Zalfa And Mafia

Zalfa And Mafia
Aku mencintaimu


__ADS_3

Saat Mark disibukkan dengan perkara cintanya dengan gadis dibawah umur.Sedangkan Kris juga tak kalah bahagianya dengan rumah tangganya bersama sang istri.Apalagi kini perut istrinya sudah mulai membuncit.Membuat Kris selalu saja ingin mengelus perut istrinya.


Zalfa juga sudah mulai terbiasa dengan lingkungan barunya.Terutama dengan suasana mension suaminya yang selalu saja dijaga dengan ketat.Bahkan Zalfa juga sudah mengetahui pekerjaan sampingan suami dan keluarga besar suaminya.Awalnya Zalfa juga sempat terkejut jika suaminya menggeluti dunia hitam.Begitupun dengan adik iparnya yang menjadi raja dunia Mafia kelas atas.


Tapi lambat laun Zalfa akhirnya bisa mamahami dan menerima bisnis keluarga suaminya yang memang sudah mendarah daging.Tapi bukan berarti Zalfa mendukung pekerjaan kotor itu.Bagi Zalfa hidup sederhana jauh lebih menyenangkan asalkan tanpa musuh dan uang haram.Daripada hidup bergelimang harta tapi tidak tenang.


Zalfa juga beruntung jika sang suami sudah lama meninggalkan pekerjaan kotor itu.Ia hanya sekali kali saja berada di dunia hitam seperti itu jika memang keadaan yang memaksa.Karena sudah sejak lama jika bisnis ilegal itu di ambil alih oleh sang adik Kris.Pria dengan sejuta pesona tapi berdarah dingin itu.


"Nina boleh tolong bantu saya memotong sayurannya!!!".Ucap Zalfa pada salah satu pelayan .Karena saat ini bumil itu sedang sibuk memasak didapur.Itulah kegiatan Zalfa setiap hari untuk menghilangkan rasa bosannya karena terus menerus dikurung di mension mewah milik suaminya.


"Baiklah Nyonya".


"Terimakasih Nina".Pelayan itu pun hanya tersenyum sambil mengangguk kan kepalanya.


Semua pelayan di mension mewah itu sangat senang membantu Nyonya mudanya karena Zalfa adalah sosok yang ramah pada siapapun bahkan sifatnya sangat berbanding terbalik dengan sifat saudara kembarnya itu.Hal itu membuat pelayan lama yang dulu berkerja di mension yang lama sangat bahagia karena mereka masih diberi kesempatan untuk mengabadikan diri di keluarga Castano.


Bahkan pelayan yang lama sudah mengetahui jika Nyonya mudanya saat ini bukanlah Zilfa melainkan Zalfa saudara kembar dari istri pertama tuan mudanya.


"Nyonya ada telpon untuk anda".Ucap Ema.Wanita yang menjadi asisten Zalfa.


Ya Ema diberi kesempatan oleh Kris untuk menjadi asisten istrinya dan membantu istrinya dimension kembali.Setelah apa yang dilakukan oleh Ema waktu itu.Karena Kris tahu jika istrinya membutuhkan teman saat ia tidak berada di mension itu juga dilakukan oleh Kris agar istrinya tidak bosan jika ada teman untuk di ajak mengobrol.Ema saja sampai merasa sangat bersalah kepada Zalfa.Karena ia sudah pernah ingin mencelakai wanita yang sangat baik hati dan bijaksana.Hanya demi uang Ema hampir saja membunuh Zalfa.


Hal itu juga dilakukan Ema karena waktu itu ia sangat terdesak lantaran ia sangat membutuhkan uang dengan jumlah yang tidak sedikit untuk operasi ibunya dan membayar hutang keluarganya dikampung.Sedangkan Ema hanyalah seorang perawat dan baru bekerja dengan Kris.Tidak mungkin ia langsung meminjam uang begitu saja padahal ia baru bekerja beberapa hari.Dan pada saat itu ia tergoda oleh bujukan Celine dan Dara bahkan Ema dibayar dengan uang yang cukup fantastis.


"Terimakasih Ema".Ucap Zalfa tulus sambil tersenyum dan mengambil ponselnya yang disodorkan Ema.


Ema hanya membalas senyuman dengan tak kalah ramah.Sambil terus menatap kearah Zalfa yang masih saja bersikap baik padanya padahal wanita itu tahu betul jika ia sudah pernah ingin mencelakai nya dan janinnya.


"Hallo pa".Sapa Zalfa ketika ia sudah melihat siapa penelpon tadi.Cukup lama Zalfa berbicara di telepon sambil berkekspresi beda beda.Entah apa yang mereka obrolkan.

