![ZodMent [Academy Of Zodiac-Element]](https://asset.asean.biz.id/zodment--academy-of-zodiac-element-.webp)
#π²πππππ’_π³π ππππππ ππππ πππππ, π°ππ ππππππ ππππππ π ππππππ πΉ ππππππ ππππππ πππππππ ππππππππ ππππ. πΈπ ππππππ πππππππ πππ π’πππ ππππππ πππππ πππππππ πππππππ πΈ πππππ πππππππππ πππ πΉ ππππ ππππππ ππππ-ππππππ’π. πππππ ππππππ, ππ ππππ πππππ, π°ππ ππππππππππππ πππππππ ππππππ πππππππππ πππππππ ππππππ π’πππ πππππππ πππππππππ πππππ ππππππ ππππππ’π πππ. πΈπ ππππππππππππ πππ πππ ππππππ ππ πππ πππππ πππππππππππ’π. π½ππππ, πππ πππππππ πππππππ’π, ππππ πππ π’πππ ππππππ πππππππ ππππ’π ππππ πππππ πππππππππππ πππππππ πππππππ. πππ ππππ πππππππ πππ... π°ππ πππ πππππππ ππππ πππππππ’π πππ ππππππππππππ ππππππ’π ππππππ ππππππ πππππππππ ππ πππππ πππππππ. πΈπ πππππππ’ππ πππππ ππππππππ πππππππ, "πΏπππππ ππππ ππππππ πππππ πππππππππππ πππ ππππππππππππ... πΊπππππ πππ ππππππππ’π ππππ πππ ππ ππππ..."
Begitu panjang pembicaraan hangat yang terjadi dalam Grup Anak Kesasar. Sudah banyak pula waktu berlalu untuk sekedar mengobrol dan bercanda meski tanpa melakukan tatap muka. Senyuman masih saja terukir indah di wajah Gio.
Kelakuan teman-temannya memang ada-ada saja. Jika bukan tindakan, maka kata-kata saja sudah cukup. Lihat saja emoji tertawa yang di spam habis oleh teman-temannya, ada pula beberapa sticker Anime yang di spam oleh Galih. Sticker yang ikonik dengan gambar seorang gadis dengan mata menyala dan membawa sebuah teflon itu mengisi layar ponselnya.
Tawa bergemuruh tak henti-hentinya mengudara dikamar seluruh penghuni grup tak terkecuali Gio. Meski sebenarnya bukan sticker maupun emoji yang yang menjadi alasannya. Namun nasib sang sahabat, Galih, yang menjadi alasan utamanya.
Entah kata-kata toxic apa yang sudah terlontar dari mulutnya sedari tadi, yang pasti seluruh penghuni grup tahu betul bagaimana penampakan Galih saat ini. Efek freeze yang sering terjadi pada ponsel Galih memang bukan rahasia lagi. Para sahabat bahkan sudah paham betul dengan sebab-akibat dari efek itu.
Setidaknya ia tidak memaksa bermain game di hp kentangnya, eh
Usai sudah sesi bercanda-ria mereka. Kini grup tersebut sudah beralih membahas tentang audio yang dikirimkan oleh Fariz beberapa saat yang lalu. Sebuah audio berdurasi satu menitan itu berhasil membuat grup tersebut kembali ramai. Gio sendiri sudah memutar audio tersebut dan mendengarkannya dengan seksama.
'Kamu harus membantuku, aku m*ti di ged.. Sebuah gudang yang...'
Bahkan belum selesai mendengarkannya, beberapa penghuni grup sudah mulai mengomentari audio tersebut.
Wicaksana
Wih, hari gini masih aja ada yang begituan yakπΏ
Davin balas Wicaksana
Dari awal aja udah keliatan kalau mau ngerjain orang si, ngomong kok amburadul... Minimal kalau mau ngancam jangan typoπΏ
Ravin balas Davin
Emang anak satu ini, di chat gak dibalas... Eh nimbrung di siniπ
Noel
ish ish tak patut, tak patut
Davin balas Noel
Ente gak di ajak, hush-hush
'Jika saat kamu menerima pesan ini dan
justru menghapusnya...
Aku akan menerormu dengan pesan-pesan aneh...'
Noel freak
*Pesan kosong*
Alfarez sasimo balas Noel
Nge cheat weh, kok bisa kosong
Alfarez sasimo balas Fariz kere
Suara loli, njir
Fariz balas Alfarez sasimo
Bukan itu poin pentingnyaπΏ
Balas Alfarez sasimo
__ADS_1
Sungguh terlalu ente... Tapi dari suara sih anak SMP an, 12 tahunan.
