
... Seorang siswa berusia 14 tahun tewas di Rangkasbitung setelah terjatuh dan kepalanya membentur batu ketika teman sekolahnya mendorong korban. Ayah dari pelaku yang merupakan ketua DPRD siap bertanggung jawab dan memberikan kompensasi kepada keluarga korban. Namun dia meminta agar permasalahan ini tidak berlanjut ke ranah hukum karena kedua putra mereka sedang bermain dan bercanda yang mengakibatkan kecelakaan bukan suatu kesengajaan....
“Aku tahu anda mengetahui bahwa anak anda adalah korban bulliying oleh anak seorang penguasa. Keadilan memang tidak pernah berpihak kepada rakyat kecil seperti kita dan mereka berpikir bahwa uang bisa menyelesaikan segalanya termasuk keadilan.” kata Lucifer yang berdiri di samping seorang pria yang hendak melompat dari atas jembatan untuk bunuh diri.
“Siapa kamu?” tanya pria tersebut dengan mata berkaca - kaca.
“Aku? Lucifer, anda bisa memanggilku Luci.” jawab Lucifer ramah sambil menatap pria tersebut dengan penuh senyuman.
“Aku bisa membantu anda untuk mendapatkan keadilan.” lanjut Lucifer dengan penuh percaya diri sambil menatap aliran sungai.
“Jangan bicara omong kosong! Semua orang yang kupikir bisa membantuku semuanya berkata untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan terlebih aku juga mendapatkan kompensasi. Apakah anak seorang pejabat berhak membuli anak dari rakyat kecil hingga tewas? Apakah nyawa anaku hanya sebatas gurauan yang bisa dibeli dengan uang?” teriak pria tersebut sambil menangis menatap Lucifer.
“Aku mengerti makannya aku ingin membantu anda mendapatkan keadilan dengan cara membuat mereka yang menyakiti anda merasakan penderitaan yang ada alami dengan kekuatan kutukan.” jawab Lucifer sambil menunjukan kekuatannya.
“Dengan kekuatan kutukan aku bisa membuat orang yang menyakiti anaku merasakan penderitaan yang kami alami?” tanya pria tersebut penuh harap.
“Tentu, bahkan kamu bisa membunuh mereka semua hingga sulit diselidiki oleh pihak berwajib.” jawab Lucifer sambil tersenyum penuh kemenangan.
“Tunjukan padamu bagaimana cara untuk mendapatkannya!” pinta pria tersebut penuh percaya diri.
__ADS_1
“Kita perlu pergi ke tempat yang sedikit lebih sepi, meskipun jalanan jembatan ini jarang dilalui orang tapi masih ada kemungkinan orang akan melihatnya!” jawab Lucifer sambil tersenyum ramah.
“Tentu!” jawab sang pria tersebut yang langsung berjalan pergi diikuti oleh Lucifer.
“Kutukan perubah bentuk - jiwa iblis macan kumbang!” kata Lucifer sambil memberikan sebuah bola jiwa iblis ke dada pria tersebut.
... Setelah menerima kutukan perubah bentuk pria tersebut berubah menjadi manusia setengah macan kumbang dan langsung berlari menuju kediaman para pelaku pembully anaknya. Tanpa basa basi dia membunuh semua orang yang tinggal bersama para pelaku pembully anaknya tanpa terkecuali dengan sangat sadis. Setelah puas membantai semua orang yang berhubungan dengan para pelaku pembully anaknya pria tersebut langsung pergi untuk bersembunyi. Sementara itu Lucifer yang mengikuti jejak pembunuhan pria tersebut memanfaatkan darah para korban untuk mempersiapkan ritual kutukan terlarang....
... Keesokan paginya kematian beberapa keluarga tersebut secara sadis yang terjadi di waktu yang bersamaan langsung membuat geger masyarakat Indonesia. Unit penanganan kriminal mistis yang terbentuk setelah kasus ocean pharmatical dan terdiri dari beberapa lembaga terkait langsung mengadakan pertemuan. Kesamaan dari seluruh keluarga korban hanyalah anak mereka yang bersekolah di sekolah yang sama dan membuat unit khusus tersebut bergerak bertemu dengan pihak sekolah....
... Setelah melihat berita tersebut semua guru yang bekerja di sekolah anak dari keluarga yang dibantai berpikir bahwa besar kemungkinannya kejadian ini berhubungan dengan kematian salah satu siswa mereka beberapa waktu lalu. Ketika unit penanganan kriminal mistis datang perwakilan guru langsung menceritakan siswa yang tewas karena anak - anak yang dibantai bersama keluarganya. Salah satu siswa yang menjadi pelaku merupakan anak ketua DPRD sehingga dia mau bertanggung jawab penuh dan memberikan kompensasi. Hal tersebut membuat kasus kematian siswa akibat bullying ditutup secara damai antara kedua belah pihak padahal orang tua korban ingin keadilan di tegakan secara hukum....
