
Mobil mewah yang dikendarai Jacob sudah memasuki pekarangan luas sebuah mension mewah.Semua orang nampak berlarian untuk menyambut kedatangan tuannya.Mereka semua nampak terkejut karena tuannya sama sekali tidak memberitahu jika ia akan kembali secepat ini.
"Selamat datang king".Ucap Semua bodyguard, pelayan yang nampak menundukkan kepalanya memberi hormat.
Tapi pria itu hanya menunjukkan ekspresi datarnya,tanpa mau menjawab ucapan salam mereka.
"King..."Pak Ram yang baru turun dari lantai atas melihat tuan muda keduanya sudah masuk kedalam mension dengan di ikuti oleh Jacob asisten kepercayaan nya
"Pak Ram,anda semakin tua saja".Desis nya menyindir pak Ram yang sedikit berlari kecil mendekatinya.
"Seharusnya saya sudah pantas pensiun king".Jawab Pak Ram sambil menundukkan kepalanya.
"Haiss...Jika pak Ram pensiun sekarang,maka si brengsek itu akan kewalahan".Jawabnya sambil tersenyum pelit.Membuat Pak Ram hanya mengangguk mengerti.
"Dimana dia????".
"Siapa yang kau cari Mark???".Ucap Kris sedikit mengeraskan suaranya karena ia ada dilantai atas.
"Bisa keluar kamar juga kau rupanya.Aku kira kau sudah tidak ingin keluar dari kamar yang kau sulap sebagai surga duniamu".Cibirnya pada Kris dengan nada sedikit mengejek.
"CK...Sepertinya kau sudah banyak tahu tentang kehidupan ku selama kau tinggal keluar".Ucap Kris seraya mendekati Mark yang ternyata adalah adik kandungnya.
Mark menarik tangan Kris dan mereka berdua berpelukan.Walaupun mereka berdua sering kali saling cibir dengan kata kata yang tidak pantas tapi percayalah ikatan batin keduanya sangatlah kuat.Namun, perbedaan mereka berdua sangat jelas.Jika Kris sosok laki laki yang sedikit Arogant,dingin datar,dan berkharisma tapi juga kejam.Namun,Mark mempunyai sifat yang tak kalah dengan Kris sang kakak.Tapi,Mark lebih sangat kejam dibandingkan Kris.Kris hanya melukai orang yang pantas dilukai.Namun Kris masih punya sifat manusiawi.Kris lebih senang memerintahkan anak buahnya untuk membunuh daripada ia harus melakukannya sendiri.Berbeda dengan Mark yang sudah sangat terlatih bahkan tanpa rasa belas kasih sedikitpun.Mark sangat senang menyiksa dibandingkan membunuh.Membuat musuhnya lebih baik tertembak mati daripada tubuh mereka harus menjadi tawanan Mark yang akan menjadi pahatan apik ditangan pria berdarah dingin yang lebih pantas dijuluki psikopat handal itu.
"Questa dimensione non `e piei` sicura,molte spie osservano sempre i tuoi movimenti"Lirih Mark menggunakan bahasa Italia sambil menepuk punggung Kris pelan.
(Dimension ini sudah tidak aman lagi,banyak mata mata yang selalu mengawasi gerak gerik mu).
__ADS_1
"Hai ragione,portero` via di qui ancho Mia moglie oggi".Jawab Kris sambil tersenyum.(Kau benar ,aku akan membawa istriku pergi dari sini hari ini juga).
Mark hanya tersenyum datar.Ia dapat merasakan aura aura pengkhianat dari mension ini.Terutama dengan para bodyguard dan beberapa pelayan di mesnion.Tapi Mark hanya bersikap biasa seperti sewajarnya saja.Ia sengaja menggunakan bahasa Italia agar mereka tidak mengerti apa yang ia katakan pada Kris.Sebab,kebanyakan para anak buah Kris adalah orang orang Indo asli begitupun dengan pelayan Mension.Tapi,Pak Ram yang sudah lama bekerja dengan keluarga Castano sejak mendiang ibu mereka masih hidup.Tentu saja pak Ram paham apa yang dibahas oleh tuannya tadi.
"Sial kenapa iblis itu sudah kembali secepat ini".Upat salah seorang dari mereka yang ternyata adalah seorang mata mata.
Mark tersenyum licik dan langsung memberi kode pada Jacob hanya dengan memainkan jarinya saja.Membuat Jacob paham apa yang dimaksud oleh kingnya itu.
