
Hari ini Kris sengaja pulang kerumah lebih awal dari jadwal biasanya.Karena sejak diperusahaan tadi Kris sudah tidak sabar untuk berjumpa dan melihat wajah Zalfa.Entahlah apa yang dirasakan Kris saat ini.Yang jelas baru beberapa jam tidak bertemu dengan Zalfa membuatnya hingga tak tenang dan tidak konsentrasi untuk bekerja.Seperti Mafia kelas kakap dan berkuasa yang mempunyai jiwa psikopat seperti Kris saat ini sudah mulai terserang virus bucin.
Kepulangan Kris lebih awal justru membuat Celine dan Dara sedikit aneh.Bahkan Celine sudah bersiap menyapa dan menghampiri Kris.Celine berjalan dengan anggunnya menghampiri Kris.Tak lupa Celine pun memberikan senyum terbaiknya.
"Honey kau sudah pulang???".Sapa Celine dengan senyum termanisnya tak lupa wanita itu juga merangkul lengan Kris niatnya ingin bermanja dengan sang kekasih.Mimpi aja si Celine kali ya.
"Lepaskan tanganmu itu.Aku gerah baru pulang kerja".Ucap Kris setengah membentak.Rasanya jijik sekali Kris harus terus berpura pura baik dengan Celine sampai sekarang.Kalau bukan demi misinya tidak akan mungkin ia mau berdekatan dengan wanita seperti ulet bulu seperti si Celine sampai sekarang.
Celine juga setengah terkejut dan kesal akan bentakan Kris.Namun,wanita itu sungguh sangat pandai berakting."Apa kau tidak merindukanku honey????".Celine berusaha menggoda Kris dengan suara manjanya.Membuat Kris ingin muntah saja mendengar nya.
"Berhenti menggodaku Celine.Aku capek".Sinis Kris acuh.Sedikitpun Kris tidak tertarik dengan tubuh Celine yang bisa dibilang sangat menggoda bagi kaum laki laki hidung belang.Tapi tidak untuk seorang Kris.
Celine melepaskan rangkulan lengannya.Dan membalikkan tubuh Kris hingga menghadap kepadanya."Ada apa denganmu honey???.Kenapa kau selalu mengacuhkan ku beberapa hari ini?.Tidak bisakah kau menemaniku barang sebentar saja???".Tanya Celine yang merasa mulai di acuhkan oleh Kris.
"Aku merindukanmu Honey.Ranjangku sudah mulai dingin tanpa sentuhan darimu".Bisik Celine karena Kris sedikitpun tak bergeming.
"Cih....Dia pikir selama ini akulah yang selalu menjamah tubuh kotornya itu.Dasar ****** sialan.kau rupanya sangat bodoh bahkan tidak bisa membedakan mana bentuk tubuh asliku dan mana yang bukan.Apa kau bilang tadi,ranjangmu sudah mulai dingin???.Hahahha...Kau pikir aku Sudi melakukan hal panas dan bertukar peluh nikmat dengan tubuh kotor milikmu itu.Jangan mimpi ******".Guman Kris dalam hati.
"Berhenti bersikap konyol Celine.Sebelum aku berubah pikiran".Ancam Kris penuh penekanan.
Celine tersentak akan ucapan Kris.Bahkan kini Celine sangat susah menelan salivanya sendiri.Apalagi tatapan Kris sangat tajam kepadanya.Dan setelah mengucapkan itu Kris langsung pergi menuju kamarnya di lantai atas.
__ADS_1
Sedangkan dikamar Zalfa masih tertidur sejak ia bertengkar dengan dua siluman berwajah manusia tadi pagi.Zalfa belum keluar kamar.Bahkan pak Ram yang mengantarkan makan siangnya dikamar.
Kris tersenyum begitu pintu kamar ia buka dan melihat gadisnya sedang terlelap tidur diranjangnya.Kris melangkah mendekati ranjang,lalu menyibakkan anak rambut yang menutupi wajah cantik Zalfa.
"Cantik".Lirih Kris sambil tersenyum.Tak lupa Kris juga mengecup bibir Zalfa dengan lembut."Ini juga manis".Seru Kris sambil terkekeh.
