
Tubuh gagah dengan netra elangnya serta aura membunuh yang kuat melekat sempurna di pahatan wajah yang nyaris sempurna itu.Menatap seorang wanita yang ada dihadapannya dengan ikatan rantai serta penampilan yang sudah kacau dan sangat berantakan.Jangan lupakan sudut bibirnya yang sudah terluka akibat tamparan keras Jacob karena wanita itu sejak tadi selalu berontak.
"Siapa kau???.Cepat lepaskan aku brengsek!!!".Maki wanita itu dengan penuh amarah.
Tapi pria yang duduk berhadapan dengannya itu nampak sangat santai sambil memainkan ujung pisau kecil yang selalu ia bawa kemanapun ia pergi.Wajah tampan itu ia tutup dengan masker hanya tatapan elang nya yang terlihat nyata.Seringai licik nampak keluar dari sudut bibirnya.Membuat Jacob ikut menggelengkan kepalanya karena tahu apa yang akan di perbuat oleh king nya itu.
"Mau ap kau.Lepas...lepaskan aku!!!.Kau akan menyesal karena telah menculik orang yang salah".Teriak wanita itu berusaha menyembunyikan rasa takutnya akan tatapan membunuh dari pria bertubuh kekar itu.
"Jangan mendekat!!!.Kau akan menerima huk....Awww...."Ucapan wanita itu berganti dengan rintihan kesakitan yang ia rasakan karena si pria itu sudah memulai aksinya dengan melukis di wajah wanita itu.
Krekkk....
"Breng....sekkkkk".Lirih wanita itu sambil menahan perih dan sakitnya di wajah yang selama ini ia banggakan dan yang selama ini ia rawat tapi saat ini sudah tersayat sayat oleh pria yang tidak sama sekali ia kenal.
"Tunggu king!!!".Ucap Jacob menghentikan gerakan tangan kingnya yang akan menusukkan pisau kecil itu ke bagian tengah paha si wanita itu.
"Bolehkah anggotaku sedikit bermain dengan wanita itu king???".Ucap Jacob yang memahami tatapan lapar para anggotanya melihat tubuh wanita yang wajahnya sudah tak berbentuk sempurna itu.
Mark dengan senang hati menganggukkan kepalanya.Membuat para anggotanya tersenyum lebar.Mereka pun langsung menghampiri wanita itu yang sudah sangat ketakutan sambil menahan sakit perih diwajahnya.Wanita itu ingin berontak tapi tidak bisa karena anggota Mark lebih dari 10 orang yang ada disana.Sedangkan Mark dan Jacob hanya menjadi penonton saja dengan pandangan jijik.Saat para anggotanya merobek dan menggilir tubuh wanita yang sudah tak berdaya itu.
Setelah satu jam lebih para anggota itu mendapatkan apa yang mereka inginkan.Dan Mark pun tanpa mengalihkan pandangannya dari para anggotanya yang sejak tadi sibuk menggilir wanita itu.
"Kali...an... Brengsek".Lirih wanita itu semakin lemah bahkan suaranya nyaris tak terdengar.Ia merasakan sakit di sekujur tubuhnya yang sudah polos karena bajunya sudah dirobek paksa oleh anggota Mark.
Bahkan wanita itu hanya terkulai lemas di atas kursi dengan posisi terikat rantai di tangan dan kakinya.
__ADS_1
Mark tersenyum jijik,lalu ia memerintahkan Jacob untuk segera menyelesaikan tugas nya.Karena ia sudah tidak berselera lagi untuk menyiksa wanita itu.Apalagi tubuh wanita itu sudah polos oleh ulah para anggotanya.
Jacob mengangguk kan kepalanya tanda paham.Lalu Mark langsung beranjak dari tempat duduknya dan ingin segera meninggalkan markasnya tapi langkahnya terhenti karena wanita itu masih bisa berteriak penuh emosi.
"Bajingan kau.Manusia iblis.Terkutuk kau.Apa salahku pada kalian hah????".Bentak wanita itu histeris penuh dengan gejolak emosi sambil menahan sakit di seluruh tubuhnya terutama wajahnya yang sudah banyak mengeluarkan darah segar bahkan daging di pipinya pun sudah keluar.