"Tuan makan siangnya sudah siap".Ucap Seorang pelayan baru yang belum lama bekerja di mension ini karena menggantikan saudara nya yang sudah pulang kampung.
"Hm".Ucap Kris datar.Sedangkan Mark hanya diam dengan ekspresi wajah yang sulit untuk ditebak.
Kris dan Mark langsung berjalan menuju ruang makan.Disana sudah tertata rapi berbagai macam jenis menu makanan.Dan hampir semuanya adalah makanan favorit Mark.
"Apa kakak ipar ku sudah makan siang juga???".Tanya Mark sambil meledek Kris.
"Siapa namamu???".Tanya Mark tiba tiba pada seorang pelayan yang tadi memanggil mereka untuk makan siang.Pelayan itu terlihat lebih muda dari pelayan yang lain.
Kris langsung mengerutkan keningnya tanda bingung akan sikap Mark yang tiba tiba bisa bersikap lembut saat bertanya pada sang pelayan wanita itu.
"Sa...saya Dinar king".Jawab pelayan itu gugup bahkan saat ini ia merasa ketakutan setengah mati karena melihat aura intemidasi dari seorang Mark yang mampu menghilangkan keberanian semua orang dan bisa tunduk dengan tatapan membunuhnya.
"Tolong ambilkan semua piring itu!!!".Ucap Mark semakin lembut.Membuat Kris semakin bingung bahkan Kris juga belum mengambil makanan sama sekali.Pak ram juga ikutan bingung.Tapi Jacob hanya tersenyum karena ia paham apa yang akan dilakukan oleh kingnya itu.
"Isi semua piringnya dengan menu yang ada dimeja makan ini!!!.Dan jangan ada yang terlewatkan satupun!!!".Perintah Mark lagi dengan pandangan sendu dan suara yang sangat lembut membuat Kris sedikit jengah melihatnya.
"Hei,tolong bantu teman kalian!!!".Ucap Mark lagi ketika pelayan yang lain hanya melihat dari balik meja bar yang ada didapur.
__ADS_1
Saat semua piring yang sudah terisi dengan semua menu dan berjumlah kurang lebih ada 5 piring.Mark dengan santainya berdiri dari duduknya.
"Sekarang silahkan kalian makan makannya!!!".Perintah Mark lagi membuat para pelayan itu mulai pucat dan mengeluarkan keringat dinginnya.
"Ayo makan sekarang!!!".Bentak Mark dengan suara menggelar bahkan aura yang tadi terlihat sangat polos kini sudah kembali dengan keangkuhan dan wajah datarnya serta aura tajam yang seakan menguliti semua pelayan yang ada dihadapannya saat ini.
"Ta...tapi king,kami...
"Makan sekarang atau aku yang akan memasukkan semua makanan itu kedalam mulut kalian dengan caraku sendiri!!!".Ucapnya tegas dengan suara dingin nya.
"Kecuali kau!!!". Potong Mark sambil menunjuk pelayan patuh baya yang terlihat hanya diam tanpa penolakan sama sekali dan sangat terlihat sedang menahan air matanya.
"Tunggu apalagi hah???.Cepat habiskan makanan dipiring kalian masing masing!!!".Bentak Mark lagi sambil memainkan pisau buah yang ia ambil dari keranjang buah yang ada diatas meja.
Kris mulai paham apa yang akan dilakukan sang adik psikopat nya ini.Dan Kris hanya bisa menggelengkan kepalanya saja.Pak Ram pun hanya bisa diam dengan degupan jantung yang terus berdetak karena ia tahu betul sifat kingnya ini.
Pluppp...
"AW..."Jerit seorang pelayan yang akan kabur dari arah dapur ketika pisau buah yang Mark pegang tadi menancap sempurna di leher sebelah kanannya.
Para pelayan yang ada dihadapan Mark nampak semakin ketakutan sambil menutup mulut mereka masing masing.Mereka Sungguh salah masuk kedalam kandang singa dan Harimau ini.
"Mau makan sekarang atau mau seperti wanita itu???".Lirik Mark melihat pelayan tadi yang sudah jatuh kelantai dengan berimbah darah segar yang terus mengalir dari lehernya karena pisau kecil itu tepat mengenai urat lehernya.
Para pelayan itu dengan gemetar mereka mulai memasukkan makanan kedalam mulutnya."Telan dan habiskan!!!.Awas kalau ada yang berani membuang ataupun memuntahkannya!!".Sentak Mark lagi.
Salah satu pelayan itu tiba tiba kejang kejang dan jatuh kelantai.Hal itu membuat Kris beranjak dari duduknya.
__ADS_1