... Ketika matahari terbenam unit penanganan kriminal mistis berhasil meringkus ayah korban sekaligus pelaku pembantaian beberapa keluarga di malam sebelumnya. Meskipun pelaku memiliki kekuatan kutukan perubah wujud macan kumbang, tapi dia tetaplah seorang amatir yang baru mengenal suatu kutukan sehingga unit penanganan kriminal mistis yang lebih berpengalaman dapat dengan mudah meringkusnya. Setelah ditangkap pelaku membeberkan semua motif dan fakta dibalik motif tersebut, tapi dia hanya bisa menjawab bahwa orang yang membantunya bernama Lucifer tanpa mengetahui hal lainnya....
“Aku tidak menyesal sama sekali telah melakukan pembantaian terhadap para pelaku beserta keluarganya yang telah membunuh dan membully anaku. Beruntung aku hanya percaya dan tidak banyak bertanya kepada orang yang membantuku. Sekalipun aku tahu banyak tentang dirinya aku tidak sudi membeberkannya kepada kalian para anjing penguasa yang hanya tunduk pada uang!” jawab pria tersebut dengan penuh amarah sambil menatap Ringgo.
“Tora cari tahu semua orang yang berhubungan dengan kasus kematian anak bapak ini dan tangkap mereka. Pastikan mereka bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan!” pinta Ringgo penuh hormat sambil menahan amarahnya ketika mendengar motif dan fakta dibalik kasus ini.
“Kamu pikir aku akan terpengaruh oleh keputusanmu dan memberitahumu tentang Lucifer?” tanya pria tersebut sambil tersenyum penuh kemenangan.
__ADS_1
“Tidak, kamu tidak tahu apa - apa tentang Lucifer dan aku ingin mereka bertanggung jawab karena itu sudah seharusnya. Aku juga sangat ingin menghajar mereka seperti yang kamu lakukan, tapi hukum harus tetap berdiri dan menunjukan taringnya kepada semua orang diluar sana.” jawab Ringgo yang langsung bangkit dari duduknya.
... Setelah ditelusuri ada beberapa oknum yang terlibat dalam penutupan kasus tersebut dan Ringgo beserta timnya berhasil menguak hal tersebut. Para oknum dicopot dari jabatan mereka masing - masing dan langsung menjalani proses hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku. Setelah kasus ini selesai sampai tuntas wawancara Ringgo oleh banyak media membuat masyarakat lebih peka terhadap kasus bullying yang terjadi disekitar mereka dan berusaha menghilangkan hal tersebut....
“Kasus ini bermula dari anak pelaku yang menjadi korban bullying hingga tewas, tapi karena salah satu pelaku adalah anak ketua DPRD kasusnya ditutup secara damain. Dimana ketua DPRD tersebut bertanggung jawab penuh dan memberikan kompensasi kepada keluarga korban. Apakah kalian pikir nyawa seseorang bisa dibeli? Apakah kalian berpikir ketika memiliki kekuasaan dan uang kalian bisa memperlakukan orang lain seenaknya bahkan hingga tewas? Selama saya masih bernapas saya akan menunjukan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa hukum dan keadilan itu ada.” kata Ringgo ketika sedang diwawancarai oleh berbagai media.
...
... Setelah kasus tersebut selesai unit penanganan kriminal mistis masih mencari tahu tentang Lucifer, tapi tidak ada satupun dari mereka yang mendapatkan informasi tentang seseorang bernama Lucifer. Nara yang baru selesai menjalankan sesi konsultasi dengan salah satu pasien keluar dari ruangannya bersama pasien tersebut. Namun baru saja Nara keluar dari ruangannya tiba - tiba ada seorang pria yang berlari ke arahnya dan langsung mencekik pasien Nara....
“Aaagghhh ... aaaggghhh ... aaaggghhh!” teriak pasien Nara yang sedang dicekik oleh pria yang baru saja tiba dan lehernya mulai mengalami pembusukan.
“Tolong hentikan Pak!” pinta Nara sambil berusaha melepaskan pelaku pencekikan.
“Minggir!” teriak pelaku pencekikan sambil menghempaskan Nara dengan tangan kirinya yang tidak sengaj menyentuh kulit Nara.
“Aaarrrggghhh!” teriak pasien Nara yang seketika membusuk dan tewas.
... Setelah selesai membunuh pasien Nara pelaku langsung melihat ke arah Nara yang tangannya sudah mulai mengalami pembusukan. Merasa bersalah pria tersebut langsung kabur meninggalkan Nara panik. Nara yang melihat tangannya mengalami keanehan meminta orang - orang yang membantunya untuk tidak menyentuh tangannya dan Nara langsung menutup tangannya dengan kain yang ada....
__ADS_1