Rasanya Kris ingin sekali langsung menjamah tubuh Zalfa saat ini juga.Tapi niat itu Kris urungkan karena tidak mau bertindak konyol yang malah membuat wanitanya salah sangka dan mungkin akan membuat Zalfa membencinya.
Kris langsung masuk kedalam kamar mandi setelah melepas jas dan menanggalkan pakaian nya.Tanpa Kris sadari jika Zalfa ternyata sudah bangun ketika Kris masuk kedalam kamar.
Zalfa memegangi bibirnya yang tadi dicium oleh Kris dengan sangat lembut.Ini ciuman kedua Zalfa dengan Kris.Bahkan Kris juga lah yang mencuri ciuman pertama nya kemarin.
"Apa Kris sudah tahu jika aku bukan Zilfa???.Kenapa sikapnya bisa berubah 180 derajat hanya dengan waktu satu malam saja???".Lirih Zalfa yang mulai aneh dengan gelagat Kris.
🌿🌿🌿🌿🌿
"Tante..Apa yang harus kita lakukan???.Wanita itu sekarang sudah mulai merebut Kris dariku".Sungut Celine kesal.
"Celine sayang.Kau harus tenang!!!.Mana mungkin Kris bisa luluh dengan ****** seperti dia.Sekarang lebih baik kita pikirkan cara agar ****** sialan itu bisa keluar dari rumah ini.Atau mungkin kita habisi saja dia jika kita tidak bisa memisahkan Kris dengan ****** itu".Dara tersenyum licik ketika ide gila muncul dibenakny.
"Kenapa kita tidak sewa saja lagi laki laki yang mau tidur dengannya Tante.Atau kita rekam saja ketika Ronny masuk dan bergulat dengannya".Usul Celine.dan langsung mendapatkan pukulan pada lengan nya yang dilakukan oleh Dara.
__ADS_1
"Kau pikir aku tega mengorbankan putra kesayanganku itu hanya untuk mengusir si Zilfa.Cari cara lain jangan bawa bawa Ronny dalam misi ini!!!!".Ucap Dara kesal.
Celine hanya mendengus tak kalah kesalnya.Sebab ia juga sedang meradang melihat kedekatan Kris dengan Zalfa yang dianggapnya Zilfa itu.
🌿🌿🌿🌿🌿
Dikediaman orang tau Zalfa.Saat kedua orang tua Zalfa nampak tidak tenang karena mereka sudah melakukan kebodohan.Yang membuat Zalfa akan terperangkap selamanya dengan Kris.
"Pa,apa yang kita lakukakan ini akan menyakiti hati Zalfa pa.Mama tidak ingin Zalfa membenci kita karena kita sudah membuatnya menderita".Lirih Mama Evi sambil berkaca kaca.
"Ma...Papa juga sebenarnya tidak mau ikut mengorbankan Zalfa dalam masalah ini.Tapi,mau bagaimana lagi ma semua sudah terlanjur.Dan kita sudah terikat perjanjian dengan keluarga Castano".Papa Herdi tak kalah mirisnya akan nasib anaknya kedepannya nanti.
"Andai saja dulu papa tidak melakukan kesalahan dan membuat keluarga kita terpecah belah begini.Semua memang salah papa ma".Lirih papa Herdi mengingat masa lalu kelamnya.
Papa Herdi juga membenci sang adik siapa lagi kalau bukan Hengki.Karena Hengki lah biang kerok sesungguhnya dalam masalah keluarga Herdi.Hingga akhirnya Herdi menyerahkan Zilfa kembaran Zalfa pada Hengky.Dengan imbalan Agar Perusahaan Herdi bisa di topang Dana oleh Hengki.Dan tak hanya itu saja ternyata Hengky juga sudah membuat konspirasi dengan keluarga Castano.Tanpa sepengetahuan Herdi.
"Pa,jangan mengungkit masa lalu lagi.Biarkan itu semua jadi rahasia kita.Jangan sampai anak anak tahu apa yang sudah terjadi dimasa lalu!!!".Ucap Mama Evi meremas punggung tangan sang suami.
"Maafkan papa ma!!.Gara gara papa keluarga kita jadi tidak tenang begini.Dan anak anak juga saling membenci satu sama lainnya".
TBC
__ADS_1