
"Nyonya silahkan dimakan dulu makannya,setelah itu minum obat".Ucap Ema wanita yang akan mengurus dan membantu menyiapkan keperluan Zalfa.
"Kamu siapa???.Saya tidak pernah melihat mu????".Lirih Zalfa sambil beringsut bangun menyandarkan kepalanya di kepala ranjang.
"Sa...saya...
"Ini Ema Nyonya,mulai sekarang dia yang akan merawat dan membantu menyiapkan segala keperluan dan kebutuhan Nyonya Muda".Potong Pak Ram yang baru saja masuk membawakan buah strawberry yang tadi sempat diminta Zalfa.
"Apa ini atas perintah Kris???".
Pak Ram hanya mengangguk kan kepalanya.Membuat Zalfa berdecak sedikit kesal.Sudah seminggu lebih pria itu mengabaikannya bahkan sekarang tak menampakkan batang hidungnya.Tapi tiba tiba mengirim orang untuk mengurusnya.
Dengan telaten Ema membantu Zalfa untuk makan dan meminum obatnya.Karena kondisi Zalfa masih lemah.Bahkan Ema juga membantu wanita cantik itu untuk membersihkan diri.
Ema sebenarnya seorang perawat yang di rekrut Abi atas perintah Kris.Tapi sebelum merekrut Ema Abi sudah lebih dulu mencari informasi tentang Ema.Karena tidak mungkin mereka membawa orang yang salah untuk menjaga dan dekat dengan Nyonya muda keluarga Castano.Karena lecet sedikit saja tubuh Zalfa maka Kris akan sangat murka.
Semenjak kehamilannya ***** makan Zalfa jadi menurun.Apalagi ia sudah lama tidak melihat Kris yang bisa membuatnya nyaman.Sebenarnya Zalfa saat ini hanya butuh laki laki itu ada disampingnya.Zalfa merasa susah tidur tanpa Kris.
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ
Tak terasa sudah seminggu ini juga Ema melayani Zalfa dengan baik.Bahkan Zalfa merasa ada teman ngobrol semenjak Ema datang kemension ini.Sedangkan Oma Iren masih senang berada di Bandung tanpa ingin kembali ke Jakarta.
Zalfa berdiri dibalkon kamarnya menatap langit langit cerah dengan silirnya angin yang menerpa wajah cantiknya pagi ini.Wanita itu sudah terbangun sejak pukul 06.00 wib,karena ia memang susah tidur semenjak jauh dari Kris.Bahkan sampai sekarang ia juga tidak tahu pria dimana.
"Nyonya ini sarapan Anda,silahkan dimakan!!!".Ucap Ema yang baru saja masuk kedalam kamar dan meletakkan nampan berisi makanan untuk Zalfa di meja didepan sofa.
"Bawa kesini saja Ema,aku masih ingin menghirup udara pagi".Pinta Zalfa lembut.
Ema dengan cekatan membawa kembali nampan itu ke balkon dan meletakkannya di meja yang ada disamping Zalfa berdiri.
"Apa kau sudah sarapan Ema???".Tanya Zalfa sambil duduk dan melirik isi sarapannya yang enggan untuk ia sentuh.
"Sa...saya sudah sarapan nyonya".Jawab Ema sedikit gugup.
__ADS_1
"Kamu kenapa Ema,apa kau sakit????".Tanya Zalfa yang sedikit aneh melihat tingkah Ema pagi ini.
"Ti...tidak Nyonya.Silahkan dimakan sarapannya nyonya,saya tinggal dulu karena ada pekerjaan lain yang harus saya selesaikan".Pamit Ema
"Tunggu!!!".Langkah Ema terhenti karena Zalfa kembali memanggilnya.
"Iya Nyonya,ada apa????".Ema berusaha untuk tetap tenang.
"Aku ingin kau temani aku sarapan dulu disini!!!".Pinta Zalfa sambil melirik kursi kosong disebelahnya.
"Ta...tapi Nyonya,saya tidak berani duduk didekat Nyonya Muda".Tolak Ema halus.
"Bukankah kita teman????".
Deg....Hati Ema serasa dicabik mendengar kata itu yang dilontarkan sangat lembut oleh wanita berparas cantik nan baik hati itu.
Dengan sedikit gugup Ema akhirnya mau duduk disamping Zalfa."Makanlah!!!".Ucap Zalfa lagi yang membuat Ema semakin takut dan sangat terkejut.