Mark mengurungkan niatnya untuk meninggalkan tempat penyiksaan itu.Kini ia kembali mendekati wanita itu karena berani memakinya.
"King".Ucap Jacob karena paham akan sikap kingnya yang saat ini sudah kembali tersulut emosi.
Mark mengangkat tangannya memberi kode pada Jacob.Dan Jacob pun hanya bisa mengangguk saja.Dan menjadi penonton saja dengan apa yang akan dilakukan oleh Kingnya.
Wanita itu masih tetap angkuh dan memandang sinis ke arah Mark.Ia bahkan menutupi ketakutan dalam dirinya ketika netra elang itu menatap dirinya dengan penuh kemurkaan.
Srekkk...krekkkk...
Sungguh seluruh anggota Mark memandang horor akan ulah kingnya itu yang tak bergeming atau pun merasa iba melihat raungan kesakitan dari wanita itu.
"Kau ingin tahu kesalahan mu hm???".Tanya Mark dengan terus menggores kan pisaunya ditubuh wanita itu.
"Kau sudah berani mengusik ketenangan keluarga ku.Kau juga sudah hampir membuat kakak ipar ku yang cantik itu hampir celaka dengan racun yang kau tabur di makanan dan minumannya".
..Deg ...Wanita itu menegang dengan menahan perih dan sakit karena tubuhnya sudah hampir disayat sayat sepenuhnya oleh Mark.Apalagi satu asset kebanggan ya sudah di makan singa peliharaan Mark di kandang sana.
"Kau juga sudah bersekongkol dengan rivalku.Untuk menghancurkan keluargaku.Bahkan kau rela menjadi budak ***** pria lemah itu".
__ADS_1
Kretttt.....
"Ahh..."
Suara memilukan itu kembali terdengar ketika Mark menusukkan pisaunya di arah inti tubuh wanita itu.Membuat para anggotanya ngilu.Jacob pun ikut menggelengkan kepalanya kembali melihat betapa sadisnya kingnya itu.Mark tak hanya menancapkan pisaunya.Ia pun menekan pisau itu hingga masuk kedalam sana dan mencabutnya kembali dengan asal.
Wanita itu sudah tidak mampu lagi untuk bersuara ia lebih baik ditembak mati daripada harus di siksa begini.
"Kau mau mati sekarang ,hm???".Tanya Mark sambil tersenyum iblis.
Wanita itu pun hanya tinggal pasrah tanpa bisa mengeluarkan sepatah kata pun.Hingga pisau Mark kembali mencabik cabik tubuhnya dan menancap dengan sempurna tepat di jantungnya.
"Cih... Ternyata kau ****** yang lemah.Kau kuat hanya melayani pria impoten itu saja".Sinis Mark lalu mencabut pisaunya kembali dan membersihkannya dengan tisu yang ada disamping kursi nya tadi.
"Bereskan sisanya!!!".
"Baik king".Jacob segera memerintahkan anggotanya untuk mengurus jasad wanita itu.Lalu ia segera menyusul kingnya.
"Dimana wanita sialan itu sekarang???".
"Dia sudah terbang ke negara Italia king untuk menemui tuan Besar".
"Cih....Dia kembali menggunakan taktik lamanya dengan berlindung dibawah kaki Daddy ku".Sinis Mark sambil melangkah pergi meninggalkan markasnya di ikuti oleh Jacob.
Sedangkan mayat wanita tadi sudah di urus dan dibereskan oleh anggota nya.Wanita yang tadi di siksa dan digilir oleh anggota Mark adalah Celine keponakan Dara.Ternyata selama ini Celine lah yang menjadi mata mata di mension Kris.Dan ia pun adalah budak ***** sekaligus anak buah dari musuh keluarga Castano.
__ADS_1
Tapi sayangnya Celine selama ini tidak tahu wajah dari adik Kris.Karena Mark tidak pernah kembali ke mension itu sejak Celine masuk ke mension dibawa Dara enam bulan yang lalu.Mark bukanlah orang bodoh yang bisa di kadali ataupun mudah ditaklukkan.Ia adalah tipe pria yang penuh kehati hatian ataupun sangat teliti dalam bertindak.
TBC