Zalfa And Mafia

Zalfa And Mafia
Pengakuan


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 05.00 wib.Yang sebentar lagi akan datang pagi.Kris masuk kedalam kamarnya setelah diberi wejangan oleh Jack dan Abi.Kris mendekati ranjang dimana disana Zalfa masih saja terlelap.Kris menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah canti Zalfa.


"Maafkan aku sayang!!".Lirih Kris sambil mengecup kening dan bibir Zalfa lembut."Seharusnya aku tidak melakukan ini padamu.Maafkan Daddy sayang".Ucap Kris lagi tapi tangannya sambil mengelus perut Zalfa.


Kris sudah mengambil keputusan bahwa ia akan segera menyelesaikan masalahnya tanpa harus mengorbankan istri dan calon baby nya.Apalagi tadi Kris sudah menerima telpon dari Mark jika pria itu akan sampai di Jakarta besok sore.Tentu saja Kris lebih terlihat lega.


Kris menarik tubuh Zalfa dan memasukkannya kedalam dekapan tubuhnya.Ia juga sudah membenahi selimut istrinya.Perlahan Kris menatap wajah sendu itu dengan tatapan penuh penyesalan.Dan tak menunggu lama Kris ikut tertidur disamping istrinya.


🌿🌿🌿🌿🌿


Mata indah itu sayu sayu mengerjapkan matanya perlahan.Ia merasa ada sedikit beban berat yang menindih pinggang ramping.Setelah kesadaran nya pulih ia melirik kearah pinggangnya dan seketika ia merasa bungkam.Melihat lengan kekar pria yang beberapa Minggu ini bersikap acuh bahkan kasar padanya.Tiba tiba pagi ini ia bangun malah melihat pria itu memeluk erat pinggangnya dengan posesif.


Ada sedikit kelegaan dalam hati Zalfa,tapi ada juga sedikit ketakutan.Dimana ia mulai mengingat kembali perlakukan Kris beberapa jam yang lalu.Bahkan pria itu membentak dan mengancam dirinya.


Namun dilain sisi Zalfa merasa tenang dan nyaman dalam kondisi seperti ini.Apalagi Kris terlihat damai dalam tidurnya sambil menjadikan satu lengan kekarnya sebagai bantal untuk Zalfa.


Zalfa mendongakkan kepalanya menatap dan mengamati pahatan wajah sempurna itu.Walaupun sedang tidur tidak mengurangi kadar ketampanan nya.


"Kenapa sikapmu sering berubah ubah???.Aku lebih suka melihatmu tidur seperti ini,daripada kau bangun dan marah marah lagi".Guman Zalfa sambil mengelus rahang tegas itu lembut takut membangunkan prianya.


"Apa aku salah jika aku mencintaimu Hem???.Apa aku terlalu egois jika aku ingin tetap disampingmu???.Bahkan kadang aku berfikir,aku rela tidak kau anggap sama sekali asalkan aku bisa tetap melihatmu setiap harinya.Tapi...."Zalfa terkekeh sendiri sambil berkaca kaca karena mata indah itu kini sudah mulai berkabut berat.


"Tapi kadang juga aku berpikir jika aku terlalu naif jika seperti itu.Bahkan aku mungkin tidak akan sanggup jika melihatmu nantinya malah mencintai dan menikahi wanita lain...Hiks...."Akhirnya buliran bening itu tumpah juga.

__ADS_1


"Aku tidak tahu perasaan mu padaku saat ini bagaiman???.Aku juga tidak tahu status kita sekarang seperti apa menyebutnya???.Aku ini apa dimatamu Kris???".Lirih Zalfa sambil sesenggukan.


"Kau adalah istriku sayang".


Deg....


Zalfa langsung mendongakkan kembali kepalanya.Dan seketika tatapan mereka berdua beradu dan saling mendalami perasaan masing masing.


"A...aku...


"Kau istriku sayang.Saat ini dan selamanya".Ucap Kris jujur.Membuat Zalfa bungkam seketika bersamaan dengan tetesan air matanya yang seakan enggan untuk berhenti menangis.


"Berhenti menangis sayang!!!.Maafkan aku!!!.Maafkan semua kebodohanku!!!!".Lirih Kris dengan penuh penyesalan.Sungguh ia tidak tahan dan tidak sanggup melihat Zalfa menangis seperti ini.Hatinya sakit melihat wanita yang sudah berhasil memiliki separuh jiwanya hanya dengan waktu singkat ini terlihat rapuh dan lemah seperti ini.


