Zalfa And Mafia

Zalfa And Mafia
Benih cinta Mark


__ADS_3

Setelah pertemuan tidak sengaja dengan seorang gadis yang sempat membuat seorang Mark bisa sedikit goyah.Bagaimana tidak Jacob pun dibuat menggelengkan kepalanya saat kingnya tiba tiba malah menyuruhnya mencari identitas diri dan mengumpulkan semua informasi tentang gadis yang bisa ditebak jika gadis itu masih dibawah umur.


Jacob yang biasanya mendapat tugas untuk mencari informasi tentang para rival kingnya yang bersifat rahasia dan menyangkut nyawa.Kini malah beralih profesi sebagai pengumpul informasi seorang gadis dibawah umur.


"King..."


"Hm".Jawab Mark singkat seperti biasanya pria itu menjawab dengan deheman dan tetap dengan ekspresi datarnya saja tanpa mengalihkan pandangannya dari semua berkas yang ada di hadapannya saat ini.


"Ini informasi yang king minta tentang semua data gadis kecil itu".Ucap Jacob sambil menahan senyumnya.


"Kau sudah bosan melihat matahari Jacob????".


"Ten...tentu saja tidak king".Sahut Jacob gugup karena ia hampir saja lupa siapa laki laki gila yang menjadi kingnya ini.


"Berikan padaku!!!".


Jacob pun langsung menyodorkan map bewarna coklat kepada kingnya.Lalu kembali berdiri disamping tempat duduk Mark.Mark membuka cepat dan membaca satu persatu data yang ia minta tentang gadis yang berhasil mencuri perhatian nya dua kali berturut turut itu.


"Dia masih anak SMA king.Bahkan ia masih duduk dibangku kelas XI".Ucap Jacob pelan.


"Aku tahu Jacob.Kenapa gadis dengan postur tubuh yang nyaris sempurna sepertinya masih seorang anak SMA????.CK...Menipu sekali".Seru Mark sambil menyunggingkan senyumnya.


Membuat Jacob melotot sempurna karena baru kali ini kingnya itu memuji seorang gadis.Bahkan saat dipesta kemarin malam banyak para wanita yang sangat menarik ingin mencuri perhatian nya tapi tidak satupun dari mereka dilirik oleh kingnya ini.Padahal semua gadis yang hadir dipesta itu adalah bukan orang orang sembarangan.Ada yang dari kalangan Artis,model,anak pengusaha dan lain sebagainya.Tapi Mark hanya fokus pada setiap susunan acara saja tanpa ingin menyapa mereka sedikitpun.


Namun apa ini???.Hanya karena anak dibawah umur seorang Mark bisa menampilkan senyum nya.Memang Jacob akui jika pesona gadis remaja itu cukup membuat semua laki laki berdenyut.Apalagi body goals yang dimilikinya membuat gadis remaja itu memang sangat sempurna Dimata kaum Adam.Siapa yang bisa menebak jika ia masih anak SMA jika gadis itu berpenampilan layaknya gadis pada umumnya yang bisa dibilang masuk kategori anak kuliahan.


"Ternyata keluarganya cukup terpandang di kota ini????".Lirih Mark sambil menyunggingkan senyuman nya kembali.


"Jangan lupakan Ayahnya juga king!!!".Sambung Jacob memperingatkan.


"Perwira polisi yang tidak lama lagi akan pensiun".Jawab Mark dengan ekspresi wajah yang sulit ditebak.


"King,jangan bilang anda sedang....

__ADS_1


"Kalau iya kenapa???.Apa aku salah menaruh rasa Jacob????".Mark malah balik bertanya.


"Tidak ada yang salah dengan masalah hati king.Tapi...Gadis itu masih sangat muda king bahkan usinya belum genap 17 tahun.Dia masih dibawah umur,apa king berniat menjadi pedopil???".


"Jacob...."


"Maaf king tapi...."Jacob langsung menundukkan kepalanya saat ditatap tajam oleh kingnya.


"Bagaimana kalau dia bisa tertarik padaku lebih dulu????.Apa aku juga salah???".Tanya Mark membuat Jacob menggelengkan kepalanya cepat.


"Tetap Awasi gadis itu dari jauh!!!.Jangan biarkan dia dekat dengan laki laki manapun!!!".Perintah Mark tegas.


"Tapi,king gadis itu sangat dekat dengan kakak pertamanya yang saat ini menjabat sebagai seorang CEO di perusahaan....


