ZodMent [Academy Of Zodiac-Element]

ZodMent [Academy Of Zodiac-Element]
19


__ADS_3

Yg miring ada '*' nya adalah Sia.. yang mungkin kalo turut dibaca suasana cerita nya langsung buyar :v


~|~


°A°C°A°D°E°M°Y•No•S°I°A


~|~


"Ketenangan batin... Hufftt... Ketenangan... Ugh! Argh! Ketenangan apanya?! Sampai kapan kita harus duduk dan tidak melakukan apapun seperti ini?! AAAAAA!!" Pria bejaket putih penuh bercak merah itu bangkit dari duduknya dan terus menggerutu.

__ADS_1


"Ssstt... Aku berkata, tenangkan dirimu... Ketenangan batin adalah kunci utama untuk bisa berkonsentrasi, Zack.  Dan kumohon jangan berisik, suaramu membuat gendang telingku sakit!" Ucap pria berhoodie hitam sedikit berbisik.


"Suaraku gak besar-besar amat kok! gendang telingamu gak akan pecah-" Zack menggerutu dengan nada tinggi yang kemudian merendah setelah melihat tatapan setajam elang milik Noel. "Iya, iya. Maafkan aku..." Yang di jawab dengan deheman kecil oleh Noel.


Seketika itu pula Zack menghela napas panjang. Sedari tadi ia dan sahabatnya, Noel, telah duduk berjam-jam tanpa melakukan apapun yang membuatnya jenuh dan ingin terus-menerus menggerutu-seperti cewek yang lagi PMS. Meski demikian, Noel terus berkata padanya bahwa ia harus tetap tenang dan jangan berisik. Bukan tanpa alasan, sebenarnya esok hari mereka akan melaksanakan ujian simulasi arena. Ya, seperti yang kalian ketahui kita harus berkonsentrasi saat melaksanakan ujian yang tentunya dimulai dari ketenangan batin.


Noel Melirik Zack yang terus menghela napas. Noel suka melihat orang susah, tapi tidak jika itu keluarga yang disayang serta sahabatnya apalagi Zack, sungguh, menyaksikannya yang terus-menerus menghela napas seolah baru merasakan kejamnya dunia itu membuatnya jengah hmm mungkin lebih ke prihatin?? *Noel gak pintar menerjemahkan bahasa yg dramatisme


Saat itu pula Noel merasa harus menyumbat mulut Zack agar tidak terus-menerus menghela napas, kebetulan saat ini perutnya sudah berteriak minta nutrisi hingga mendorong kakinya untuk melangkah menuju meja disudut ruangan, Mengambil dua botol air mineral, sebungkus roti cokelat dan biskuit, kemudian memberikan nya pada Zack. Zack mengucapkan terimakasih kemudian langsung meneguk setengahnya dan mengunyah rotinya dalam diam. Sementara Noel sudah berlalu dan duduk lesehan disisi lain ruangan bersama biskuit gandum dan sebotol mineral yang baru ia minum seperempatnya.

__ADS_1


Noel kembali melirik Zack yang sudah ada di tepi jendela, duduk seperti karakter di film-film yang pernah bahkan sering Noel tonton. "Pantesan agak gelap, cahaya hidupku ketutupan, toh" batin Noel yang masih mengunyah biskuit gandumnya.


Zack masih diam tak bergeming. Noel sangat mengerti apa yang dirasakan oleh sahabatnya karena mereka akan melaksanakan ujian esok hari. Terlebih lagi Zack nyaris tidak lulus ujian strategi simulasi arena tahun lalu karena kesalahan kecil-nyaris meledakkan akademi-yang membuatnya hampir di keluarkan dari akademi. Ketahuilah pihak akademi hanya mencari yang terbaik dari semua siswanya. Sehingga sedikit kesalahan saja bisa membuat siswa seperti mereka dikeluarkan. "Oke, sepertinya bukan meledakkan akademi juga..." Noel berusaha mengingat apa yang dilakukan Zack hingga nyaris dikeluarkan waktu itu. "Baiklah tidak perlu terlalu dipikirkan" monolog Noel sembari mengangguk-anggukkan kepalanya.


*Alangkah baiknya jangan mengingat-ingat kesalahan orang, takutnya keingat masalah hidup:v.. abaikan.


Zack telah berhenti menghela napas sejak beberapa saat yang lalu. Kini ia sedang memandang keluar jendela yang menampilkan pepohonan yang menjulang tinggi, seperti Pinus dan ek. Melodi indah dari burung Parus major newtoni (sejenis Geletik Batu) menggema diluar sana. Sinar matahari memberi kehangatan di siang hari yang sejuk. Zack  menarik napas panjang lalu menghembuskannya perlahan, Ketenangan mulai menyelimuti Zack saat ini.


Jika bagi Noel diam dan rileks dapat membangkitkan konsentrasinya, bagi Zack mengamati dan menyatukan diri dengan lingkungan dapat membuatnya berkonsentrasi dan memahami kondisi lingkungan yang ia tempati saat ini.

__ADS_1


__ADS_2