Zalfa And Mafia

Zalfa And Mafia
Kebahagiaan Kris dan Zalfa


__ADS_3

Dua hari sudah berlalu sejak kejadian malam itu.Dimana saat yang bersamaan ketika Kris ingin menyelesaikan masalah dengan klan nya hingga terjadinya aksi tembak menembak yang tak bisa dihindari.Di malam itu juga Zalfa melahirkan bayinya yang masih berusia 7 bulan.Untung saja Jacob segera melarikan Zalfa kerumah sakit dan Lucas bisa lahir dengan selamat meskipun harus dengan jalan operasi.


Saat ini Zalfa tengah memompa Asinya untuk diberikan pada Baby Lucas.Karena baby Lucas juga masih berada dalam tabung inkubator untuk beberapa hari kedepan.Sedangkan Zalfa juga masih harus menginap dirumah sakit untuk memulihkan kondisi nya yang habis melahirkan lewat jalur operasi.


"Sayang..."Kris datang menghampiri istrinya yang baru saja selesai memompa ASI nya.


Zalfa nampak tersenyum menatap wajah suaminya pagi ini.Sejak semalam Kris sibuk dengan urusannya sendiri jadi ia baru sempat datang pagi."Apa pekerjaan mu lancar???".Tanya Zalfa sambil tersenyum.


Kris pun ikut tersenyum tipis pada sang istri.Sebenarnya Kris ingin menyampaikan berita duka untuk istrinya tapi Kris terlihat ragu untuk mengatakannya pada Zalfa.


"Tidak ada masalah dengan pekerjaan ku sayang,semuanya aman terkendali".Jawab Kris sambil duduk di samping brankar Zalfa.Dan Kris pun memegang tangan istrinya sambil mencium kening sang istri lembut.


"Kenapa papa dan mama belum melihat cucunya???".Tanya Zalfa tiba tiba.Karena sampai sekarang pun Zalfa tidak mendengar kabar dari kedua orang tuanya.Bahkan sejak kemarin Zalfa menelpon selalu tidak bisa dihubungi.


Kris menghela nafasnya berat.Lalu ia menatap intens wajah Zalfa."Keluargamu sedang berkabuh sayang".Lirih Kris pelan.


Zalfa langsung membelalakkan matanya."Berkabuh????".Apa maksudmu Kris???".Tanya Zalfa terkejut dan bingung.


"Zilfa dan pamanmu Hengki sudah meninggal dunia.Bahkan jenazah keduanya sudah membusuk di sebuah gedung tua didalam hutan xxx".Jelas Kris


Deg...


"Tidak...Ini tidak mungkin.Kenapa bisa jadi begini Kris???.Apa yang terjadi???".Sentak Zalfa sambil menitikkan air matanya.


Kris menarik tubuh istrinya masukkannya kedalam pelukannya.Memberikan ketabahan dan membuat istrinya Nyaman."Maafkan aku sayang!!!.Aku gagal melindungi keluargamu".Ucap Kris sambil menciumi pucuk kepala istrinya.


"Hiks....Hikss...Aku memang kesal dan marah pada Zilfa tapi aku juga menyayanginya Kris.Kenapa dia pergi secepat ini???.Kenapa???".


"Husttt...Ini sudah takdir sayang.Lebih baik sekarang kita segera pulang kerumah kedua orang tuamu.Karena keluargamu sudah menunggu kita".


Zalfa hanya mengangguk kan kepalanya lemah.Dan Kris pun segera menyuruh dokter untuk membantu istrinya karena sesungguhnya kondisi Zalfa belum begitu pulih.

__ADS_1


Ema pun atas perintah Kris membantu Zalfa mengganti pakaiannya.Dan kemudian Zalfa di bantu duduk di kursi roda karena luka dibagian perut Zalfa belum mengering.Dengan sangat hati hati dokter membantu Zalfa begitupun Kris yang setia menggendong istrinya untuk duduk di kursi roda itu.


"Ema kau tetap disini,dan jaga putraku!!!".Ucap Kris sebelum melangkah pergi membuat Ema langsung mengangguk patuh.


🌿🌿🌿🌿🌿


"Ma...Pa..."Sapa Zalfa begitu sampai di kediaman kedua orang tuanya.Dan melihat papa dan Mama nya yang sedang terlihat sangat sedih kehilangan anak sekaligus saudar mereka.


"Sayang...Kamu datang.Bukankah kamu baru saja selesai operasi Cesar???".Tanya Mama Evi khawatir.


"Aku baik baik saja ma.Lagian tidak mungkin aku melewatkan pemakaman Zilfa saudara kembar ku sendiri."Zalfa langsung memeluk mamanya.Keduanya akhirnya sama sama menangis karena walau bagaimanapun juga Zilfa tetap saudara dan anak kandung mereka.