"Termasuk dia!!!.Aku tidak mau melihat wanitaku disentuh pria lain!!!".


"What???...Tapi king dia itu....


"Ti....tidak king".Sahut Jacob gugup.


"Bagus".Mark menepuk bahu Jacob seraya berdiri dari tempat duduknya."Siapkan mobil!!!".Perintah Mark sambil melangkah pergi.


"King sebentar lagi ada meeting dengan....


"Biarkan Jack yang menggantikan ku.Jika Kris masih sibuk dengan kakak ipar!!!".Jawab Mark sambil sedikit berteriak membuat Jacob lagi lagi tidak bisa melanjutkan ucapannya.


🌿🌿🌿🌿🌿


Jacob tidak habis pikir jika kingnya akan segila ini jika sudah jatuh cinta.Bahkan sikapnya akan jauh lebih gila dari sang kakak.Padahal Mark belum tahu apa respon dari gadis remaja itu.Bahkan sekarang Mark rela menguntit gadis remaja itu yang saat ini sedang makan disebuah cafe.


"King mau sampai kapan kita berada disini???".Tanya Jacob setelah merasa mereka sudah hampir 30 menit diam dimobil didepan sebuah cafe sambil memperhatikan gerak gerik gadis yang sudah dianggap wanitanya oleh seorang Mark.


"Jangan banyak bicara Jacob.Apa pria itu kakak dari wanitaku???".Mark malah mengajukan pertanyaan pada Jacob setelah tadi membentaknya untuk diam.

__ADS_1


"Benar king Tapi....


"Kembali kemarkas!!!".Potong Mark ketika ia baru saja menerima pesan dari salah satu anak buahnya.


"Baik king".Jacob pun langsung tancap gas tanpa ingin mengajukan pertanyaan terlebih dahulu karena ia sangat paham apa yang terjadi jika kingnya sudah berekspresi seperti itu.


Sedangkan di tempat yang berbeda tepatnya di mension terbaru Kris.Sepasang suami istri itu semakin hari semakin lengket saja.Bahkan selama pindah mension Kris hanya sekali kali saja pergi keperusahaan.Ia lebih banyak menghabiskan waktu dimension bersama sang istri.


"Sudah Kris aku sudah kenyang!!!".


"Sekali lagi sayang.Baby juga butuh nutrisi.aaa!!!".Ucap Kris sambil menyodorkan satu sendok nasi beserta lauk lengkap.


Dengan terpaksa Zalfa pun menurut membuka mulutnya kembali.Walaupun perutnya sudah terasa bengkah saat ini.


"Sayang kenapa Mark jarang sekali pulang???".Tanya Zalfa sambil menerima segelas air minum dari tangan suaminya.


"Kenapa kau malah mengkhawatirkan adik iparmu itu sayang???.Dia punya apartemen sendiri dan dia juga sudah dewasa,jadi kau tidak perlu khawatir padanya sayang!!!".


"Hm,Apa kau sedang cemburu???".Ledek Zalfa sambil tersenyum.


"Tidak???".Elak Kris cepat."Ini minum dulu vitaminnya!!!".Kris menyodorkan vitamin bumil untuk sang istri dan segelas air putih.


"Sampai kapan kita akan tinggal disini Kris???.Apa aku boleh menemui orang tuaku???".Tanya Zalfa lembut agar tidak membuat suaminya kembali emosi jika ia salah bicara.


"Sampai keadaan aman sayang.Apa kau merindukan mereka???".


Zalfa langsung menganggukkan kepalanya membuat Kris mengusap rambut panjang istrinya dengan lembut lalu menciumi pucuk kepala istrinya.


"Sabar ya,kedua orang tuamu akan tetap aman jika kita tidak memperlihatkan mereka pada rival ku.Karena untuk saat ini mereka hanya tahu jika Herdi adalah Daddy mu sayang".Kris berusaha menjelaskan dan memberi pengertian pada Zalfa.


Kris juga sudah menceritakan semua permasalahan Keluarga nya bahkan siapa pengkhianat yang tinggal di mension nya selama ini pada sang istri tapi Kris tidak memberitahukan kepada Zalfa jika ia mempunyai pekerjaan sampingan yang bisa saja mengancam keselamatan keluarganya terutama istri dan calon baby nya nanti.


TBC

__ADS_1


__ADS_2