
"King...."Ucap Jacob menggelengkan kepalanya ketika sudah memeriksa denyut nadi pelayan wanita yang tadi sudah kejang kejang beberapa detik.
Mark hanya tersenyum iblis ketika melihat itu.Bahkan tatapan nya kini masih tertuju pada 3 orang pelayan yang masih mengunyah makanan dengan sangat susah.Mereka pun takut jika nasib mereka sama dengan temannya jika mereka menelan makanan itu.Tapi mereka justru takut jika king nya yang akan membantainya.
"Shittt,aku sudah kecolongan".Upat Kris mengepalkan tangannya .Bahkan rahangnya sudah mengeras.
"Urus mayat wanita penghianat itu!!.Dan bakar sampai tak bersisa!!!".Perintah Mark pada anak buahnya yang khusus ia bawa.
"Baik king".Ucap anggota Mark paham.
"Jacob..."
"Iya King".
"Bawa mereka ke ruangan kerjaku!!!".Ucap Mark lagi sambil berekspresi yang sulit di artikan.Membuat Kris semakin bingung.
"Kenapa bukan keruangan penyiksaan Mark????".Tanya Kris yang bingung akan sikap adiknya.
"Aku akan memberi hadiah untuk tuan mereka Kris.Kau tenanglah ini hanya sebuah kejutan untuk mereka".Jawab Mark dengan menyeringai iblis membuat pak Ram bergidik ngeri.
Lalu Mark dengan gagahnya meninggalkan ruangan makan menuju ruang kerjanya.Jacob dan anak buahnya yang lain hanya menuruti perintah kingnya.
Sedangkan Kris pun menyuruh pak Ram untuk menjaga istrinya di depan pintu kamar dengan beberapa anak buah Mark.Karena Kris sudah tidak percaya dengan anak buahnya sejak melihat para Pelayannya pun sudah berkhianat.Kris mengekor di belakang Mark dengan tanda tanya yang begitu besar.
Tak lama kemudian Abi pun datang dengan enam orang anak buah yang sudah lama Kris bentuk diam diam.Dan dilatih Khusus oleh mereka.Karena Kris memang sudah menyiapkan segalanya jika hal ini akan terjadi.
Di dalam ruangan mewah yang didominasi oleh warna gelap itu nampak memperlihatkan semua forniture mahalnya.Mark duduk bertopang kaki di kursi kebesarannya yang sudah lama ia tinggalkan.Karena mengurus perusahaan yang ada diluar negeri bersama Daddy nya.
Sedangkan 3 orang pelayan wanita yang tadi dibawa oleh Jacob nampak semakin ketakutan akan king nya itu.Mereka lebih baik ditembak mati saja jika bisa memilih.Daripada harus mendapatkan siksaan yang menyakitkan dari Kingnya ini.
__ADS_1
"Maafkan ka...mi King!!!".Ucap Salah satu pelayan lirih bahkan ia sangat gugup dan takut saat ini.Membuat Marka tersenyum jahat,bahkan Mark sambil memainkan ujung pisau kecil beracunnya yang menjadi pisau andalannya yang sudah banyak memakan korban.
"Beraninya kalian mau meracuniku hah".
Bugg...Buggg...Bugggg...Kris langsung menendang ketiga pelayan itu secara bergantian.Ia sangat geram akan semua ini,Bahkan ia sampai tidak menyangka sama sekali jika ini akan terjadi.Kris tidak tahu apa yang akan terjadi jika tidak ada Mark tadi.
Abi yang baru masuk nampak mengerutkan dahinya.Tapi Mark langsung membuyarkan tatapan Abi.
"Hei,,,brengsek kau sudah datang rupanya".Cibir Mark sambil bangkit dari duduknya.
Srettt....
Mark langsung menyayat kulit pipi pelayan yang bernama Dinar tadi hingga daging pipinya ikut keluar bersamaan dengan darah segar itu.Kedua pelayan yang ada didekatnya nampak berteriak dan bahkan sangat ketakutan.Anggota Abi sampai ingin muntah melihatnya.