Kris memberikan waktu dan ruang untuk Zalfa bertemu keluarganya dan saling melepas kesedihan mereka masing masing.


Hingga pemakaman pun selesai dilakukan Zalfa masih menemani sang mama yang sangat terpukul karena kehilangan Zilfa bahkan Zilfa meninggal dengan keadaan seperti ini.


Sejahat jahatnya Zilfa tak membuat mereka juga ikut mengucilkan Zilfa karena hubungan darah tak bisa mungkin untuk di tolak.


"Jaga anak ku Zalfa dengan sebaik baiknya Kris!!!.Hanya dia yang kami punya sekarang".Pinta Papa Herdi pada menantunya.


Papa Herdi percaya dan yakin jika Zalfa aman berada bersama suaminya.Dan Herdi juga sangat yakin jika Kris benar benar mencintai putrinya.


🌿🌿🌿🌿🌿


Satu bulan telah berlalu kini Lucas pun sudah bisa di bawa pulang ke mension.Karena kondisi Lucas juga sudah membaik dan sudah tidak membutuhkan perawatan di tabung inkubator lagi.


Zalfa juga sudah mulai kembali beraktivitas.Saat ini ia sedang memberi Asi Lucas sambil bersender pada sofa yang ada didalam kamarnya.


"Sayang...".Kris nampak menghampiri istrinya yang sedang memangku Lucas.


"Hussttt...Lucas baru saja tertidur".Lirih Zalfa pelan sambil menempelkan jarinya telunjuknya didepan bibirnya.

__ADS_1


Kris yang paham hanya bisa tersenyum sambil mengangguk kan kepalanya.Kris duduk disebelah istrinya sambil mengecup gemas pipi gembul Lucas.


Kris sangat bahagia bisa memiliki keluarga yang sesungguhnya.Punya istri yang cantik,baik dan tulus.Bahkan sekarang ia sangat bersyukur karena kehadiran Lucas ditengah kebahagiaan nya bersama sang istri.


Kris memutuskan untuk membawa istri dan anaknya pindah ke Italia.Ia sudah mengambil keputusan jika ia akan menetap disana.Selain untuk mengurus perusahaan Daddy nya.Kris juga bisa menjaga Daddy nya yang saat ini sedang sakit.


"Apa kau setuju jika kita pindah ke Italia sayang???".Tanya Kris kembali karena ia sudah membahas masalah ini sebelumnya dengan sang istri.


Zalfa meletakkan Lucas ke dalam Box bayi yang ada disamping ranjang.Kemudian ia baru duduk kembali disamping suaminya.


"Sayang,jika itu yang terbaik untuk keluarga kita dan juga demi kesembuhan Daddy.Aku sebagai istri hanya bisa menurut saja,dan Aku juga setuju untuk ikut kamu pindah ke itali".Jawab Zalfa sambil tersenyum.


Kris langsung memeluk tubuh istrinya.Memberinya kecupan bertubi tubi.Ia sangat bersyukur mempunyai istri seperti Zalfa yang selalu saja paham dengan dirinya.Dan tidak pernah membantah sedikitpun.


"Terimakasih sayang..."Ucap Kris tulus.


"Terimakasih juga buat kamu sayang.Karena kamu sudah memilihku untuk menjadi pendamping hidupmu dan mempercayai aku melahirkan anakmu.Aku sangat bahagia".Ucapan tulus dari Zalfa untuk suaminya.


"Aku juga sangat....Sangat...dan Sangat Bahagia sayang".Balas Kris jujur.


Sungguh lengkap sekarang hidup Kris.Ia berjanji akan selalu menjaga dan menjadi Suami sekaligus Daddy yang baik untuk istri dan putranya.Bahkan Kris sudah bertekad untuk meninggalkan dunia Mafia.Dan memulai kehidupan yang baru kedepannya.Tanpa bayang bayang kecemasan dan kekhawatiran tentang musuh yang akan datang dan menyerang kapan saja.


\***TAMAT\*


Akhirnya novel Zalfa And Mafia selesai juga, terima kasih buat yang sudah mampir dan setia pada setiap karya karya bunda selama iniπŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ˜˜


Jangan lupa mampir juga di novel terbaru bunda ya gengs!!!


"POSESIF HUSBAND"


Yang belum mampir Monggo!!!!🀭Dan buat yang sudah mampir jangan lupa tinggalkan jejaknya.

__ADS_1


Novel Naures akan rilis pertanggal 18 November 2021,jadi jangan sampai terlewatkan ya gengs πŸ€—πŸ€—πŸ€—


Salam sayang dari bunda Author receh😘😘😘**


__ADS_2