
... Setelah Naga pergi bersama Nara, unit penanganan kriminal mistis lainnya datang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu Ringgo langsung menghubungi Givi dan Stalin yang tidak lama kemudian pelayan keluarga Zuru datang menjemput Alisa untuk membawanya ke tempat tinggal keluarga Zuru. Givi dan Stalin yang sudah mendengar situasinya langsung bergerak ke Rangkasbitung sedangkan Ringgo langsung pergi ke Bandung....
“Nara apa kamu punya baju ganti di kantormu?” tanya Naga lemah lembut sambil terus berlari dengan kecepatan tinggi.
“Ada Naga!” jawab Nara sambiil mengangguk.
“Kalau begitu kita ke kantor kamu dulu agar kamu bisa lebih leluasa dan nyaman!” ajak Naga yang tidak lama kemudian langsung tiba di kantor Nara.
“Tunggu sebentar ya Naga!” pinta Nara yang masuk ke ruangannya untuk ganti baju dan Naga menunggu di depan ruangan Nara.
“Bagaimana apa ini sudah cukup leluasa?” tanya Nara sambil tersenyum manis dengan tampilan kasual menggunakan celana jeans panjang, kaos berwarna putih dan switer yang menutupinya.
“Kamu selalu tampil cantik kok Nara.” puji Naga yang terpesona dengan kecantikan Nara.
“Maksudku itu sudah cukup.” lanjut Naga yang berusaha mengontrol dirinya sendiri ketika sadar bahwa dia sedang terpesona kepada Nara yang membuat Nara tersenyum manis menatap Naga.
“Ayo kita harus bergegas Nara!” ajak Naga yang langsung jongkok dan siap menggendong Nara dipunggungnya.
... Nara langsung naik ke punggung Naga dan Naga langsung memegangi paha Nara agar Nara nyaman serta tidak terjatuh dari punggungnya. Dengan cepat Naga langsung berlari mencari keberadaan salah satu gerbang neraka yang berada di Bogor. Dalam perjalanan Nara memeluk Naga dari belakang dengan penuh kasih sayang sambil menyandarkan kepalanya ke pundak serta ke kepala Naga....
__ADS_1
“Ada apa Nara?” tanya Naga lemah lembut sambil fokus berlari.
“Ini pertama kalinya aku jadi target buruan, tapi ketika kamu berkata akan melindungi aku itu benar - benar membuatku tenang. Bahkan saat ini aku merasa begitu nyaman dan tidak merasa takut sama sekali, hingga rasanya aku ingin terus seperti ini.” jawab Nara manja sambil tersenyum manis.
... Ketika Naga sudah merasakan energi kutukan aneh seperti lubang, tiba - tiba Naga merasakan kehadiran salah satu iblis di gunung Gede Pangrango. Iblis tersebut terus menyerang dapur magma yang berada di bawah gunung Gede Pangrango hingga akhirnya terjadi letusan dan mengeluarkan lava serta abu vulkanik. Masyarakat yang tinggal di sekitar gunung Gede Pangrango yang sejak tadi sibuk melakukan evakuasi seketika pasrah saat melihat aliran lava dan debu vulkanik yang bergerak ke arah mereka dengan cepat....
... Sang iblis muncul di atas puncak gunung Gede Pangrango sambil tertawa penuh kemenangan merasakan kepanikan, ketakutan, dan penderitaan dari para penduduk sekitar. Seorang nenek yang sedang bersama kedua cucunya berpelukan pasrah ketika aliran lava dan abu vulkanik sudah berada dalam jangkauan pandangannya. Dengan cepat Naga tiba di depan mereka menurunkan Nara dan langsung menerjang menghadang aliran lava dan abu vulkanik....
“Jiwa iblis - kutukan wabah dinginnya neraka Zamharir!” bisik Naga sambil mengangkat tangan kanannya memberikan kode berhenti.
...Tiba - tiba seluruh aliran lava dan abu vulkanik membeku dan saking dinginnya kutukan neraka Zamharir panasnya lava tidak bisa mencairkan es tersebut. Tidak lama kemudian seluruh aliran lava dan debu vulkanik yang membeku hancur berkeping - keping menjadi menjadi serpihan es kecil yang berterbangan dan membuat udara menjadi sejuk. Seluruh masyarakat yang melihat hal itu bersorak gembira penuh kebahagiaan karena mereka berhasil diselamatkan termasuk Nara yang tersenyum bangga sambil melihat ke arah Naga....