Kris tersenyum datar bahkan ia tadi sempat melotot sempurna akan perbuatan adiknya satu ini.
",Wow...Kau memang pantas mendapatkan gelar king itu Mark".Puji Abi sambil bertepuk tangan bahkan Abi sangat mendalami tontonan gratisnya itu.Abi nampak mendaratkan bokongnya untuk duduk di sofa sana agar ia bisa leluasa menonton dengan hikmat.
"Tunggu giliran kalian!!!".Ucap Mark sambil tersenyum iblis.
"Adikmu keren Men".Celetuk Abi tepat di telinga Kris yang hanya menatap datar kearah Mark.
Sedangkan Mark menarik satu pelayan lagi dan meninggalkan mayat Dinar yang sudah berlumuran darah karena tusukan pisau beracun nya tadi.Bahkan Mark masih sempat sempatnya mencabut dan menarik jantung Dinar hingga keluar bersamaan dengan organ tubuh yang lainnya.Lalu Mark dengan seringai iblisnya malah memperlihatkan itu kearah sudut atas kepalanya.
Hingga Kris baru menyadari jika disana ada camera tersembunyi yang tidak dapat dilihat hanya sekali pandang saja.
"Shittt...Sejak kapan mereka memasang alat sialan itu".Upat Kris lagi yang semakin dibuat bingung.
"Hahaha...Mension mu sudah dikepung oleh camera pengintai Kris.Untungkah bajingan gila itu sudah pulang tepat waktu".Sahut Abi sambil terkekeh.
__ADS_1
Sedangkan di tempat lain diruangan khusus yang tetap mengawasi semua cctv yang ada dimension Kris.
"Sial.... Ternyata dia benar benar iblis.Cih".Upat seorang pria sambil terus menatap layar monitor yang ada dihadapannya dan mengepalkan tangannya.
Pria itu melirik anak buah yang ada dibelakangnya,ia semakin geram melihat para anak buahnya sudah muntah muntah tak karuan melihat betapa gilanya seorang Mark.Yang dengan santainya menguliti tiga pelayan wanita yang mereka kendalikan dari jauh itu.
"Jacob...Bersihkan ruangan ku ini!!!.Jangan sampai ada yang tersisa!!!".
"Baik King".Sahut Jacob yang selalu paham akan titah kingnya itu.
"Kau sangat menjijikkan Mark".Seru Kris sambil menggelengkan kepalanya.
"Dan kau semakin bodoh Kak"Balas Mark sambil mendaratkan bokongnya di sofa dan melempar sarung tangan yang ia pakai untuk melukis dan menguliti tubuh para pelayan tadi.
Kris hanya mencebikkan bibirnya.Sedangkan Abi semakin terkekeh."Julukan yang bagus king untuk seorang Kris".Ledek Abi.
Mark hanya tersenyum pelit dan ia mengambil pistol yang ada di kakinya.
Dorr....Mark dengan santainya menembak ke arah cctv yang dipasang ilegal didalam ruangan kerjanya.Membuat Abi hanya geleng geleng kepala.Dan Mark kembali akan menembak camera tersembunyi yang lain tapi sebelumnya ia mengacungkan jari tengahnya sambil tersenyum licik.
Dan Dor...dor....Suara tembakan menggema diruangan itu.Tapi tidak sampai terdengar keluar sebab ruangan Mark sudah dalam mode silent.
"Mau kemana kau Kak????".Tanya Mark ketika melihat Kris sudah berdiri dari tempat duduknya.
"Mengamankan Kakak iparmu dan calon keponakan mu".Jawab Kris sambil berlalu pergi.
"Biar aku yang membawanya keluar dari mension ini!!!.Dan silahkan temui aku ditempat biasa.20 menit dari sekarang!!!".Ucap Mark sambil ikutan berdiri.
"Hei,dia tidak mengenalmu king???.Bagaimana bisa dia akan ikut dan menurut padamu jika tidak melihat suaminya."Celetuk Abi
__ADS_1
"Kau pikir aku bodoh brengsek???".Sinis Mark sambil berlalu pergi meninggalkan Abi yang tetap terbengong ditempat duduknya.
TBC