ZodMent [Academy Of Zodiac-Element]

ZodMent [Academy Of Zodiac-Element]
6


__ADS_3

Kedatangan Chi dan Lee yang membawa informasi menggemparkan itu membuat Bro dan Mato menatap mereka tak percaya. Bagaimana mungkin ada portal yang bisa membawa mereka ke dunia lain?


Disaat Chi dan Lee sibuk meyakinkan mereka, seonggok sayur bewarna oren itu tampak tengah berlari sembari mengabsen setiap kaki yang menapak bumi dihadapannya.


"Matoo, Bro, Chi, Lee, Aku bawa berita mencengang-" Teriaknya hingga kemudian terjatuh sebelum sempat menyelesaikan kalimatnya. *BRUKK!


Mendengar teriakkan itu, Ke empat sosok yang ia panggil itu pun reflek menutup telinganya.


"Aru! Gak usah teriak-teriak!" Teriak Bro menyauti.

__ADS_1


"Bentar ya Ru, biar ku bantu berdiri!" Bro kembali berteriak setelah melihat Carro (Aru) yang terjatuh. Ia menitipkan Hoodie putih penuh bercak cokelat itu pada Mato, kemudian langsung berlari menuju tempat Carro berada. Mato yang ia titipi Hoodie miliknya itu hanya termangu, menatap Bro dan Carro bingung. Sama seperti yang dilakukan oleh Chi dan Lee.


"Eh, kapten! Gak papa- Ru bisa sendiri!" Teriak Carro menyauti. Ia pun segera bangkit kemudian berjalan ketempat ke empat sahabatnya berada dengan kaki yang tampak sedikit pincang. Ia pun langsung meminta maaf atas teriakannya yang terasa menusuk Indra pendengaran itu. Ia juga meminta maaf telah membuat Bro, yang tak lain adalah ketua organisasi mereka itu khawatir.


Setelah berkumpul bersama, Aru (Carro) pun menyampaikan kabar yang amat menggemparkan baginya. Bukan hanya dirinya, ke empat sahabatnya juga turut terkejut. Apalagi informasi yang ia bawa berhubungan dengan informasi yang Chi dan Lee sampaikan beberapa waktu yang lalu.


Setelah membaca artikel yang ada pada ponsel Aru, Ke empat sosok itu pun langsung terdiam. Jika sebelumnya Chi dan Lee menyampaikan tentang ditemukannya sebuah portal di desa Sejuk. Dalam artikel yang diperlihatkan oleh Aru justru memberitahu bahwa 5 portal ditemukan di setiap titik yang berbeda, memberntuk sebuah pola Pentagon yang menjadi simbol istimewa organisasi Grevenny.


"Eh, Ru? Kok pipinya agak merah?" Tanya Lee setelah menelisik wajah Aru dan memastikan bahwa matanya baik-baik saja.

__ADS_1


"Eh bang Lee- eee... gak bang, gak papa!" Jawab Aru gelagapan. Ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Oh... Okeh." Lee mengangguk sebagai jawaban.


Ke empat sosok itu masih mencermati isi artikel tersebut. Jangan lupa di kurangi satu, karena Lee sibuk berbicara dengan Aru. Setelah menelaah artikel tersebut, mereka pun saling tatap untuk mencari informasi lebih dari netra yang beradu.


Tau bahwa kebenaran akan informasi tersebut bisa dipercaya, mereka pun mengangguk sebagai tanda setuju. Aru menatap lekat wajah sang kakak yang sedari tadi menatap mereka dari jauh. Aru pun mengangkat tangan kanannya dan membentuk bulatan dengan jari jempol dan telunjuk, sementara jari lainnya dibiarkan tegak. Melihat kode yang adiknya berikan, Rott pun berjalan masuk ke warkop dan pergi ke ruang ganti.


"Ayo... Kita pergi ke markas untuk menyusun beberapa berkas!"

__ADS_1


"Ya! Kita juga harus membuat beberapa kliping tentang dunia dibalik portal ini... Jangan sampai kita kekurangan informasi...!"


"Baiklah, kami mengerti!" Para sahabat pun langsung mengangguk takzim.


__ADS_2