... Tanpa basa basi Naga langsung menarik kepala sang iblis beserta tulang belakangnya hingga terpisah dari tubuhnya. Seketika iblis tersebut musnah bagaikan debu yang bertebrangan dan Naga mulai memperhatikan sekitar yang terlihat dan terasa keberadaan dari banyak monster kutukan neraka. Naga langsung membekukan udara membentuknya menjadi sebuah tombak es dalam jumlah banyak....
“Kutukan neraka zamharir - tombak kedinginan mutlak!” kata Naga dengan tatapan tajam dan membuat tombak tersebut langsung melesat dengan cepat.
... Seluruh tombak es tersebut langsung menusuk para monster terkutuk dari neraka hingga membuat mereka semua membeku. Saking dinginnya tombak es tersebut membuat kulit dan daging seluruh monster terlepas dari tulangnya hingga membuat mereka semua musnah seketika. Setelah itu Naga menyerahkan urusan di sekitar gunung Gede Pangrango kepada unit penanganan kriminal mistis yang ada beserta pasukan roh penjaga gunung Gede Pangrango....
“Ayo Nara, kita lanjutkan perjalan!” ajak Naga lemah lembut sambil menatap Nara yang dijawab anggukan penuh senyum kebanggaan oleh Nara.
__ADS_1
“Terima kasih mas, mba!” kata sang nenek dan kedua cucunya kompak setelah ditolong oleh Naga dan Nara sambil tersenyum lega.
... Dengan cepat Naga langsung tiba di lubang kutukan yang menjadi salah satu gerbang neraka yang dibuka di Bogor. Setelah turun dari punggung Naga, Nara mundur beberapa langkah untuk menjaga jarak dari Naga beserta para monster kutukan yang memenuhi area tersebut. Tanpa para monster kutukan sadari, Naga sudah berjalan melewati mereka semua dan membuat mereka semua langsung membeku beserta jalanan dan area sekitar para monster tersebut....
“Kutukan neraka zamharir - derap langkah dalam neraka zamhariri!” kata Naga sambil melihat ke ara para monster terkutuk yang membeku dan seketika musnah bagaikan debu yang bertebrangan.
... Dengan kekuatan kutukan neraka zamharir juga Naga menutup dan menghancurkan ritual gerbang neraka yang ada di Bogor. Hal tersebut membuat para monster terkutuk keluar dari gerbang neraka Bogor dan unit penanganan mistis yang ada cukup memusnahkan para monster yang tersisa. Di waktu yang bersamaan Givi dan Stalin juga berhasil menutup serta menghancurkan gerbang neraka yang berada di Rangkasbitung....
“Kami berhasil menghancurkan gerbang neraka yang ada disini, selanjutnya kami akan pergi menuju Magelang membantu para unit penanganan kriminal mistis disana!” kata Stalin menghubungi Naga beserta Ringgo.
“Baik setelah urusan di Bandung selesai, aku akan membantu tim di Purwokerto!” jawab Ringgo penuh percaya diri.
“Serahkan daerah Jawa Timur kepadaku, aku akan meminta bantuan roh penjaga gunung Gede Pangrango agar aku bisa tiba disana dengan cepat!” jawab Naga penuh percaya diri sambil menatap Nara yang tersenyum ke arahnya.
“Aku mengerti Naga, aku serahkan dua gerbang di daerah Jawa Timur kepadamu!” jawab Ringgo mantap.
... Setelah selesai memberikan laporannya Naga kembali menggendong Nara dan langsung bertemu dengan roh penjaga gunung Gede Pangrango. Roh penjaga gunung Gede Pangrango yang paham situasinya sejak awal mengerti arti dari kedatangan Naga dan langsung membantu Naga dengan menggunakan portal yang menghubungkan seluruh roh penjaga gunung yang ada di dunia. Naga hanya mengangguk penuh hormat sambil menatap roh penjaga gunung Gede Pangrango dan langsung pergi ke gunung Bromo yang ada di Jawa Timur....
“Maaf Nara kamu harus bepergian dengan cara seperti ini.” kata Naga merasa bersalah yang tetap fokus menggendong Nara menuju gerbang neraka yang ada di kota Malang, Jawa Timur.
__ADS_1
“Tidak apa Naga, aku merasa sangat bahagia ketika kamu bisa selalu bersamaku.” jawab Nara yang memeluk Naga dan menempelkan kepalanya ke kepala Naga dengan penuh kasih sayang sambil tersenyum penuh kebahagiaan.