__ADS_1


Tapi Ema tahu penelpon itu adalah papa dari Nyonya nya.Jadi Ema tidak perlu khawatir.Dan memang tugas Ema untuk menjaga dan merawat Nyonya nya.Dan ia pun tidak akan pernah lagi mengingkari janjinya pada Kris untuk berkhianat seperti dulu yang pernah ia lakukan.


"Anda baik baik saja Nyonya???".Tanya Ema setelah Zalfa menutup panggilan telepon wajah Zalfa langsung berubah.


"Ah,iya Ema.Aku baik baik saja".Jawab Zalfa sambil tersenyum.Membuat Ema mengangguk kan kepalanya.


"Apa suamiku akan pulang malam lagi Ema???".


"Em mungkin sedikit terlambat Nyonya.Kenapa anda tidak menelepon tuan secara langsung Nyonya???".Saran Ema membuat Zalfa terkekeh.


"Iya ya kenapa aku melupakan ponselku.Baiklah kalau begitu tolong kau gantikan dulu mengurus masakan ku.Karena aku akan menelpon suamiku".Pinta Zalfa sambil tersenyum dan membuat Ema langsung mengangguk.


"Terimakasih Ema kau memang yang terbaik".Seru Zalfa sambil tersenyum sumringah.


"Sama sama Nyonya ".Jawab Ema senang.


Zalfa duduk di bibir ranjangnya sambil langsung mendeal nomor ponsel suaminya.Setelah ia sampai dikamar.


"Hallo Sayang...Apa kau sudah merindukan suami tampanmu ini HM???".Seru Kris dari seberang sana karena saat ini Zalfa melakukan panggilan video.


"Narsis sekali sih".Cibir Zalfa sambil cemberut .Membuat Kris malah terkekeh dibuatnya.


"Kau semakin cantik dan terlihat menggoda jika berekspresi seperti itu sayang".Goda Kris lagi.


"Oh ternyata suamiku sekarang sudah sangat pintar membual".Balas Zalfa sambil tersenyum.Kris kembali terkekeh atas ucapan istrinya.


"Apa kau akan pulang terlambat lagi sayang???".Tanya Zalfa serius membuat Kris mengerutkan keningnya.


"Oh,ayolah sayangku.Suamimu ini baru beberapa jam saja pergi dari mension.Kenapa istriku sudah sebegitunya merindu".Seloroh Kris sambil tersenyum jahil.

__ADS_1


"Kris ayolah aku serius bertanya padamu.Berhentilah membual!!!".Kesal Zalfa sambil mencebik kesal akan sikap jahil suaminya yang suka sekali menggodanya.


Kris kembali terkekeh melihat wajah kesal sang istri."Ada apa sayang???".Tanya Kris mulai serius.


"Tadi papa menelpon ku".


"Lalu????".


"Mereka menyuruh kita berkunjung kerumah.Apa boleh jika aku pergi mengunjungi kedua orang tua ku sayang???".Tanya Zalfa pelan takut jika suaminya itu akan marah.


"Baiklah,kita akan pergi kerumah orang tuamu.Tapi setelah aku pulang kerja.Dan jangan pergi sebelum aku kembali!!!".


"Benarkah???".Kris pun langsung mengangguk kan kepalanya."Terimakasih sayang aku mencintaimu".Seru Zalfa sambil tersenyum senang.


"Aku tahu".Sahut Kris ia begitu senang melihat senyum kebahagiaan sang istri."Tapi aku mau ucapan terimakasih nya diganti saja dengan yang lain".Sambung Kris membuat Zalfa memanyunkan bibirnya bahkan Kris langsung tertawa melihat ekspresi wajah istrinya begitu.


"Ya,terserah kau saja.Aku akan membayarnya lunas malam ini".Jawab Zalfa yang sudah paham apa maksud ucapan suaminya itu.


"Kau memang cerdas Baby".Puji Kris sambil tersenyum.


"Istri siapa dulu???".Sahut Zalfa sombong sambil mengeringkan satu matanya.


"Hahahha...Kau benar benar semakin liar sayang".Seru Kris sambil geleng geleng kepala.


Zalfa ikutan terkekeh."Sudah ya aku tutup telponnya dulu.Bye sayang.Emuachh".


Zalfa langsung mematikan sambungan telpon nya.Dan ia pun kembali terkekeh.Zalfa juga sangat senang akhirnya setelah sekian bulan ia bisa bertemu kembali dengan kedua orang tuanya.Walaupun sampai sekarang ia belum juga mengetahui dimana keberadaan Zilfa saudara kembarnya itu.


TBC

__ADS_1


__ADS_2