Wicaksana balas Fariz
Tapi aku mo nanya nih Riz... Ente dapat aydiony dari mana?
β³*Audio
Davin
Nah iya
Alfarez sasimo
Iya juga yak, baru ngeh
Noel
*Sticker mikir*
'Jika di hari ketiga kamu masih belum
menyebarkan pesan ini ke seluruh
kontak kamu... Kamu akan bernasib sial...'
Balas Wicaksana
Nah, masih jadi pertanyaan ni... Eh Riz, ente kemane? Ditanyain malah ngilang
Fariz membalas anda
β³Oh, itu gue dapat dari anak-anak angkatan 1.. pada panik bet nampak nya
Wicaksana balas Fariz
Lah terus Napa kirim ke sini?
β³*Sticker ice bear*
Fariz
Gabut aku, wkwkwk
*Sticker Sasuke heng*
'Omong-omong namaku Vira, aku tewas
di sebuah gudang karena kalian... yang
tidak peduli dan membiarkanku...'
Alfarez sasimo
Ngeri-ngeri
'Dan kalian akan jadi yang selanjutnya...!'
Wkwkwk seharusnya sih pada gak percaya yak... Soalnya yang begini tuh emang sering lewat pas tahun 2018 an, tapi terbukti aman tuh
orang-orang
__ADS_1
Ravin
Nah, setuju sih sama si Gio... Tapi kok pada percaya yak
β³*Sticker beruang loncat tali*
β³Davin di suruh beli sate gak balik
balik woeee
Davin balas Ravin
Tenang-tenang
Noel balas Davin
Kasian di jadiin babu
β³*Sticker ngbrut*
Davin balas Noel
AN- ANAK ORANG
Noel
KaburπΏππΌββοΈ
*Sticker full emot batu*
Gio hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah konyol para sahabat di ponselnya. Ia juga sudah menutup aplikasi tersebut kemudian beralih untuk mencharge ponselnya. Ponsel bewarna biru dengan silikon tengkorak itu sudah mengeluarkan suhu yang cukup panas sejak tadi.
mengisi daya cepat 9%
"Gara-gara Cosmo jadi lupa ngecas hape tadi sore..." Bisiknya pelan sembari meletakkan ponselnya ke atas meja.
'Salahku apa heii!?'
Gio bangkit dari duduknya dan berjalan pelan menuju dapur. Padahal ia sudah makan mie cup dan soto Lamongan, namun entah mengapa suara perutnya masih saja bergemuruh.
"Efek gak baca doa sebelum napas, eh, makan..." Gio menepuk-nepuk pelan perutnya sembari mencari makanan yang bisa mengisi perutnya malam ini.
Gio terus-menerus mengabsen nama makanan di lemari es dengan sedikit bergumam.
"Keju... Roti... Cokelat... Tomat... Ikan ******... WEH IKAN ****** KOK BISA DISINI?!" Dengan sigapnya ia segera mengeluarkan ikan ****** blue half moon itu dari lemari es.
'Makhluk sinting mana yang tega memasukkan kamu kesana...?' Gio berbisik ke arah akuarium itu sembari meletakkannya kembali ke mejanya.
'Ente yang taruh disitu markonah...!' βSuara hati ****** yang hampir meregang nyawa.
"Untung gak m*ti muda kamu, Cup...!" Ujar Gio sembari meletakkan beberapa lampu LED di sekitar akuarium mini itu.
βͺ~ Be the next became the heroes yeah, that's right... ~βͺ
"Hm?"
"Oh..." Gio memandang jauh ke arah jendela. Ia seperti pernah mendengar nada dering itu. Benar-benar terdengar familiar. Dilangkahkan kakinya menuju jendela yang masih sedikit terbuka, kemudian didorongnya bingkai jendela itu pelan. Diperhatikan halaman kos-kosannya yang sepi bak halaman tanpa kehidupan itu dengan seksama.
Tak ditemukannya tanda-tanda keberadaan seseorang yang memilki nada dering ponsel dengan lagu The heroes itu. Sadar apa yang ia cari tidak berhasil ia temukan, pada akhirnya Gio pun langsung menutup rapat jendelanya dan menyingkap gorden berwarna abu-abu itu.
Setelah itu, ia pun kembali menyibukkan dirinya dengan ikan ****** yang nyaris meregang nyawa itu.
__ADS_1