A LEADER : Seorang Pemimpin

A LEADER : Seorang Pemimpin
Sebelum terjadi part 10 Sedih & Bahagia


__ADS_3

Harlin di bawah oleh Dokter Istana untuk di obati matanya.


"Bagaimana dokter, apa matanya parah?." Kata Devid


"Yang Mulia, mata Putri Harlin tidak parah tetapi.. (Melihat ke arah Harlin) Untuk sementara mata putri Harlin akan buram akibat tanaman yang mengenai matanya. Kata Dokter Istana.


Melihat ke pengawas seleksi "Apa kita masih bisa melanjutkan seleksinya? Atau kita menundanya untuk sementara dan akan di lanjutkan besok." Kata Devid.


"Ayah tidak. Aku bisa mengatasi ini. Lanjutkan saja seleksinya tidak usah membuat semua orang menunggu hanya karena mataku." Kata Harlin dengan tegas.


Devid menganggukan kepala dan menyuruh pengawas untuk melanjutkan seleksinya. 10 menit telah berlalu seleksi Putri Mahkota kembali di selenggarakan.


"Dengar semuanya karena kejadian yang menimpa kepada Putri Harlin adalah karena tanaman, maka dalam seleksi Penyembuhan & Kedokteran Putri Fina yang menang." Kata pengawas seleksi.


Semua orang yang mendengarnya bingung dan meminta penjelasan Putri Harlin.


"Ya semuanya dalam seleksi ini Putri Fina yang menang. Karena obat yang aku buat gaga. Jadi, putri Fina yang menang." Kata Harlin dengan senyum.


Hidup Putri Harlin...Hidup Putri Harlin.. Semua orang bersorak sorak mendukung Harlin.

__ADS_1


Saat mau seleksi Perkebunan, Valeri mengganti anggur yang ada di mangkok Harlin dengan darah supaya semua orang berpikir bahwa Harlin menggunakan darah untuk membuat anggurnya lebih berwarna dan kental. Valeri juga tahu bahwa mata Harlin buram dan pasti tidak akan bisa membedakan mana anggur dan darah.


Seleksi Perkebunan (Anggur Kerajaan Agatha)


SOAL "RACIKLAH ANGGUR YANG SESUAI DENGAN KEBUTUHAN RAKYAT AGATHA."


Fina meracik anggur sesuai dengan soal yang ada. Begitu juga Harlin. Tetapi saat Harlin mau mengambil anggur matanya mulai buram dan tidak bisa melihat dengan jelas. Harlin mengambil mangkok yang di sebelah kirinya yang ternyata adalah darah. Saat Harlin menuangkannya, anggur yang didalam mangkok itu tiba tiba berwarna merah terang dan kental. Salah satu orang yang melihatnya langsung berteriak.


"Anggur itu berwarna merah dan kental seharusnya anggurnya berwarna unggu bukan merah."


Semua orang terkejut dan begitu juga Raja Devid dan Ratu Sarah. Raja Devid menyuruh salah satu pelayanannya untuk memeriksa apa yang ada di mangkok itu.


"Yang Mulia ini tidak adil bagaimana bisa Putri Harlin menggunakan darah untuk racikan anggurnya?!." kata salah satu rakyat.


"Iya Yang Mulia,, bagaimana bisa.. "


Semua orang mulai protes dan mempertanyakan kenapa itu bisa terjadi.


"Tenang semuanya. Putri Harlin pasti mempunyai alasan kenapa dia memakai darah." Kata Devid.

__ADS_1


"Maafkan aku Ayah aku tidak tahu kalau ada darah di mangkok ku. Mataku buram dan aku tidak bisa melihat dengan jelas." Kata Harlin dengan takut.


"Putri Harlin, sebelum seleksi ini di mulai, matamu belum buram dan pasti kamu tahu itu anggur atau darah yang ada di mangkok mu." Kata salah satu rakyat dengan nada kasar.


"Iya itu benar..Dia tidak pantas jadi Putri Mahkota.. "


"Dia sudah curang!..


Semua orang menuduh Harlin dan menyudutkannya. Ternyata orang orang itu adalah suruhannya Valeri untuk membuat nama Harlin hancur. Saat semua orang melempar Harlin dengan benda yang mereka pegang tiba tiba bunga mawar yang melindungi Harlin muncul dan mengeluarkan perisai serta pedang untuk melindungi Harlin. Dan membuat semua orang takut.


"Mawar biru tenang!. Tolong turunkan pedangmu. Harlin tolong katakan sesuatu sayang, jangan membuat keributan." Kata Devid.


"Ayah, aku tidak tahu kamu percaya kepada ku atau tidak. Tapi umumkan saja siapa yang menang." Kata Harlin dengan lemah.


Devid mengkode pengawas untuk memberikan pengumuman.


"Baiklah, karena Putri Harlin telah curang maka yang menang adalah Putri Fina. Serta mendapatkan gelar Putri Mahkota." Kata pengawas dan meniup terompet menandakan seleksi telah selesai dan Putri Mahkota trlah terpilih.


Semua orang bersorak sorai memanggil nama Fina dan semua putri memberikan ucapab selamat kepada Fina. sedangkan Harlin, dia pergi meninggalkan tempat seleksi itu dengan sedih dan kembali ke kamarnya. Raja Devid akhirnya mengumumkan bahwa besok adalah acara penobatan untuk Putri Mahkota Kerajaan Rose. Semua orang bersorak sorai dan senang mendengarnya.

__ADS_1


__ADS_2