
Brakkkkk....Kris melempar lampu tidur yang ada diatas nakas hingga membentur dinding.Membuat Zalfa melotot tidak percaya akan api kemarahan Kris saat ini.
"Kris...."Lirih Zalfa sambil berusaha menahan tangisnya.
"Apa???.Kau ingin bilang jika kau tidak menginginkan bayi itu HM???.Jangan coba coba untuk membinasakan nya Zalfa".Ancam Kris dengan amarah yang mulai semakin membuncah.
"Kau bilang mencintaiku bahkan kau sendiri yang bilang jika kau juga menyayangi diriku.Tapi apa hah???.Kau malah tidak menerima kehadiran dia darah daging ku".Sungut Kris penuh emosi.
Zalfa sudah tidak bisa lagi menahan tangisnya.Air matanya tumpah sudah mendengar ocehan Kris yang tidak berdasar itu.Bahkan Kris tidak memberinya kesempatan untuk menjelaskan dan bicara.
__ADS_1
"Kenapa kau menangis hah???.Aku tidak butuh air matamu itu.Ternyata kau sama saja dengan ****** sialan itu.Ah iya aku lupa jika kau adalah saudara kembarnya.Jadi sikap dan kelakuan tidak akan jauh berbeda".Sinis Kris yang sudah tersulut emosi.Hingga ia berkata demikian yang tanpa sadar merendahkan Zalfa.
"Cukup Kris....!!!".Teriak Zalfa geram.Ia sudah beusaha sabar dan tidak mau berdebat dengan Kris,namun kata kata Kris barusan membuatnya merasa terhina.Ia memang saudara kembar Zilfa tapi ia tidak seperti kembarannya itu yang suka menjajalkan tubuhnya hanya demi harta dan kemewahan semata.Hingga rela ditiduri banyak lelaki yang menginginkan nya.
"Kau sudah berani melawanku hah".Bentak Kris sambil tersenyum sinis.
"Aku tidak terima kau merendahkan harga diriku Kris.Aku tidak seperti dia istrimu itu.Aku dan dia memang terlahir dari rahim yang sama.Tapi aku tidak semurahan itu".Sentak Zalfa mulai meninggikan suaranya.
"Aku bodoh karena memang sudah mencintai pria brengsek dan tidak peka sepertimu.Dan aku juga sudah bodoh rela menyerahkan tubuhku untuk pria tak berperasaan seperti kamu.Bahkan aku rela ditiduri dan dihamili oleh pria yang menjadi suami saudara kembar ku sendiri tanpa adanya hubungan yang halal".
Deg....Hati Kris tersentuh dan sedikit sakit mendengar semua keluh kesah Zalfa.Ia baru sadar jika perkataannya tadi sangat menyakiti wanitanya.Ia tidak bermaksud begitu,tapi ia juga sudah terlanjur emosional.Kris terhenyuk akan kebodohannya barusan.Ia terluka melihat wanitanya rapuh dengan bercucuran air mata.
"Apa aku sehina itu Kris dimatamu???".
"Maaf ..."Hanya kata itu yang lolos dari mulut Kris.Ia merasa menyesal telah berbicara kasar yang menyakiti hati wanitanya.
"Sayang...Maafkan aku!!!.Bukan itu maksudku".Kris merasa bersalah bahkan ia mengulurkan tangannya untuk menyentuh tubuh polos itu tapi Zalfa langsung menepisnya.
"Sayang aku tidak menganggap mu seperti itu.Kau istriku sayang".Bujuk Kris tapi lagi lagi Zalfa mencelos dan menepis jarak diantara mereka.
"Keluar!!!.Jangan sentuh aku!!!"Teriak Zalfa sambil beringsut mundur dari tubuh Kris Bahkan Zalfa menarik selimut untuk menutupi seluruh tubuhnya yang masih polos karena pergumalan tadi.
"Sayang...Tolong mengertilah!!!.Aku sangat mencintaimu kau istriku sayang".Ucap Kris terus membujuk Zalfa yang semakin terisak dibawah selimut tebal itu.
"Aku jalangmu,bukan istrimu Kris.Carilah Zilfa dan bawa pulang istrimu biarkan aku pergi dengan bayi ini".
Duarrrr....Bagai disambar petir mendengar ucapan yang keluar dari bibir mungil itu.Kris langsung menegang dibuatnya.Mana mungkin ia rela ditinggal pergi oleh wanitanya yang saat ini sedang mengandung anaknya darah dagingnya ,dan buah cinta mereka dalam hubungan yang sah.
"Jangan melebihi batasan mu Zalfa!!!.Dan jangan membuatku semakin tega".Tegas Kris menahan gejolah emosi yang membeludak didalam dirinya.
__ADS_1
"Aku tidak akan pernah melepaskan kalian.Dan jangan coba coba untuk kabur dariku".Ancam Kris,lalu ia pergi kedalam walk in closet untuk mengganti pakaiannya lalu ia bergegas pergi dari kamar itu meninggalkan Zalfa yang semakin terisak.
Zalfa juga tidak tahu kenapa ia sangat melankolis akhir akhir ini.Ia juga tidak bisa mengontrol emosinya.Bahkan ia sangat keras kepala.Sebenarnya Zalfa bukanlah wanita yang lemah tapi ia juga tidak tahu kenapa ia bisa menangis hanya gara gara Kris yang salah mengartikan ucapnnya tadi.
"Bahkan kau meninggalkanku sekarang".Lirih Zalfa semakin terisak yang melihat punggung Kris telah hilang dibalik pintu.
"Daddymu jahat sayang,Daddy tidak mau membujuk Mommy Hiks...hiksss...Sekarang malah meninggalkan Mommy sendirian disini".Isak Zalfa sambil terus mengoceh karena ia pikir Kris akan terus membujuk dirinya yang tiba tiba saja ingin diperlakukan dengan manis dan lembut oleh suaminya.
Sedangkan diruangan lain Kris nampak melempar semua barang barangnya hingga ruang kerjanya berantakan sepwrti kapal pecah.
"Shittt....Apa yang aku lakukan pada istriku".
"Bodoh...Kau bodoh Kris".Maki dirinya sendiri sambil meninju meja kaca yang ada diruangan itu.Membuat punggung dan buku buku jarinya menetes kan darah segar.
Bukkkk....pyarrrrr....Sekali lagi Kris mengulang memukul meja yang sudah pecah memecah itu.
"Sial....Kenapa semuanya jadi serumit ini".Teriak Kris mengacak rambutnya sendiri.
"Kris...Apa yang Lo lakukan????".Tanya Abi yang baru saja masuk kedalam ruang kerja Kris.Karena didepan sana ada pak Ram yang mengatakan jika keadaan Kris sedang tidak baik baik saja.
"Gue menyakitinya Bi...Gue bodoh...Gue membuatnya terluka".Lirih Kris sambil ingin terus menyakiti dirinya sendiri tapi dengan cepat Jack dan Abi menahan gerakan tangan Kris.
"Lo memang bodoh kawan".Sinis Abi sambil menggelengkan kepalanya pelan.
"Abi..."Ucap Jack yang tahu akan keisengan seorang Abi.Bukannya menolong dan menasehati Kris ia malah akan semakin memperkeruh suasana saja.Batin Jack tidak paham akan jalan pikiran kedua sahabatnya itu.
"Lo tenang aja men!!!.Kris hanya sedikit terkena efek dari virus cinta".Celetuk Abi lagi sambil terkekeh pelan
TBC
__ADS_1