"Tidak nyonya.Ini kan sarapan untuk Nyonya muda".Tolak Ema lagi
"Ta...Tapi Nyonya".
"Ayolah Ema,bantu aku habiskan sarapannya !!!".Mohon Zalfa dengan wajah polosnya.
Akhirnya dengan rasa takut serta gugup Ema mengambil sandwich milik Zalfa yang ia bawa dari dapur tadi.Dengan tangan yang gemetaran Ema berusaha menelan ludahnya dengan sangat susah.
Brakkkk....
Pintu kamar dibuka kasar dari luar oleh Pak Ram yang terlihat sangat marah tapi ia berusaha menahan emosiny didepan Nyonya muda nya.
"Maaf Nyonya Muda,Apa anda sudah memakan sarapannya???".Tanya Pak Ram sedikit khawatir.
Membuat Ema kembali menegang dan ia sampai gemetaran dan berkeringat dingin oleh tatapan tajam pak Ram kepadanya.Apalagi dibelakang pak Ram ada bodyguard yang berjas hitam bertubuh kekar yang menatapnya nyalang.
__ADS_1
"Saya menyuruh Ema untuk menghabiskannya pak Ram.Karena saya sedang ingin sarapan yang lain".Jawab Zalfa jujur."Tapi Ema juga belum sempat memaknnya".Sambung Zalfa lagi.
Pak Ram dan dua bodyguard itu nampak menghela nafas lega."Kalau begitu kamu bawa lagi saja makannya keluar Ema!!!".Perintah Pak Ram tegas
Ema langsung menurut dan membawa makanan yang tadi ia bawa kembali keluar dengan sangat gugup beserta takut.
"Nyonya mau sarapan apa???.Biar nanti saya suruh koki untuk membuatnya".Tanya Pak Ram
"Mau nasi goreng merah sapi lada hitam banyakin kejunya,terus nasi gorengnya yang pedes.pake taburan bawang goreng dan irisan cabe rawit juga".Seru Zalfa sambil meneguk air liurnya sendiri.Membuat Pak Ram sedikit menyunggingkan senyumnya melihat tingkah Nyonya Muda nya yang ternyata sangat menggemaskan itu.
"Baik Nyonya,ada lagi???".Zalfa langsung menggelengkan kepalanya.
Pak Ram pun pamit keluar untuk menyuruh koki membuatkan pesanan Nyonya Muda nya.Tapi belum juga pak Ram menutup pintu kamar.Zalfa sudah berteriak kembali.Membuat langkah pak Ram terhenti.
"Pak Ram jangan lupa susu nya dan juga jus strawberry nya juga!!!".
Pak Ram hanya mengangguk kan kepalanya tanda paham.Zalfa hanya tersenyum didalam sana.
"Dimana dia????".Tanya pak Ram pada Bodyguard yang tadi ada didepan pintu kamar Zalfa.
"Sudah diamankan pak Ram".Sahut bodyguard itu.
Pak Ram hanya mengangguk kan kepalanya dan ia kembali turun kedapur untuk memerintahkan koki memasak nasi goreng yang diinginkan Nyonya Muda nya tadi.Pak Ram terus mengawasi pelayan dan koki yang sedang sibuk menyiapkan bahan bahan untuk membuat nasi goreng.Semua gerak gerik mereka dipantau oleh Pak Ram tanpa ada yang terlewatkan sedikitpun.
"Jika kalian mencoba berkhianat seperti dia,maka habislah kalian".Ucap tegas pak Ram mengingatkan kembali seluruh pelayan dan koki yang ada disana.
Sedangkan Celine yang melihat semua pelayan sedang diawasi oleh pak Ram nampak ketar ketir.Ia juga sedikit takut akan hal buruk yang akan menimpanya.Dan Celine pun segera pergi dari sana mencari keberadaan tantenya.
Pak Ram hanya tersenyum sinis melihat Celine pergi begitu saja.Yang tanpa Celine sadari jika saat ini semua gerak geriknya sudah dipantau sejak lama.
**TBC
Maaf ya gengs bunda up nya satu bab satu bab dulu ๐๐๐
__ADS_1
Karena beberapa hari ini kondisi belum stabil tapi demi kalian bund selalu up walaupun cuma sedikit๐ข**