"Aku juga mencintaimu sayang.Sungguh aku mencintai mu Zalfa Zuu".Ucap Kris penuh penekanan.Ia sudah tidak perduli lagi dengan harga dirinya.Yang Kris ingin saat ini Zalfa tenang bersamanya kembali dan mau memaafkan semua kebodohannya beberapa hari ini.


"Sayang...Hei...Dengarkan aku!!!".Ucap Kris sambil menangkap wajah yang sudah dibanjiri air mata itu.


"Aku Kristian Castano mencintai istriku Zalfa Zuu saat ini sampai nanti.Bahkan hanya maut yang dapat memisahkan kami berdua".Tegas Kris sambil menatap netra indah itu.Kris sungguh sungguh mengatakannya.Karena itulah yang ia rasakan saat ini.


"Kris...."Jerit Zalfa sambil membenamkan wajahnya di dada bidang Kris."Tapi...aku belum menikah denganmu bagaimana bisa kau menyebutku seorang istri???".Ucap Zalfa sambil terisak.


Membuat Kris rasanya ingin terkekeh.Tapi ia tahan karena Kris tahu Hormon ibu hamil seusia kandungan istri nya yang bisa berubah ubah.Sebenarnya Kris tidak menyangka jika Zalfa tidak membencinya karena perlakuan nya beberapa hari ini.Dimana ia berusaha tega untuk menyakiti Zalfa dan malah memperburuk keadaan janin dan istrinya.

__ADS_1


"Husttt...Kau sudah aku nikahi sejak sehari kau datang kemension ini sayang.Dan pernikahan kita sudah sah secara agama dan hukum"


"Kau bercanda Kris???".Zalfa sangat terkejut dan masih tak percaya.


"Apa kau pikir aku berbohong Hem???.Tuan Zuu sendiri yang menikahkan kita sayang.Jadi sekarang jangan berpikiran bodoh lagi!!!".Kris mengecup puncak kepala istrinya


"Lalu bagaimana dengan Zilfa???.Aku masih belum mengerti dengan semua ini Kris???"Zalfa semakin bingung dengan jalan hidupnya sendiri.


"Dia sudah bercerai denganku,jadi dia dan aku bukan lagi suami istri.Sekarang pikirkan saja dirimu dan Baby kita sayang.Jangan berpikir terlalu keras tentang masalah orang lain,hm!!!


"Jadi baby bukan anak Ha....


"Husstt...Dia darah daging kita yang suci sayang.Kita melakukannya setelah kau sah menjadi istriku.Dan aku mengambil mahkotamu karena itu memang sudah menjadi hakku".Cerocos Kris panjang lebar.Membuat Zalfa menangis haru sekaligus bahagia.Ia tidak menyangka jika Kris sudah menikahinya secara Sah.


Walaupun didalam benaknya Zalfa masih bingung dengan saudara kembarnya kemana.Dan apa yang terjadi antara dia dan Kris.Tapi Zalfa untuk saat ini tidak mau pusing memikirkan hal itu.Ia akan menurut pada suaminya karena ada baby yang saat ini harus ia jaga.Buah cinta nya dengan Kris.


"Sayang dengarkan aku!!!".Kris menangkup wajah cantik yang sudah sembab sehabis menangis itu dengan kedua tangannya.Membuat Zalfa bersitatap kembali dengan wajah tampan penuh pesona milik suaminya.


"Jangan percaya pada siapapun di Mension ini kecuali aku suamimu,dan Pak Ram!!!". Ucap Kris penuh penekanan.


"Kenapa Kris???".Zalfa mulai curiga dan sedikit bingung.


"Aku belum bisa menjelaskannya sekarang sayang.Tapi aku harap kau mau mendengar kan ucapanku ini.Demi kalian.Sore nanti Mark akan tiba di Jakarta.Dia adalah adik kandungku.Setelah ia datang maka kau akan aku pindahkan ketempat yang lebih aman untuk sementara waktu".

__ADS_1


Tubuh Zalfa menegang akan pemikiran pemikiran buruk di otaknya.Ia takut apa yang akan terjadi kedepannya nanti.Terutama rumah tangganya yang baru ia ketahui jika dirinya sudah sah menjadi istri Kris.


TBC


__ADS_2